|
|
#1 |
|
Super Moderator
Join Date: Feb 2010
Posts: 549
![]() ![]() ![]() |
Seperti kita ketahui, Kawasaki Ninja 250 mengusung mesin 2 silinder segaris. Baik silinder 1 (kiri) maupun silinder 2, konstruksinya dirancang sama persis. Dengan diameter piston sebesar 62,0 mm dan panjang langkahnya (stroke) 41,2 mm.
"Konstruksi inlet dan exhaust portnya juga dirancang sama. Bahkan besar klep masuk, klep buang hingga rasio kompresi tiap silinder pun samimawon," kata Fredyanto Basuki, manajer marketing & reseach development PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Tiap silinder dilayani 1 buah karburator, yakni Keihin CVK30. Angka di belakang tipe karbu menunjukkan besar diameter venturi. Semua jeroan pengabut bahan bakar itu spesfikasinya sama antara satu dengan yang lain. Spoiler For : gbr 1 Nah yang anehnya, meski semua komponen tadi spesifikasinya dibuat sama antara silinder 1 dan 2, ternyata setting karbunya beda lo (pada bukaan sekrup udaranya atau pilot air screw). Bila setelan udara karbu silinder satu dipatok 2 1/2 putaran membuka, maka setelan udara karbu silinder 2 justru lebih kecil, yakni hanya 1 3/4 putaran membuka. Kenapa bisa begitu? Padahal secara logika dengan spesifikasi yang sama, seharusnya settingan karbunya juga sama kan? Spoiler For : gbr 2 Menanggapi hal tersebut, Freddy kembali angkat bicara. "Itu karena saluran gas buangnya (knalpot) didesain 2 in 1. Maksudnya 2 saluran/pipa gas buang dibikin bermuara pada 1 silencer. Sementara panjang saluran tersebut tidak sama antara silinder 1 dengan silinder 2. Lebih panjang silinder kiri." Tentunya dengan konstruksi leher knalpot yang tidak sama tadi, masih kata Freddy, membuat tingkat kevakuman di ruang bakar jadi berbeda akibat efek back pressure yang tidak sama. "Kecuali jika knalpotnya dibikin terpisah (masing-masig silinder knalpotnya 1). Maka settingan karburatornya akan sama," terangnya. Tapi ingat, patokan setelan udara standar dari pabrikan tadi hanya sekadar acuan lo. "Sebab tak semua motor kondisi mesinnya sama persis, meski itu motor baru," wanti Wahyu Dwinanto, penggawang Sportisi Motorsport (SM) di Jl. Cempaka Putih Raya, Jakpus yang kerap menangani Ninja 250. Spoiler For : gbr 3 Itu sebabnya, lanjut Wahyu, mengapa untuk nyetting karburator motor berkonsep sport tulen andalan Kawasaki ini memerlukan alat bantu khusus, yakni vacuumanometer. Alat ini buat mengukur tingkat kevakuman tiap silinder lewat intake manifold, yang nantinya jadi panduan dalam mengatur setelan udara masing-masing karbu. "Patokan settingan karbu yang tepat bila vacummanometer menunjukkan tingkat kevakuman yang merata antara silinder satu dengan yang lainnya," terang Wahyu lagi. Jika tidak sama, efeknya putaran mesin bakal terdengar pincang. Buntut-buntutnya performa dapur pacu jadi tidak maksimal. Source : otomotifnet.com Last edited by Momod; 08-18-2010 at 04:26 PM. |
|
|
|
|
|
#2 | |
|
GiLMot Geek
Join Date: Jan 2010
Location: Every Cornering
Posts: 489
![]() ![]() |
Quote:
__________________
Dan tanyakanlah pada jalan yg aku lewati, roda yang berputar, piston yang bergerak dan knalpot yang menderu.... apakah aku berbohong tentang siapa diriku? (Arie aka Array - bikers) CORNERING IS PLAYING KEEP SAFETY & RIDE RESPONSIBLY Liat thread saya yang lain yawh....: Spoiler For : Thread Array |
|
|
|
|
|
|
#3 |
|
GiLMot Addict
Join Date: Jun 2010
Posts: 230
![]() |
nice info mod.. sayang ga pake ninja..
|
|
|
|
|
|
#4 |
|
Super Moderator
Join Date: Feb 2010
Posts: 549
![]() ![]() ![]() |
Mau servis ringan Kawasaki Ninja 250 atau bahkan mau ngoprek performa mesinnya biar makin galak? Kedua aktivitas ini tentunya membutuhkan setting karburator. Tapi jangan main-main karena konstruksi karburator Ninja 250 ini twin seirama jumlah silindernya yang juga ada dua. “Salah setting mesin malah jadi pincang karena settingan karburator antara kanan dan kiri tidak sama,” buka Hendrik pemilik showroom sekaligus bengkel khusus motor CBU, Probike ini.
Spoiler For : Gbr 1 Seperti tulisan diatas yang menjelaskan settingan antara karburator kanan dan kiri bisa berbeda karena konstruksi pipa knalpot yang 2-1 dan memiliki panjang yang sedikit berbeda menjadikan kevakuman di karburator berbeda. Maka dari itu diperlukan alat khusus untuk mendeteksi settingan karburator sebelah kanan dan kiri seirama. Nama alatnya adalah Vacummanometer. Sebenarnya alat ini hanya ada di jaringan bengkel Kawasaki. Tapi beberapa bengkel umum juga ada yang kedapatan memiliki alat ini. “Saya dapat dari Hongkong, kalau dikurs rupiah sekitar Rp 10 jutaan,” aku Hendrik pada alat yang bekerja secara digital ini. Spoiler For : Gbr 2 Pada prinsipnya alat ini membaca kondisi kevakuman pada intake manifold masing-masing silinder. Sehingga memudahkan saat menyeting banyaknya debit udara yang masuk ke dalam ruang bakar melalui pilot screw atau setelan angin. Caranya mudah, pada alat yang memang dirancang untuk mesin dua silinder ini sudah ada dua selang kecil yang digunakan untuk membaca kondisi kevakuman di dalam karburator. “Dua selang kecil ini harus dihubungkan ke lubang vakum pada karburator terlebih dahulu (gbr.1), setelah terpasang dan begitu mesin dihidupkan akan langsung terbaca di layar monitor. Bentuknya garis-garis seperti ini (gbr.2), kalau tinggi garisnya sama artinya sudah pas,” terang Hendrik yang juga punya Ninja 250 warna merah ini. Mencari tinggi garis agar sama bisa dilakuakan dengan memutar pilot screw (setelan nagin) di masing-masing karburator. Panduan dari buku manual perawatan Ninja 250, pada karburator kanan dibuka 1 1/3 putaran sedang yang kiri minta lebih banyak yaitu 2 setengah putaran. Tapi patokan ini tidak mengikat tergantung kondisi masing-masing motor. Probike Arteri Kelapa Dua no.88A Jakarta Barat 021-5309051 semoga bermanfaat..
Last edited by Momod; 08-19-2010 at 11:00 AM. |
|
|
|
|
|
#5 |
|
Super Moderator
Join Date: Feb 2010
Posts: 549
![]() ![]() ![]() |
|
|
|
|
|
|
#6 |
|
GiLMoters
Join Date: Feb 2010
Location: Bandung
Posts: 80
![]() |
dlu saya pernah nyoba nyetting suzuki GSX 250
4 silinder, 4 karburator ya settingnya emang susah banget...ampir frustasi deh ![]() ![]() ![]() mesti step by step kepaksa deh beli vacummanometer, tapi dlu saya pake yang kaca, didalemnya ada bola"kecil gtu...belum digital tapi barangnya udah pecah, lgian sekarang motornya juga udah kejual ![]()
|
|
|
|
|
|
#7 | |
|
GiLMot Geek
Join Date: Oct 2009
Posts: 420
![]() ![]() |
Quote:
bukan vacummanometer yg kayak di atas ya bro?.. beli berapa tuh dulu yg dalemnya ada bola2 kecil??.. |
|
|
|
|
|
|
#8 |
|
GiLMot HoLic
Join Date: Aug 2010
Location: surga dunia
Posts: 108
![]() |
boros ga si ninja 250r ??
|
|
|
|
|
|
#9 |
|
GiLMoters
Join Date: Aug 2010
Posts: 19
![]() |
|
|
|
|
|
|
#10 |
|
Newbie
Join Date: Nov 2010
Location: Surabaya, Jawa Timur
Posts: 5
![]() |
arghihihihihii...
![]() nice info bro.. kebetulan ane pake ninja 250R Last edited by Albi "El Diablo"; 11-12-2010 at 07:52 PM. |
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | Search this Thread |
|
|