
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gila Motor &#187; User FB</title>
	<atom:link href="http://gilamotor.com/category/wawancara/user-fb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gilamotor.com</link>
	<description>Gilamotor</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 05:06:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bro Wandi, Tengah Malam Diborgol Di Pohon</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 03:32:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HSR</dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17446</guid>
		<description><![CDATA[GILAMOTOR.com. - Pengalaman perayaan ulang tahun Bro Wandi Kurnia yang ke 21 dapat dipastikan tak akan pernah terlupa. Bagaimana tidak, hari kelahirannya yang bersamaan dengan 1st Anniversary Gilamotor Jogjakarta, membuatnya habis dikerjai oleh rekan-rekan Komunitas Gilamotor dan klub lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. &#8211; Pengalaman perayaan ulang tahun Bro Wandi Kurnia yang ke 21 dapat dipastikan tak akan pernah terlupa. Bagaimana tidak, hari kelahirannya yang bersamaan dengan 1st Anniversary Gilamotor Jogjakarta, membuatnya habis dikerjai oleh rekan-rekan Komunitas Gilamotor dan klub lain.</strong></p>
<p>Usai perayaan hari jadi Gilamotor Jogjakarta pada 18 Februari 2012 di sore hingga menjelang malam di Cafe Papiti, Kaliurang KM 85, Jogjakarta, malam harinya rekan-rekan Gilamotor mempersiapkan kejutan untuk Bro Wandi yang sebelumnya juga sudah dikerjai di Cafe Papiti. Namun ekseskusi kedua berlangsung lebih seru.</p>
<p>Tepat tengah malam sebelum berakhirnya tanggal 18 Februari, Bro Wandi diajak keluar dari villa tempat rekan-rekan Gilamotor bermalam. Tanpa ada rasa curiga, Bro Wandi keluar dan dihujani pertanyaan-pertanyaan berat seputar visi dan misi Gilamotor ke depannya.</p>
<p>Selang 30 menit kemudian, tepat di samping sebuah pohon. Dalam hitungan ke tiga, Bro Wandi langsung didorong hingga menempel ke pohon dengan tangan ditarik ke belakang dan diikat di pohon. Dan eksekusi memilukan pun dimulai.</p>
<p>Prosesi ngerjain awalnya hanya disiram kopi hitam dengan posisi tangan terikat di pohon. Namun kopi saja dinilai kurang cukup, dan seember air pun datang membasahi tubuh Bro Wandi.</p>
<p>Tak cukup sampai di situ, ember demi ember air terus datang. Sudah kadung basah, pasta gigi, mentega, mie instan dan sisa-sisa nasi pun hinggap ke tubuhnya. Bahkan masuk hingga ke dalam pakaian dalamnya.</p>
<p>Setelah puas mengerjai Bro Wandi yang berulang tahun, dia pun ditinggal sendiri di pohon dengan posisi tangan masih terikat.</p>
<p>Kejam? Enggak juga. Karena semua dilakukan dengan semangat kekeluargaan yang tinggi. Dan setelah prosesi &#8220;penyiksaan&#8221; semua teman Gilamotor dan klub motor asal Jogjakarta yang ikut &#8220;menyiksanya&#8221; mengucapkan selamat dan doa untuk dia.</p>
<p>&#8220;Selamat Ulang Tahun Bro Wandi. Semoga makin sukses, dewasa, panjang umur dan tak takut gelap lagi&#8221;. Hehehe.</p>
<p>Eh iyaa.. Sebagai informasi tambahan yang mungkin kurang penting, hari itu adalah hari pertama dalam hidup Bro Wandi menginjakkan kaki di Kota Pelajar, Jogjakarta.</p>
<p><span style="color: #888888;">Penulis | Foto: @Jayadi72</span><br />
<strong>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/p2190228/' title='P2190228'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/P2190228-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="P2190228" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/p2180054/' title='P2180054'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/P2180054-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="P2180054" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/p2190170/' title='P2190170'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/P2190170-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="P2190170" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/p2190174/' title='P2190174'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/P2190174-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="P2190174" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/p2190179/' title='P2190179'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/P2190179-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="P2190179" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/p2190181/' title='P2190181'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/P2190181-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="P2190181" /></a>
</p>
<p></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/02/bro-wandi-tengah-malam-diborgol-di-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andra Pradipta Ketularan Array Akrapovic</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 00:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Pradipta]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Pradipta Ketularan Array Akrapovic]]></category>
		<category><![CDATA[Array Akrapovic : Terinspirasi Ben Spies]]></category>
		<category><![CDATA[Cornering Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pradipta Surya Dinandra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=16474</guid>
		<description><![CDATA[Andra, Gilmoter asal Surabaya dengan nick name Adinandra di forum Gilamotor adalah salah satu korban Array Acrapovic yang terpengaruh oleh riding style pebalap MotoGP asal Amerika Serikat, Ben Spies.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Surabaya. – Bro en Sis tentu pernah baca atau mungkin kenal dengan Gilmoter asal Kota Kembang, Bandung, Arie Setiabudi atau yang lebih dikenal dengan <a href="http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/">Array Akrapovic</a>. Pemuda kelahiran Palembang tahun 1987 dengan gaya biacara yang kental logat Sunda ini berhasil meracuni Gilmoters lain dengan hobinya, Cornering.</strong></p>
<p>Andra, Gilmoter asal Surabaya dengan nick name Adinandra di forum Gilamotor adalah salah satu korbannya. Jika Array terpengaruh oleh riding style pebalap MotoGP Ben Spies, Andra justru mengakui kalau dia terinspirasi dari Array Akrapovic.</p>
<p>“Tepat setelah membaca artikel tentang Array, aku langsung cari tahu tentang komunitas Cornering Indonesia. Tapi pas dapat dan membaca tulisan-tulisan di forum itu aku justeru merasa minder, soalnya isi tulisannya seperti obrolan orang-orang yang sudah jago cornering, apalagi lokasinya di Jawa Barat, jauh banget dari Surabaya,” aku Gilmoter pemilik nama lengkap Pradipta Surya Dinandra.</p>
<p>Karena masih penasaran, dia langsung tanya ke Mbah Google apakah ada komunitas Cornering Indonesia di Surabaya. Dengan petunjuk Mbah Google, Andra akhirnya menemukan komunitas Cornering Indonesia (Surabaya) di facebook dan dia pun bergabung di dalam komunitas Cornering Indonesia chapter Surabaya yang sering latihan di sirkuit Kenjeran.</p>
<p>“Karena sudah cukup lama suka belok sampai miring di jalanan, makanya pertama latihan di sirkuit PARK Kenjeran nggak terlalu kaget, tapi waktu itu lagi sepi yang datang, jadi nggak bisa belajar banyak dari yang lain. Eh, tapi latihan pertama itu jaket sama sarung tangan aja boleh minjem,” ceritanya sambil cengar-cengir.</p>
<p>Latihan ke dua di tempat yang sama kedatangan tamu dari Cornering Indonesia chapter Malang. Kali ini, aku Andra, bisa belajar lebih banyak anggotanya yang sudah berpengalaman. Dan pada latihan ke tiga di tempat yang sama juga, Andra mulai bisa mengendalikan motornya saat menikung dengan kecepatan tinggi.</p>
<p>“Pertama aku kira cornering itu adalah kneedown, ternyata bukan. Cornering yang dimaksud yaitu lebih ke penguasaan motor khususnya saat menghadapi tikungan, dan kneedown hanyalah bagian kecil dari teknik yang kadang digunakan. Kneedown sendiri tak harus dilakukan di setiap tikungan. Kang Adie dari Bandung pernah bilang, kalau tegak aja bisa, ngapain harus miring,” katanya.</p>
<p>Lebih jauh Andra menjelaskan, “Kalau melihat pada perkembangan kehidupan rider di luar negeri yang lebih teratur di mana berkendara dijadikan bagian dari kurikulum pendidikan, adanya tahapan-tahapan dalam kepemilikan SIM, dan hal lain yang menunjukan adanya perhatian lebih akan pentingnya pemahaman cara berkendara dengan benar, komunitas cornering itu merasa merasa masih banyak yang harus dibenahi dengan cara berkendara kita yang cendrung seadanya. Melalui forum Cornering ini jadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berkendara dan peningkitan kesadaran pentingnya keselamatan berkendara,”</p>
<p>“Terlihat jelas bahwa mereka bukan sekedar orang-orang yang suka ngebut di tikungan, tapi lebih ke safety riding khususnya saat menghadapi tikungan. Tujuannya pun mulia, untuk mengkampanyekan keselamatan berkendara dimulai dari para anggotanya sendiri dengan cara yang paling mendasar, mengenali, menguasai, dan mengendalikan motor yang sedang dikendarai,” katanya lagi.</p>
<p>“Oh iya, ada yang lupa. Cornering ngga hanya di jalan aspal, tapi kita juga harus tahu cara belok di jalanan ‘off road’ yang jauh berbeda dari aspal. Jadi cornering bukan cuma miringin motor di jalanan,” tutup Andra.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-6/' title='Andra 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-1/' title='Andra 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-2/' title='Andra 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-3/' title='Andra 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-4/' title='Andra 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-5/' title='Andra 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 5" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riatno Javier, Chef yang Doyan Ngebut</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 16:49:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=15002</guid>
		<description><![CDATA[Di luar urusan motor, Riatno ternyata juga jago memasak mulai dari makanan khas Indonesia, China, Jepang sampai Eropa. Selain itu, dia juga demen banget kumpul atau kopdar bareng temen-temen Gilamotor]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. –</strong> Wow, ternyata Gilmoters yang satu ini bukan cuma hobi naik motor, tapi juga hobi masak, mulai dari masakan asal Negeri sendiri sampai masakan Eropa. Padahal, latar belakang pendidikan Gilmoters yang satu ini jauh banget dari urusan racik-meracik bumbu dapur. Hehehe</p>
<p>Yuk kita simak penuturan Gilmoter yang dikenal sebagai Riatno Javier.</p>
<p>Urusan masak-memasak, memang jauh dari latar belakang pendidikan Riatno. Mengenyam pendidikan di STM Negeri Cilacap jurusan Arsitektur Bagunan, tak serta merta membuatnya jadi seorang yang lihai memainkan mata pena dengan paduan imajinasi layout bangunan menjadi sebuah sketsa kerangka bangunan. Tapi, dia justeru lebih lihai memadukan rempah dan bahan makanan yang kemudian diolah menjadi sebuah hidangan yang nikmat.</p>
<p>Beragam menu special bisa dibuatnya. Mulai dari masakan asli Indonesia, China, Jepang sampai Eropa.</p>
<p>“Bisa dibilang bekerja sebagai juru masak itu karena kecelakaan. Kebetulan ada saudara yang bekerja di William Café Artistic, diajaklah gw kerja di situ di bagian cuci piring,” cerita Riatno, mengenang masa lalunya.</p>
<p>“Mungkin karena gw kalo mengerjakan sesuatu selalu dari hati dan mau belajar, seiring berjalannya waktu bos gw pindahin gw jadi cook helper. Habis itu gw menjabat Junior Cook dan terus beranjak naik hingga akhirnya gw jadi Cook de Party atau CDP,” cerita penunggang Ninja KRR 150 ini.</p>
<p>Ada yang bilang, kendaraan itu mencerminkan kepribadian seseorang. Mungkin ungkapan itu ada benarnya juga. Pasalnya, tunggangannya itu memang motor yang bisa berlari kencang. Meski hanya dibekali mesin 150cc, tapi dia pernah membejaknya sampai kecepatan 180 kilo meter per jam. Wuuussssss…</p>
<p>“Itu sekali-kalinya gw ngebut pas pulang kerja sekitar jam 12 malam. Kebetulan jalanan sepi, gw coba geber dan ternyata sampe 180 kpj. Habis itu gak berani lagi, ngeri cuuyy,” tuturnya.</p>
<p>“Ada yang bilang, orang yang punya motor kenceng atau lari motornya cepet, kerjanya juga cepet. Nah kebetulan kerja gw emang cepet. Begitu ada order gw langsung kerjain dengan waktu yang juga cepat. Jadi mungkin juga kalimat itu benar, hahaha..” tambahnya sambil tertawa..</p>
<p>Di luar masalah pekerjaannya sebagai juru masak, Riatno juga hobi banget kumpul bareng Gilmoters lainnya. Walau badan capek dan ngantuk usai pulang kerja, asal kumpul bareng teman-teman Gilmoters pasti dijabanin walau sampai pagi.</p>
<p>“Gw kadung cinta sama komunitas Gilamotor ini, anak nya asik-asik dan acaranya seru-seru. Terlebih di Gilamotor gak pernah membedakan merek dan tipe motornya. Apa pun motornya, Gilamotor tempat kumpulnya.”</p>
<p>Saking cintanya dengan Gilamotor, lelaki kelahiran tahun 1980 ini pernah menyebarkan virus Gilamotor di kampung halamannya, Purwokerto.</p>
<p>“Gw racunin temen-temen gw di Purwokerto dan sekitarnya untuk membentuk komunitas Gilamotor chapter Purwokerto. Gw berharap komunitas ini semakin bekembang dan terus eksis dan Evalube mau terus mendukung semua aktivitas kita. Jujur, gw juga pake oli Evalube karena sering dapet gratis saat ada event Gilamotor dan ternyata memang bagus. Buktinya motor gw fine-fine aja,” pungkasnya.</p>
<p>Wow..!! boleh dong kapan-kapan bikinin temen-temen Gilmoters menu spesial ala Riatno Javier.?</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/rianto-javier-2/' title='Rianto Javier 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/10/Rianto-Javier-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Rianto Javier 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/rianto-javier-1/' title='Rianto Javier 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/10/Rianto-Javier-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Rianto Javier 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/masakan-riatno/' title='Masakan Riatno'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/10/Masakan-Riatno-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Masakan Riatno" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Chandra Purnayuda: Solo Touring Jakarta Bali</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/08/chandra-purnayuda-solo-touring-jakarta-bali/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/08/chandra-purnayuda-solo-touring-jakarta-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 07:11:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Bajaj Pulsar]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Purnayuda]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Touring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14606</guid>
		<description><![CDATA[Memanfaatkan musim libur lebaran tahun 2011, lelaki penunggang Bajaj Pulsar 180 DTSi ini melampiaskan hasratnya untuk solo touring. Perjalanan perdana yang dipilih adalah menuju Pulau Dewata, Bali.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. –</strong> Keinginan untuk bisa berkeliling wilayah Indonesia membuat isi kepala pemuda kelahiran 29 tahun silam ini terasa mau pecah. Mungkin jika diibaratkan, seperti seorang laki-laki yang sedang bercinta, kondisinya sudah mencapai puncaknya. Hehehe</p>
<p>Ya, memanfaatkan musim libur lebaran tahun 2011, lelaki penunggang Bajaj Pulsar 180 DTSi ini melampiaskan hasratnya untuk solo touring. Perjalanan perdana yang dipilih adalah menuju Pulau Dewata, Bali.</p>
<p>“Mupeng abies ngeliat biker yang solo touring keliling Indonesia bahkan dunia. Tahun ini gw harus jadi berangkat touring sendiri ke Bali,” tuturnya semangat.</p>
<p>Memulai perjalanan dari kawasan Buncit, Jakarta Selatan pada pukul 4.00 wib (Rabu 24 Agustus 2011) melaui jalur utara, diharapkan bisa sampai ke Surabaya sebelum matahari tenggelam atau paling lambat sebelum larut malam. Karena dia menjadwalkan dua hari perjalanan menuju Bali.</p>
<p>Tak banyak persiapan yang dilakukan, hanya menyegarkan kondisi mesin motornya yang akan menempuh perjalanan panjang dari Jakarta menuju Bali. Dan tentu saja beberapa perlengkapan kebutuhan selama di perjalanan.</p>
<p>Well, kita tunggu saja cerita perjalanan Solo Touring Mas Bro Chandra Purnayuda  sekembalinya dari Bali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/08/chandra-purnayuda-solo-touring-jakarta-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yudi Prasetio : Harus Penuh Perhitungan</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/07/yudi-prasetio-harus-penuh-perhitungan/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/07/yudi-prasetio-harus-penuh-perhitungan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 14:38:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding]]></category>
		<category><![CDATA[Truk]]></category>
		<category><![CDATA[Yudi Prasetyo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14031</guid>
		<description><![CDATA[Peristiwa setengah tahun lalu itu membuat pemuda yang bekerja di Permodalan Nasional Madani ini harus penuh perhitungan setiap akan melewati kendaraan di depan, khususnya mobil-mobil bertubuh besar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Nyaris kegencet truk. Peristiwa setengah tahun lalu itu membuat pemuda yang bekerja di Permodalan Nasional Madani ini harus penuh perhitungan setiap akan melewati kendaraan di depan, khususnya mobil-mobil bertubuh besar.</p>
<p>Lelaki kelahiran Jogyakarta, 29 tahun silam, sehari-hari memang lebih banyak menghabiskan waktu di jalan raya. Pasalnya, profesi sebagai penagih pinjaman dana usaha mikro membuatnya harus menyusuri jalan dari kawasan Cibinong hingga Lido untuk mengambil uang tagihan.</p>
<p>“Peristiwa itu terjadi saat gw kembali dari Lido, kebetulan jalan di kawasan itu banyak dilintasi mobil-mobil pengangkut air mineral dari kawasan Sukabumi,” cerita dia.</p>
<p>Lebih jauh Yudi menceritakan, saat dirinya berusaha melewati truk besar pengangkut air mineral dari sisi kanan, ternyata truk tersebut bergeser ke kanan jalan untuk menghindari pemotor yang berjalan berlawanan arah di sisi kiri jalan. Beruntung jalan dua arah itu dalam keadaan sepi, sehingga hanya membuatnya ke luar sisi jalan raya.</p>
<p>“Waktu itu gw sudah melewati setengah badan truk itu, tapi tiba-tiba truk itu bergeser ke kanan hingga memakan badan jalan untuk arah sebaliknya, dan gw mau gak mau ikut bergeser ke kanan hingga keluar jalan raya karena jaraknya mepet banget sama gw. Beruntung arah sebelahnya dalam keadaan sepi jadi gw bisa menyebrang jalan itu dengan selamat, hanya masuk ke jalan gravel,” tutur lelaki yang sudah menetap di Bogor sejak usia 2 tahun.</p>
<p>“Sempet shock sih, gemeteran dan jantung dag dig dug gak karuan. Untung hanya masuk ke jalur gravel dan gak sampe kegencet truk,” tambahnya.</p>
<p>Semenjak kejadian itu, dia mengaku jadi lebih hati-hati di jalan raya terutama saat akan melewati kendaraan di depan. Perhitungan yang matang dan hindari jalur blind spot juga menjadi faktor terpenting untuk melewati kendaraan di depan.</p>
<p>Insiden itu mengingatkan lelaki yang akrab disapa Pak Lurah oleh Komunitas GilaMotor chapter Depok – Bogor (Dhe-Boer) pada kecelakaan antara pemotor dan truk yang menewaskan pemotor. Hal itu pula yang membuat nya jadi makin sadar akan pentingnya berperilaku aman dan selalu waspada di jalan raya. Selain itu, perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan dan sepatu, juga menjadi komponen penting dalam berkendara.</p>
<p>Penulis/Foto : @jayadi72/Yudi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/07/yudi-prasetio-harus-penuh-perhitungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Array Akrapovic : Terinspirasi Ben Spies</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 03:31:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Arie Setiabudi]]></category>
		<category><![CDATA[Array Akrapovic : Terinspirasi Ben Spies]]></category>
		<category><![CDATA[Cornering Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sirkuit Subang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=12615</guid>
		<description><![CDATA[Bekerja sebagai Asisten Manajer di sebuah restoran di Bandung, lelaki yang mengaku sudah kenal dengan dunia motor sejak usia 12 tahun kini punya hobi baru. Setiap awal bulan dia selalu latihan cornering di Sirkuit Subang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="background-color: #ffffff;"><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Well, profil Gilmoter kali ini datang dari kota Kembang, Bandung, Jawa Barat. Meski pemuda kelahiran tahun 1987 ini berdarah asli Palembang, tapi setelah 6 tahun menetap di Bandung gaya bicaranya sudah sangat kental dengan logat Sunda.</span></p>
<p>Bekerja sebagai Asisten Manajer di sebuah restoran di Bandung, lelaki yang mengaku sudah kenal dengan dunia motor sejak usia 12 tahun kini punya hobi baru, <em>cornering</em>.</p>
<p>“Tahu <em>cornering</em> sih sebenarnya sudah lama, cuma dulu belum berani melakukannya. Kalaupun melakukan <em>cornering</em> saat <em>riding </em>masih belum berani merebah karena masih belum tahu cara <em>cornering</em> yang benar,” tukas lelaki bernama lengkap Arie Setiabudi ini.</p>
<p>Eh iya Rie, sedikit <em>OOT</em> nih, kok <em>nick name </em>nya pake Akrapovic sih? “Seneng aja dengan produk-produk Akrapovic, selain itu biar sedikit terdengar ke-Eropa Timur-an,” aku dia sambil tertawa.</p>
<p>Setelah 3 bulan bergabung dalam <em>Forum Cornering Indonesia</em> (FCI), dia mengaku baru berani menempelkan lututnya ke aspal saat menikung. Tapi tentu saja dengan perlengkapan berkendara yang lengkap, seperti pelindung lutut dan siku, sepatu riding, sarung tangan, jaket dan tentu saja helm.</p>
<p>“Sejak bergabung dengan FCI 3 bulan lalu, saya dapat banyak ilmu untuk melakukan <em>cornering</em> yang baik dan benar, mulai dari <em>body position</em>, <em>racing line</em> dan banyak hal positif tentang berkendara motor,” kata dia dengan aksen Sunda.</p>
<p>“Jujur, saya terinpirasi banget dari <em>riding style</em> nya Ben Spies. Selain lututnya yang menyentuh aspal, sikunya juga,” aku dia.</p>
<p>Kini aktivitas rutinnya latihan <em>cornering</em> bareng rekan-rekan dari CI. Biasanya, saban awal bulan mereka latihan di Sirkut Subang yang lokasinya persis di belakang terminal Subang, Jawa Barat.</p>
<p>“Selain di sirkuit Subang, hampir tiap Jum’at malam atau Sabtu dini hari kita sering latihan di Lembang, Bandung. Kita gak mau latihan atau melakukannya saat ramai, makanya latihannya dini hari saat jalan sudah sepi,” aku penyuka wisata kuliner ini.</p>
<p>Penunggang Honda Tiger lansiran 2007 ini mengaku banyak mendapat manfaat dari latihan <em>cornering</em>. Selain melatih tubuh juga jadi paham bagaimana melewati tikungan jika dalam kecepatan yang cukup kencang dengan benar. Selain itu, dalam <em>Forum Cornering Indonesia</em> juga diajarkan cara berkendara yang benar.</p>
<p>“Di FCI juga melarang kita melakukan <em>cornering</em> di jalan raya yang ramai karena forum ini juga mendukung upaya kampanye keselamatan berkendara.”</p>
<p>Makanya, dia mengaku kesal jika ada yang mengatakan bahwa <em>cornering</em> itu merupakan tindakan <em>bikers</em> yang ugal-ugalan, tidak <em>safety</em> dan <em>stupid</em>.</p>
<p>“Kesel juga kalau ada yang bilang <em>cornering</em> itu ugal-ugalan. Di mana coba ugal-ugalannya? Kami melakukannya bukan di tempat ramai tapi saat sepi bahkan di sirkuit dan lengkap dengan <em>safety gear</em>. Lagi pula, dengan latihan <em>cornering</em> kita jadi paham bagaimana cara menikung yang baik. Kalo yang benar dibilang <em>stupid</em>, lantas yang <em>smart</em> itu seperi apa?” tanya nya dengan nada sedikit meninggi.</p>
<p>Ok, bro.. Tenang, jangan emosi. Biker harus lebih sabar  dan saling menghargai biker lainnya. Maju terus Cornering Indonesia.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-9/' title='Array 9'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-9-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 9" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-8/' title='Array 8'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-8-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 8" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-7/' title='Array 7'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 7" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-6/' title='Array 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-5/' title='Array 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-4/' title='Array 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-2/' title='Array 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-1/' title='Array 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/array-10/' title='Array 10'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/04/Array-10-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Array 10" /></a>

<p>Penulis/Foto : Jay/Dok.Arie</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Achmad Jayadi : Cinta Mati Sama Ninja</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/02/achmad-jayadi-cinta-mati-sama-ninja/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/02/achmad-jayadi-cinta-mati-sama-ninja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 19:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Achmad Jayadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dzayyadie Saeran]]></category>
		<category><![CDATA[honda cbr]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasaki Ninja]]></category>
		<category><![CDATA[Ninja 150RR]]></category>
		<category><![CDATA[Ninja 250R]]></category>
		<category><![CDATA[Ninja ZX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=11566</guid>
		<description><![CDATA[Gilomoter yang yang satu ini ternyata demen banget sama peoduknya Kawasaki, khususnya Ninja. Motor pertamanya Ninja 150RR dan berganti menjadi Ninja 250R serta niat diganti lagi dengan Ninja ZX.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="background-color: #ffffff;"><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Kehadiran Honda All New CBR 250R dengan beragam fitur unggulan dari Honda, ternyata tak menggoyahkan pendirian putra betawi yang juga anggota aktif komunitas Gilamotor ini untuk setia pada Kawasaki Ninja 250R yang sudah dua tahun dipinangnya.</span></p>
<p>“Untuk saat ini, rasanya nama besar Honda mampu mengganggu konsentrasi pasar Kawasaki Ninja 250R. Selain karena modelnya yang memang baru, beragam fitur baru juga menjadi kekuatan CBR 250R untuk mengganggu pasar Ninja,” papar Achmad Jayadi</p>
<p>“Tapi kita belum lihat bagaimana performa, ketahanan mesin, perawatan dan segala macam tetek bengek pada CBR. Kalau sudah ada di Indonesia, barulah bisa dikomparasi secara fair,” terang lelaki yang pernah mengenyam pendidikan ilmu Teknologi Informasi di Jepang.</p>
<p>Menurut lelaki yang kini bekerja di Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai staf IT, mesin Kawasaki Ninja 250R masih lebih mumpuni. Selain dari jumlah silinder yang diusungnya, keberadaannya juga sudah membuktikan ketangguhannya.</p>
<p>Ya, lelaki kelahiran Jakarta 31 tahun silam ini memang penikmat motor Kawasaki Ninja. Terbukti, Ninja 150RR adalah motor pertama yang dibelinya pada tahun 2002 lalu. Dan sekembalinya ke tanah air setelah menyelesaikan kuliahnya di Jepang, Ninja 250R langsung menggantikan posisi Ninja 150RR nya.</p>
<p>“Setelah balik dari Jepang tahun 2007, Ninja 150RR gw ganti jadi Ninja 250R. Kenapa enggak ke merek lain? Karena gw emang demen banget sama Ninja,” paparnya.</p>
<p>Kini, lelaki yang berdomisili di kawasan Batu Merah III, Pejaten Timur Pasar Minggu, sedang menyusun rencana untuk bisa memboyong motor Kawasaki Ninja yang kapasitas mesinnya jauh lebih besar.</p>
<p>“Insyaallah, kalo waktunya tepat dan rejekinya ada gw mau tuker Kawasaki Ninja 250R gw sama Ninja yang mesinnya lebih besar. Mungkin dengan Ninja ZX,” pungkasnya sambil tertawa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/02/achmad-jayadi-cinta-mati-sama-ninja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wandi Kurniawan : Kapok Pake Premium</title>
		<link>http://gilamotor.com/2010/12/wandi-kurniawan-kapok-pake-premium/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2010/12/wandi-kurniawan-kapok-pake-premium/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Dec 2010 03:20:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas MIPA]]></category>
		<category><![CDATA[Honda SupraX 125]]></category>
		<category><![CDATA[Injeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurusan Ilmu Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[New Supra X 125]]></category>
		<category><![CDATA[PGM-FI]]></category>
		<category><![CDATA[Supra X in jeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pakuan]]></category>
		<category><![CDATA[Wandi]]></category>
		<category><![CDATA[Wandi Kurniawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=10996</guid>
		<description><![CDATA[Gara-gara sering mengkonsumsi bbm jenis Premium, motor SupraX 125 PGM-FI kesayangannya harus menjalani perawatan berbulan bulan dan ganti fuel pump serta ECU.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="background-color: #ffffff;"><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Siapa yang tidak kesal jika motor kesayangan harus menginap di bengkel selama berbulan-bulan. Hal ini lah yang dialami anak muda kelahiran Bogor 20 tahun silam, Wandi Kurniawan.</span></p>
<p>Bermula saat motor Honda Supra X 125 PGM-FI kesayangannya sering mengkonsumsi bensin jenis Premium. Motor yang dibelikan sang ayah pada 2006 berangsur memburuk kesehatannya lantaran sering menenggak bensin bersubsidi itu.</p>
<p>Walhasil, belum genap dua tahun motor tunggangannya harus menjalani perawatan intensif selama berbulan-bulan di bengkel. Tak hanya itu, SupraX 125 injeksi nya pun haru menjalani transplantasi organ tubuh karena telah mengidap penyakit kronis yang tak mungkin disembuhkan.</p>
<p>“Waktu itu kan masih sekolah, jadi beli bensin yang murah aja. Kadang-kadang aja pake Pertamax, selebihnya Premium. Malahan kalau lagi kepepet beli yang botolan,” terang Wendi.</p>
<p>“Kejanggalan terjadi sekitar hampir dua tahun pemakaian sejak beli, setelah lebih dari setahun kondisinya makin parah dan akhirnya dibawa kebengkel. Kata orang bengkel <em>fuel pump</em> sama ECU nya jebol dan harus diganti,” terangnya lagi.</p>
<p>Akhirnya SupraX 125 injeksinya pun menjalani perawatan di bengkel resmi Honda di bilangan Ciawi, Bogor. Yang jadi masalah, komponen <em>fuel pump</em> dan ECU pengganti tak tersedia. Mau tidak mau, rela tidak rela motor kesayangannya pun harus menginap sambil menunggu donor fuel pump untuk menjalani operasi transplantasi <em>fuel pump</em> dan ECU.</p>
<p>Tak tanggung-tanggung, SupraX kesayangannya harus dirawat inap selama dua bulan. Untung di bengkel, kalo di rumah sakit, gak kebayang dah duit yang kudu dikeluarkan…</p>
<p>Kata pemuda yang pernah <em>nge-fan</em> banget sama Slank ini, orang tuanya kudu ngeluarin duit setidaknya Rp 2.5 juta untuk semua urusan SupraX.</p>
<p>Pemuda yang kini mengenyam pendidikan di Universitas Pakuan, Bogor, Fakultas MIPA jurusan Ilmu Komputer, jadi rada-rada ngeri kalo mau beli bensin premium, karena tunggangan barunya Yamaha V-Ixion juga menggunakan teknologi fuel injection.</p>
<p>“Kapok juga sih kalo pake Premium, takut kejadian lagi. Tapi kalau kepepet kadang beli juga, maklum mahasiswa,” katanya.</p>
<p>Untuk memenuhi kebutuhan gizi V-Ixion nya, kini Wandi rela bekerja sebagai tukang antar gas setiap libur kuliah. Dari hasil kerja sebagai pengantar gas LPG, setidaknya mahasiswa smester 3 ini bisa mengantongi uang Rp 30 ribu dalam sehari. “Lumayan ada tambahan buat beli Pertamax atau Super Extra. Tapi kalo lagi darurat militer alias bokek, mau tak mau pake Premium lagi,” katanya sambil tertawa.</p>
<p>Penulis/Foto : Jay</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2010/12/wandi-kurniawan-kapok-pake-premium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gajah Pesing Nangis Di Sepang</title>
		<link>http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2010 02:48:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Gajah Pesing]]></category>
		<category><![CDATA[MotoGP Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[nonton bareng gilamotor]]></category>
		<category><![CDATA[sepang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=9723</guid>
		<description><![CDATA[Nonton langsung MotoGP Sepang ternyata bukan membuat lelaki asal Surabaya ini bersorak sorai gembira, namun lelaki dengan nama panggilan Gajah Pesing ini malah menangis di Sepang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Gajah Pesing Nangis Di Sepang</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Lelaki yang pertama kali bergabung dengan GilaMotor pada saat Kopdar GilaMotor Surabaya 22 Agustus silam, memang memiliki nasib baik. Bahkan saking baiknya, belum genap dua bulan bergabung, lelaki bernama lengkap Matias Suwanto ini berhasil memenangkan kuis GilaMotor nonton langsung MotoGP Sepang gratis.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Bersama 9 GilaMotor Mania yang beruntung, lelaki yang menamakan dirinya sebagai Gajah Pesing berangkat menuju Kuala Lumpur untuk menyaksikan MotoGP Sepang secara gratis pada 9 Oktober lalu.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Saya tau nama GilaMotor dari twitter @InfoSurabaya. Waktu itu, twitter @InfoSurabaya mengatakan ada kopdar GilaMotor di Surabaya,” jelas Matias</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Dari info itu, saya mencari tahu apasih GilaMotor dan dimana kopdarnya. Akhirnya saya menemukan alamat kopdarnya yang di laksanakan di The House Resto &amp; Club, Jl. Taman Apsari-Surabaya. Nah dari kopdar itu pula saya tahu kalo GilaMotor ini ada portal beritanya dan facebook fan juga,” tambahnya.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Selama mengikuti kopdar, sedikit &#8211; banyak lelaki yang terinspirasi nama Gajah Pesing dari popok bayi bergambar gajah berwarna biru, merasa cocok dan tertarik dengan semangat brotherhood para GilaMotor Mania. Mulai saat itulah, dirinya aktif menyambangi portal www.gilamotor.com dan facebook GilaMotor.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Lelaki yang sehari-hari sibuk bekerja di sebuah percetakan di Surabaya ini, kini paling getol jika ada kopdar GilaMotor Mania. Bahkan setelah kembali dari Sepang, lelaki kelahiran Januari 1979 ini paling santer mengajak kopdar walau tanpa dukungan sponsor.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Kalau ada kopdar lagi tolong kabari saya yah Mas,” ungkap Gajah Pesing yang mengaku dirinya selalu wangi.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Saya rasa, sebagian besar GilaMotor Mania tidak akan kesulitan untuk kopdar dan nonton bareng MotoGP Sepang lagi dengan biaya sendiri. Atau kopdar di wilayah Indonesia dengan menyambangi para GilaMotor Mania di berbagai wilayah Indonesia,” tambah lajang cap Gajah Biru ini.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Yang menarik dari sosok Gajah Pesing adalah, ternyata sang Gajah gambang mewek alias nangis kalau sedang terharu biru. Ini terbukti saat sang Gajah berdiri di tribun penonton sirkuit Sepang.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Ketika seluruh penonton berteriak, bersorak sorai melihat jagoannya beraksi diatas motor, lelaki asal Surabaya ini justeru menangis saat mendengar desingan mesin motor-motor balap MotoGP.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Bukan karena takut suara motornya yang dahsyat, bukan pula karena kesasar dan terpisah dari rombongan GilaMotor Mania lainnya, tapi karena terharu atas nikmat yang diberikan Sang Khalik kepada nya.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Mendengar suara mesinnya, saya merinding dan sampai meneteskan air mata,” ungkap Gajah.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Ini adalah kali pertama saya mendengar langsung suara mesin motor MotoGP, sungguh sebuah kenikmatan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, luar biasa. Saya tau ini hanya sebagian kecil nikmat yang diberikan Tuhan kepada saya, tapi nikmat ini sungguh luar biasa. Atas syukur nikmat itulah saya sampai meneteskan air mata,” pungkas sang Gajah Pesing yang selalu wangi.</div>
<p><span style="background-color: #ffffff;"><strong>GilaMotor.-</strong> Lelaki yang pertama kali bergabung dengan GilaMotor pada saat Kopdar GilaMotor Surabaya 22 Agustus silam, memang memiliki nasib baik. Bahkan saking baiknya, belum genap dua bulan bergabung, lelaki bernama lengkap Matias Suwanto ini berhasil memenangkan kuis GilaMotor nonton langsung MotoGP Sepang gratis.</span></p>
<p>Bersama 9 GilaMotor Mania yang beruntung, lelaki yang menamakan dirinya sebagai Gajah Pesing berangkat menuju Kuala Lumpur untuk menyaksikan MotoGP Sepang secara gratis pada 9 Oktober lalu.</p>
<p>“Saya tau nama GilaMotor dari twitter @InfoSurabaya. Waktu itu, twitter @InfoSurabaya mengatakan ada kopdar GilaMotor di Surabaya,” jelas Matias</p>
<p>“Dari info itu, saya mencari tahu apasih GilaMotor dan dimana kopdarnya. Akhirnya saya menemukan alamat kopdarnya yang di laksanakan di The House Resto &amp; Club, Jl. Taman Apsari-Surabaya. Nah dari kopdar itu pula saya tahu kalo GilaMotor ini ada portal beritanya dan facebook fan juga,” tambahnya.</p>
<p>Selama mengikuti kopdar, sedikit &#8211; banyak lelaki yang terinspirasi nama Gajah Pesing dari popok bayi bergambar gajah berwarna biru, merasa cocok dan tertarik dengan semangat brotherhood para GilaMotor Mania. Mulai saat itulah, dirinya aktif menyambangi portal www.gilamotor.com dan facebook GilaMotor.</p>
<p>Lelaki yang sehari-hari sibuk bekerja di sebuah percetakan di Surabaya ini, kini paling getol jika ada kopdar GilaMotor Mania. Bahkan setelah kembali dari Sepang, lelaki kelahiran Januari 1979 ini paling santer mengajak kopdar walau tanpa dukungan sponsor.</p>
<p>“Kalau ada kopdar lagi tolong kabari saya yah Mas,” ungkap Gajah Pesing yang mengaku dirinya selalu wangi.</p>
<p>“Saya rasa, sebagian besar GilaMotor Mania tidak akan kesulitan untuk kopdar dan nonton bareng MotoGP Sepang lagi dengan biaya sendiri. Atau kopdar di wilayah Indonesia dengan menyambangi para GilaMotor Mania di berbagai wilayah Indonesia,” tambah lajang cap Gajah Biru ini.</p>
<p>Yang menarik dari sosok Gajah Pesing adalah, ternyata sang Gajah gampang mewek alias nangis kalau sedang terharu biru. Ini terbukti saat sang Gajah berdiri di tribun penonton sirkuit Sepang.</p>
<p>Ketika seluruh penonton berteriak, bersorak sorai melihat jagoannya beraksi diatas motor, lelaki asal Surabaya ini justeru menangis saat mendengar desingan mesin motor-motor balap MotoGP.</p>
<p>Bukan karena takut suara motornya yang dahsyat, bukan pula karena kesasar dan terpisah dari rombongan GilaMotor Mania lainnya, tapi karena terharu atas nikmat yang diberikan Sang Khalik kepada nya.</p>
<p>“Mendengar suara mesinnya, saya merinding dan sampai meneteskan air mata,” ungkap Gajah.</p>
<p>“Ini adalah kali pertama saya mendengar langsung suara mesin motor MotoGP, sungguh sebuah kenikmatan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, luar biasa. Saya tau ini hanya sebagian kecil nikmat yang diberikan Tuhan kepada saya, tapi nikmat ini sungguh luar biasa. Atas syukur nikmat itulah saya sampai meneteskan air mata,” pungkas sang Gajah yang mengaku tak lagi bau Pesing.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-12/' title='Gajah Pesing 12'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-12-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 12" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-13/' title='Gajah Pesing 13'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-13-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 13" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/road-to-sepang-19/' title='Road to Sepang 19'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Road-to-Sepang-19-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Road to Sepang 19" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/road-to-sepang-18/' title='Road to Sepang 18'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Road-to-Sepang-18-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Road to Sepang 18" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/road-to-sepang-10-2/' title='Road to Sepang 10'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Road-to-Sepang-101-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Road to Sepang 10" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/road-to-sepang-8-2/' title='Road to Sepang 8'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Road-to-Sepang-81-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Road to Sepang 8" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/road-to-sepang-1-2/' title='Road to Sepang 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Road-to-Sepang-11-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Road to Sepang 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-11/' title='Gajah Pesing 11'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-11-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 11" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-10/' title='Gajah Pesing 10'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-10-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 10" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-9/' title='Gajah Pesing 9'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-9-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 9" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-8/' title='Gajah Pesing 8'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-8-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 8" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-7/' title='Gajah Pesing 7'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 7" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-6/' title='Gajah Pesing 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-5/' title='Gajah Pesing 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-4/' title='Gajah Pesing 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-3/' title='Gajah Pesing 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-2/' title='Gajah Pesing 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/gajah-pesing-1/' title='Gajah Pesing 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Gajah-Pesing-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Gajah Pesing 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/road-to-sepang-20/' title='Road to Sepang 20'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/10/Road-to-Sepang-20-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Road to Sepang 20" /></a>

<p>Penulis : Jay</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2010/10/gajah-pesing-nangis-di-sepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ajil Maulana : Semua Tergantung Pribadi Bikers</title>
		<link>http://gilamotor.com/2010/06/ajil-maulana-semua-tergantung-pribadi-bikers/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2010/06/ajil-maulana-semua-tergantung-pribadi-bikers/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 11:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ajil Maulana]]></category>
		<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[motor honda]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding]]></category>
		<category><![CDATA[tiger revo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=7455</guid>
		<description><![CDATA[Pemenang Kuis GilaMotor kelahiran Brebes Jawa-Tengah ini tak terlalu memperdulikan anggapan bahwa bikers itu urakan dan sembarangan. Karena menurutnya semua kembali pada diri bikers itu sendiri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Semua Tergantung Pribadi Bikers</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Ajil Maulana atau yang biasa dipanggil ajil ini, adalah salah satu pemenang kuis GilaMotor Edisi Mei 2010 yang mendapatkan sebuah Helm keren dari NHK dan pelumas dari Evalube.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Pemuda yang kini bekerja di salah satu perusahaan travel sambil menuntut ilmu dibangku kuliah, tak terlalu menghiraukan tentang pandangan masyarakat banyak yang mengatakan bahwa bikers itu urakan, kalau di jalan raya suka sembarangan dan semaunya.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Menurut pemuda kelahiran Brebes 20 tahun silam ini, sesungguhnya semua berpulang kepada diri bikers itu sendiri. Jika memang mereka sadar akan keselamatan berkendara dan saling toleransi antar sesama pengguna jalan raya, kesemrautan dan pandangan miring pada bikers pasti akan terkikis juga.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Memang saya sendiri suka ngebut di jalan raya, tapi disesuikan dengan kondisi dan situasi jalan. Yang terpenting adalah mematuhi peraturan lalu lintas dan saling menghargai sesama pengguna jalan,” jelas Ajil.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">“Semua kembali kepada pribadi masing masing. Yang terpenting memulai dari diri sendiri aja dulu, biarin aja yang lain bawa motornya suka sembarangan yang penting saya enggak dan menjadi bikers yang baik. Banyak kok bikers dan komunitas yang perduli banget dan sering mengkampanyekan masalah safety riding, jadi tak semua bikers itu urakan dan sembarangan,” tambah pemuda yang berdomisili dikawasan Menteng, Jakarta  Pusat ini.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Pemuda yang mengharapkan GilaMotor.com lebih banyak lagi mengulas tentang liputan touring dan komunitas motor ini, memandang keselamatan di jalan raya merupakan hal terpenting. Karena itu, dirinya selalu menganggap bahwa bikers merupakan obyek utama serangan mahluk menakutkan di jalan raya yakni kecelakaan.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Dirinya beranggapan bahwa petensi kecelakaan bisa datang kapan saja dan dimana saja. Tinggal kita sebagai bikers berusaha keras untuk menghindari terjadinya hal bisa merugikan diri sendiri dan pengguna jalan lain.</div>
<p><span style="background-color: #ffffff;">Ajil Maulana atau yang biasa dipanggil ajil ini, adalah salah satu pemenang kuis GilaMotor Edisi Mei 2010 yang mendapatkan sebuah Helm keren dari NHK dan pelumas dari Evalube. </span></p>
<p>Pemuda yang kini bekerja di salah satu perusahaan travel sambil menuntut ilmu dibangku kuliah, tak terlalu menghiraukan tentang pandangan masyarakat banyak yang mengatakan bahwa bikers itu urakan, kalau di jalan raya suka sembarangan dan semaunya.</p>
<p>Menurut pemuda kelahiran Brebes 20 tahun silam ini, sesungguhnya semua berpulang kepada diri bikers itu sendiri. Jika memang mereka sadar akan keselamatan berkendara dan saling toleransi antar sesama pengguna jalan raya, kesemrautan dan pandangan miring pada bikers pasti akan terkikis juga.</p>
<p>“Memang saya sendiri suka ngebut di jalan raya, tapi disesuikan dengan kondisi dan situasi jalan. Yang terpenting adalah mematuhi peraturan lalu lintas dan saling menghargai sesama pengguna jalan,” jelas Ajil.</p>
<p>“Semua kembali kepada pribadi masing masing. Yang terpenting memulai dari diri sendiri aja dulu, biarin aja yang lain bawa motornya suka sembarangan yang penting saya enggak dan menjadi bikers yang baik. Banyak kok bikers dan komunitas yang perduli banget dan sering mengkampanyekan masalah safety riding, jadi tak semua bikers itu urakan dan sembarangan,” tambah pemuda yang berdomisili dikawasan Menteng, Jakarta  Pusat ini.</p>
<p>Pemuda yang mengharapkan GilaMotor.com lebih banyak lagi mengulas tentang liputan touring dan komunitas motor ini, memandang keselamatan di jalan raya merupakan hal terpenting. Karena itu, dirinya selalu menganggap bahwa bikers merupakan obyek utama serangan mahluk menakutkan di jalan raya yakni kecelakaan.</p>
<p>Dirinya beranggapan bahwa petensi kecelakaan bisa datang kapan saja dan dimana saja. Tinggal kita sebagai bikers berusaha keras untuk menghindari terjadinya hal bisa merugikan diri sendiri dan pengguna jalan lain.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2010/06/ajil-maulana-semua-tergantung-pribadi-bikers/fb-fans-3/' title='FB Fans 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/06/FB-Fans-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="FB Fans 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/06/ajil-maulana-semua-tergantung-pribadi-bikers/fb-fans-1/' title='FB Fans 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/06/FB-Fans-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="FB Fans 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2010/06/ajil-maulana-semua-tergantung-pribadi-bikers/fb-fans-2/' title='FB Fans 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2010/06/FB-Fans-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="FB Fans 2" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2010/06/ajil-maulana-semua-tergantung-pribadi-bikers/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

