<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gila Motor &#187; Wawancara</title>
	<atom:link href="http://gilamotor.com/category/wawancara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gilamotor.com</link>
	<description>Gilamotor</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 09:22:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Emilia Silvani: Pernah Gaul Dengan Geng Motor</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 08:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[cewek motor]]></category>
		<category><![CDATA[Emilia Silvani Advani]]></category>
		<category><![CDATA[Fani]]></category>
		<category><![CDATA[Mio Fino]]></category>
		<category><![CDATA[Model]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17121</guid>
		<description><![CDATA[Fani, begitu gadis cantik ini disapa. Lahir dan besar di Kota yang pernah dihebohkan oleh maraknya geng motor, membuat mojang priyangan ini tak bisa mengelak untuk berteman dengan anggota geng motor.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. – Fani, begitu gadis cantik ini disapa. Mojang Priangan kelahiran Bandung 29 Maret 1993 ini rupanya punya pengalaman cukup menantang. Lahir dan besar di Kota yang pernah dihebohkan oleh maraknya geng motor, membuatnya tak bisa mengelak untuk berteman dengan anggota geng motor.</strong></p>
<p>“Waktu aku SMP aku punya teman dari salah satu geng motor yang cukup terkenal di Bandung,” ceritanya.</p>
<p>“Aku juga sering tahu permasalahan yang terjadi hingga memicu keributan antar geng motor, karena aku jadi teman mereka. Tapi hanya teman loh, bukan jadi geng motor juga,” aku pemilik nama Emilia Silvani Advani.</p>
<p>Sedikit banyak, dia tahu bagaimana kehidupan para anggota geng motor di kota Bandung. “Cukup tahu aja sih. Dan itu pun gak lama kok, karena aku khawatir terbawa atau ikut-ikutan gaya mereka,” cetusnya.</p>
<p>Wajar jika rasa khawatir terpengaruh muncul dalam benak Fani, pasalnya mahasiswi Fakultas Ekonomi di salah satu Politeknik di Bandung ini selalu menggunakan motor sebagai moda transportasinya. Apa jadinya jika gadis secantik dia jadi anggota geng motor?</p>
<p>Bicara masalah naik motor, sebenarnya dia sempat kapok untuk menggunakan motor sebagai alat transportasinya. Lebih dari 1.5 tahun dia enggan menggunakan motor karena lebih dari empat kali dia terjatuh saat belajar belajar motor. Tapi karena perasaan iri melihat wanita-wanita di Bandung yang lihai mengendalikan motor, dia pun kembali berusaha memperdalam skill mengendarai motor.</p>
<p>“Waktu belajar pakai motor bebek, tapi sekarang pakai skutik. Untung ada skutik, karena sangat membantu para wanita naik motor dengan nyaman,” aku gadis yang mengaku sering melenggak-lenggok di catwalk.</p>
<p>“Syukurnya, pengendara motor di Bandung tidak seruntulan dan selalu taat peraturan lalu lintas, jadi aku tak terlalu khawatir untuk menggunakan motor sebagai sarana mobilitas ku,” tandasnya sambil bergaya di depan lensa kamera.</p>
<p><span style="color: #888888;">Penulis | Foto: @Jayadi72</span></p>
<p><span style="color: #888888;">
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-12/' title='Emilia Silvani 12'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-12-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 12" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-1/' title='Emilia Silvani 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-2/' title='Emilia Silvani 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-3/' title='Emilia Silvani 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-4/' title='Emilia Silvani 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-5/' title='Emilia Silvani 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-6/' title='Emilia Silvani 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-7/' title='Emilia Silvani 7'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 7" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-8/' title='Emilia Silvani 8'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-8-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 8" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-9/' title='Emilia Silvani 9'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-9-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 9" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-10/' title='Emilia Silvani 10'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-10-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 10" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-11/' title='Emilia Silvani 11'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-11-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 11" /></a>
</p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kassandra MC Indian Dari Surabaya</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 07:56:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Bikers Day 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Indian]]></category>
		<category><![CDATA[Kassandra Gondam MC 86]]></category>
		<category><![CDATA[MC Indian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=16614</guid>
		<description><![CDATA[Di antara ribuan bikers dengan jaket tebal, MC Indian ini hanya mengenakan mahkota bulu burung elang dan celana panjang dengan beragam atribut suku Indian. Tubuh nya seolah sudah sangat akrab dengan alam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Bromo. – Bagi sebagian bikers, sosok Indian yang satu ini mungkin sudah tak asing lagi, tapi tak begitu untuk yang lainnya. Pembawa acara atau MC dengan nama kondang Kassandra Gondam MC 86 ini hadir dengan penampilan yang cukup nyentrik dan menarik perhatian.</strong></p>
<p>Lihat saja gaya nya. Di tengah dinginnya hembusan angin gunung Bromo saat Honda Bikers Day 2011 berlangsung, MC bergaya suku Indian ini tetap asyik cuap-cuap dengan gaya khasnya. Kadang serius, kadang tak jarang mengundang tawa dengan tingkah kocaknya.</p>
<p>Karena panampilannya yang nyentrik, Kassandra sudah seperti artis yang ketemu dengan penggemar, banyak yang minta foto bareng, bro.</p>
<p>Ya, di antara ribuan bikers dengan jaket tebal, sang MC 86 ini hanya mengenakan mahkota bulu burung elang dan celana panjang dengan beragam atribut suku Indian. Layaknya orang Indian, tubuh lelaki bernama asli Suyisno ini seolah sudah sangat akrab dengan alam.</p>
<p>Bayangkan saja, dia telanjang dada sejak jam 12 siang hingga dini hari. Saaluuutt daahh.</p>
<p>“Alhamdulillah, cuacanya bersahabat dengan tubuh ku,” celotehnya saat ditanya apa tidak merasa dingin bertelanjang dada di Caldera Bromo.</p>
<p>MC Indian yang juga punya aktivitas sebagai seorang seniman pembuat relief ini, memulai profesi sebagai MC Indian pada tahun 2001. Setahun kemudian, gaya nyentriknya mulai dilirik banyak peyelenggara kegiatan atau event organizer. Dan sejak saat itu, si Indian ini mulai kebanjiran panggilan nge-mc.</p>
<p>“Gaya ini terinspirasi dari film-film manca negara yang mempertontonkan suku Indian. Sejak saat itu terpikir untuk menggunakan atribut Indian saat membawakan acara. Kebetulan postur ku cocok dengan gaya orang Indian dan akhirnya nerus sampai sekarang,” jelasnya.</p>
<p>“Semua atribut ini aku buat sendiri, tapi karena mahkota dari bulu burung yang aku buat kurang kuat, akhirnya aku beli di kota Bandung,” tambahnya.</p>
<p>Indian kelahiran Surabaya, 30 November 1971 ini sebenarnya sorang bikers juga lohh. Sampai saat ini dia tercatat sebagai anggota komunitas motor lawas, Pemudis Surabaya. BMW R26 lansiran tahun 1956 jadi tunggangan si Indian yang dibelinya setelah dia bergabung dalam komunitas Pemudis (Penggemar Motor Uduk Surabaya Indonesia).</p>
<p>Ngomong-ngomong, kok namanya jadi Kassandra sih mas?</p>
<p>“Hahaha.. Kassandra terinspirasi dari telenovela dulu yang aku lukiskan di tangki motor ku. Sementara Gondam itu ada kepanjangannya, Gondrong Damai,” jelas Suyisno, ehh maksudnya Kassandra, sambil tertawa.</p>
<p>Eh iya, ada cerita lucu dibalik gaya nge-mc nya yang selalu menggunakan efek echo. Ternyata, si Indian ini penah dikatain kayak orang gila sama orang tuanya karena selalu jerit-jerit pake echo saat sedang mandi. Hahahaa.</p>
<p>“Latihannya berat itu mas, sampai-sampai aku dikatain kayak orang gila sama orang tua ku karena setiap mandi selalu ngoceh-ngoceh sendiri pake echo. Tapi Alhamdulillah lagi, kerja keras itu ada manfaatnya sekarang,” aku Kassandra sambil tertawa.</p>
<p>Efek echo yang keluar dari mulutnya sangat mirip dengan echo dari sound system atau pantulan suara di lembah dan goa, lohh…</p>
<p>Nah, buat bro en sis yang mau menggunakan jasanya untuk membawakan acara, bisa kontak lasung ke orang Indian ini. Jangan takut dipanah atau dihantam senjata dari tulang hewan oleh si Indian ini yah. PasaInya, Indian yang satu ini sudah modern loh, nomer hand phone nya aja ada tiga.</p>
<p>Nih, nomer yang bisa dihubungi kalau mau manggil Kassandra Gondam MC 86. Tariiikk maangg.. maanggg&#8230; maangggg (pake echo).</p>
<p>08158964094 | 081938082526 | 08563130799</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-12/' title='Kassandra 12'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-12-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 12" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-1/' title='Kassandra 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-2/' title='Kassandra 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-3/' title='Kassandra 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-4/' title='Kassandra 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-5/' title='Kassandra 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-6/' title='Kassandra 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-7/' title='Kassandra 7'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 7" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-8/' title='Kassandra 8'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-8-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 8" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-9/' title='Kassandra 9'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-9-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 9" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-10/' title='Kassandra 10'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-10-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 10" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-11/' title='Kassandra 11'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-11-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 11" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis | Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andra Pradipta Ketularan Array Akrapovic</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 00:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Pradipta]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Pradipta Ketularan Array Akrapovic]]></category>
		<category><![CDATA[Array Akrapovic : Terinspirasi Ben Spies]]></category>
		<category><![CDATA[Cornering Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pradipta Surya Dinandra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=16474</guid>
		<description><![CDATA[Andra, Gilmoter asal Surabaya dengan nick name Adinandra di forum Gilamotor adalah salah satu korban Array Acrapovic yang terpengaruh oleh riding style pebalap MotoGP asal Amerika Serikat, Ben Spies.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Surabaya. – Bro en Sis tentu pernah baca atau mungkin kenal dengan Gilmoter asal Kota Kembang, Bandung, Arie Setiabudi atau yang lebih dikenal dengan <a href="http://gilamotor.com/2011/04/array-akrapovic-terinspirasi-ben-spies/">Array Akrapovic</a>. Pemuda kelahiran Palembang tahun 1987 dengan gaya biacara yang kental logat Sunda ini berhasil meracuni Gilmoters lain dengan hobinya, Cornering.</strong></p>
<p>Andra, Gilmoter asal Surabaya dengan nick name Adinandra di forum Gilamotor adalah salah satu korbannya. Jika Array terpengaruh oleh riding style pebalap MotoGP Ben Spies, Andra justru mengakui kalau dia terinspirasi dari Array Akrapovic.</p>
<p>“Tepat setelah membaca artikel tentang Array, aku langsung cari tahu tentang komunitas Cornering Indonesia. Tapi pas dapat dan membaca tulisan-tulisan di forum itu aku justeru merasa minder, soalnya isi tulisannya seperti obrolan orang-orang yang sudah jago cornering, apalagi lokasinya di Jawa Barat, jauh banget dari Surabaya,” aku Gilmoter pemilik nama lengkap Pradipta Surya Dinandra.</p>
<p>Karena masih penasaran, dia langsung tanya ke Mbah Google apakah ada komunitas Cornering Indonesia di Surabaya. Dengan petunjuk Mbah Google, Andra akhirnya menemukan komunitas Cornering Indonesia (Surabaya) di facebook dan dia pun bergabung di dalam komunitas Cornering Indonesia chapter Surabaya yang sering latihan di sirkuit Kenjeran.</p>
<p>“Karena sudah cukup lama suka belok sampai miring di jalanan, makanya pertama latihan di sirkuit PARK Kenjeran nggak terlalu kaget, tapi waktu itu lagi sepi yang datang, jadi nggak bisa belajar banyak dari yang lain. Eh, tapi latihan pertama itu jaket sama sarung tangan aja boleh minjem,” ceritanya sambil cengar-cengir.</p>
<p>Latihan ke dua di tempat yang sama kedatangan tamu dari Cornering Indonesia chapter Malang. Kali ini, aku Andra, bisa belajar lebih banyak anggotanya yang sudah berpengalaman. Dan pada latihan ke tiga di tempat yang sama juga, Andra mulai bisa mengendalikan motornya saat menikung dengan kecepatan tinggi.</p>
<p>“Pertama aku kira cornering itu adalah kneedown, ternyata bukan. Cornering yang dimaksud yaitu lebih ke penguasaan motor khususnya saat menghadapi tikungan, dan kneedown hanyalah bagian kecil dari teknik yang kadang digunakan. Kneedown sendiri tak harus dilakukan di setiap tikungan. Kang Adie dari Bandung pernah bilang, kalau tegak aja bisa, ngapain harus miring,” katanya.</p>
<p>Lebih jauh Andra menjelaskan, “Kalau melihat pada perkembangan kehidupan rider di luar negeri yang lebih teratur di mana berkendara dijadikan bagian dari kurikulum pendidikan, adanya tahapan-tahapan dalam kepemilikan SIM, dan hal lain yang menunjukan adanya perhatian lebih akan pentingnya pemahaman cara berkendara dengan benar, komunitas cornering itu merasa merasa masih banyak yang harus dibenahi dengan cara berkendara kita yang cendrung seadanya. Melalui forum Cornering ini jadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berkendara dan peningkitan kesadaran pentingnya keselamatan berkendara,”</p>
<p>“Terlihat jelas bahwa mereka bukan sekedar orang-orang yang suka ngebut di tikungan, tapi lebih ke safety riding khususnya saat menghadapi tikungan. Tujuannya pun mulia, untuk mengkampanyekan keselamatan berkendara dimulai dari para anggotanya sendiri dengan cara yang paling mendasar, mengenali, menguasai, dan mengendalikan motor yang sedang dikendarai,” katanya lagi.</p>
<p>“Oh iya, ada yang lupa. Cornering ngga hanya di jalan aspal, tapi kita juga harus tahu cara belok di jalanan ‘off road’ yang jauh berbeda dari aspal. Jadi cornering bukan cuma miringin motor di jalanan,” tutup Andra.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-6/' title='Andra 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-1/' title='Andra 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-2/' title='Andra 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-3/' title='Andra 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-4/' title='Andra 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/andra-5/' title='Andra 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Andra-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Andra 5" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/12/andra-pradipta-ketularan-array-akrapovic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dwi Ajeng : Sering Ditubruk Dari Belakang</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 03:08:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi Ajeng Ari Wibawanti]]></category>
		<category><![CDATA[Lady Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[Sales Promotion Girl]]></category>
		<category><![CDATA[spg]]></category>
		<category><![CDATA[SPG Evalube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=16273</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai mahasiswi dengan segudang pekerjaan sebagai SPG event, membuat mobilitasnya membutuhkan sarana transportasi yang mampu mengantarnya tepat waktu dari satu lokasi ke lokasi lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Surabaya. –</strong> Tak bisa dipungkiri, sepeda motor kini menjadi alat transportasi paling diminati. Selain penggunaannya yang simple, fungsional dan hemat biaya, waktu tempuh yang cepat juga menjadi salah satu faktor larisnya kendaraan roda dua ini.</p>
<p>Tak terkecuali bagi gadis berusia 21 tahun ini. Sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya dengan segudang pekerjaan sebagai Sales Promotion Girl (SPG) event, membuat mobilitasnya yang terbilang tinggi membutuhkan sarana transportasi yang mampu mengantarnya tepat waktu dari satu lokasi ke lokasi lain.</p>
<p>“Kalau naik motor tuh lebih cepat, nyaman dan gak terlalu khawatir sama jalan raya di Surabaya yang sering macet,” terang gadis bernama lengkap Dwi Ajeng Ari Wibawanti.</p>
<p>Gadis kelahiran Samarinda 7 Maret 1990 ini mengaku sudah empat tahun menggunakan motor sebagai alat transportasi utamanya dalam beraktivitas. Dan selama empat tahun itu pula segudang pengalaman naik motor didapatnya.</p>
<p>“Macem-macem yah suka dukanya. Diserempet sama cowok, digangguin sama pengendara cowok gak jelas juga pernah. Dan yang lebih sering ditubruk dari belakang,” terang anak bungsu dari dua bersaudara ini.</p>
<p>“Di Surabaya tuh banyak oknum bikers yang ugal-ugalan dan kasar. Pernah beberapa kali aku ditubruk dari belakang di lampu merah. Padahal posisi ku sudah berhenti dan sedang menunggu lampu hijau menyala, tiba-tiba dari belakang nubruk aku “gubraakk..” untungnya aku gak apa-apa cuma sedikit memar dan biru-biru,” cerita mahasiswi smester 7 fakultas ekonomi ini.</p>
<p>Namun demikian, pengalaman buruk itu tak membuatnya kapok untuk naik motor. Menurutnya, saat ini motor masih menjadi pilihan utama untuk mengantarnya beraktivitas.</p>
<p>“Aku harap para pengendara motor di Surabaya bisa lebih tertib dan taat peraturan lalu-lintas, tidak ugal-ugalan saat bawa motor dan lebih menghargai pengguna jalan lain. Memang tidak semua pengendara motor itu buruk, tapi karena oknum itu jadi orang-orang menilai semua bikers itu buruk,” tukasnya.</p>
<p>“Kalau aku sih selalu tertib lalu lintas doong dan selalu pakai perlengkapan berkendara. Walau kadang suka ngebut juga sih, sampai 80 km/jam. Tapi itu saat jalan kosong lohh,” katanya sambil tertawa.</p>
<p>Sehari-hari, gadis yang baru enam tahun di Surabaya ini mengendarai 3 jenis motor berbeda, Yamaha Mio, Vega, dan Suzuki Satria FU. “Tapi yang lebih sering aku pakai Mio. Kalau Vega dan Satria kadang-kadang saja,” tandasnya.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/dwi-ajeng-2/' title='Dwi Ajeng 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Dwi-Ajeng-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Dwi Ajeng 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/dwi-ajeng-1/' title='Dwi Ajeng 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Dwi-Ajeng-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Dwi Ajeng 1" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis | Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Galang Hendra : Ingin Seperti Lorenzo</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 03:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[balapan]]></category>
		<category><![CDATA[Dicky Hestu]]></category>
		<category><![CDATA[Galang Hendra]]></category>
		<category><![CDATA[Pembalap Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Yamaha]]></category>
		<category><![CDATA[Yamaha Cup Race]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=15622</guid>
		<description><![CDATA[Bermimpilah setinggi-tingginya dan wujudkanlah mimpi itu. Kalimat itu bisa menggambarkan usaha seorang bocah yang lahir pada 10 Maret 1999 untuk mewujudkan mimpinya menjadi pebalap dunia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Bermimpilah setinggi-tingginya dan wujudkanlah mimpi itu. Kalimat itu bisa menggambarkan usaha seorang bocah yang lahir pada 10 Maret 1999 silam untuk mewujudkan mimpinya menjadi pebalap dunia.</p>
<p>“Pingin seperti Lorenzo. Meraih prestasi di balapan dan bawa nama Indonesia balapan di luar negeri,” cetusnya.</p>
<p>Lahir dari keluarga pebalap, Galang Hendra seperti mewarisi skill dan keberanian sang ayah, Dicky Hestu, untuk melumat setiap trek balap dan mengalahkan lawan-lawannya. Tak peduli dengan lawan-lawan yang notabene memiliki usia dan pengalaman lebih banyak dibanding dirinya, fokusnya hanya satu, berprestasi dan meraih podium.</p>
<p>“Yah, biasa ajah balapan lawan orang gede (pebalap senior), yang penting saya fokus dan balapan dengan sebaik-baiknya,” tukas siswa kelas 2 SMP 2 Bantul, Yogyakarta ini.</p>
<p>Kendati usianya masih terbilang sangat muda, Galang yang bergabung dalam tim balap Yamaha Yonk Jaya ini sering naik podium di tiap lomba balap yang dia ikuti. Semakin banyak mengikuti ajang balap, diakuinya akan semakin memupuk mental dan kemampuan balapnya sekaligus langkah untuk menuju kancah balap internasional.</p>
<p>Untuk mewujudkan mimpinya, anak berusia 12 tahun ini juga sering berlatih di sirkuit Mandala Krida, Yogyakarta.</p>
<p>Menjadi pebalap merupakan karir yang ingin ditempuh Galang. Tapi membalap tanpa dibekali ilmu pengetahuan yang cukup, bisa jadi akan sia-sia terlebih cita-citanya adalah menjadi pebalap internasional. Karena itu, sepadat apa pun jadwal balapnya, menuntut ilmu juga hal harus diprioritaskan.</p>
<p>“Saya juga tetap sekolah dan belajar. Untungnya sekolah memberi keringanan kalau ada jadwal balapan di luar kota. Saya ingin tetap sekolah dan membalap supaya bisa menjadi pebalap yang handal dan berprestasi,” paparnya.</p>
<p>“Saya juga berharap bisa mendapat dukungan terus dari Yamaha dan bisa mengikuti kejuaran-kejuaran balap motor di tanah air,” tegasnya.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/galang-hendra-2/' title='Galang Hendra 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/11/Galang-Hendra-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Galang Hendra 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/galang-hendra-1/' title='Galang Hendra 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/11/Galang-Hendra-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Galang Hendra 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/galang-hendra-3/' title='Galang Hendra 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/11/Galang-Hendra-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Galang Hendra 3" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis/Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riatno Javier, Chef yang Doyan Ngebut</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 16:49:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=15002</guid>
		<description><![CDATA[Di luar urusan motor, Riatno ternyata juga jago memasak mulai dari makanan khas Indonesia, China, Jepang sampai Eropa. Selain itu, dia juga demen banget kumpul atau kopdar bareng temen-temen Gilamotor]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. –</strong> Wow, ternyata Gilmoters yang satu ini bukan cuma hobi naik motor, tapi juga hobi masak, mulai dari masakan asal Negeri sendiri sampai masakan Eropa. Padahal, latar belakang pendidikan Gilmoters yang satu ini jauh banget dari urusan racik-meracik bumbu dapur. Hehehe</p>
<p>Yuk kita simak penuturan Gilmoter yang dikenal sebagai Riatno Javier.</p>
<p>Urusan masak-memasak, memang jauh dari latar belakang pendidikan Riatno. Mengenyam pendidikan di STM Negeri Cilacap jurusan Arsitektur Bagunan, tak serta merta membuatnya jadi seorang yang lihai memainkan mata pena dengan paduan imajinasi layout bangunan menjadi sebuah sketsa kerangka bangunan. Tapi, dia justeru lebih lihai memadukan rempah dan bahan makanan yang kemudian diolah menjadi sebuah hidangan yang nikmat.</p>
<p>Beragam menu special bisa dibuatnya. Mulai dari masakan asli Indonesia, China, Jepang sampai Eropa.</p>
<p>“Bisa dibilang bekerja sebagai juru masak itu karena kecelakaan. Kebetulan ada saudara yang bekerja di William Café Artistic, diajaklah gw kerja di situ di bagian cuci piring,” cerita Riatno, mengenang masa lalunya.</p>
<p>“Mungkin karena gw kalo mengerjakan sesuatu selalu dari hati dan mau belajar, seiring berjalannya waktu bos gw pindahin gw jadi cook helper. Habis itu gw menjabat Junior Cook dan terus beranjak naik hingga akhirnya gw jadi Cook de Party atau CDP,” cerita penunggang Ninja KRR 150 ini.</p>
<p>Ada yang bilang, kendaraan itu mencerminkan kepribadian seseorang. Mungkin ungkapan itu ada benarnya juga. Pasalnya, tunggangannya itu memang motor yang bisa berlari kencang. Meski hanya dibekali mesin 150cc, tapi dia pernah membejaknya sampai kecepatan 180 kilo meter per jam. Wuuussssss…</p>
<p>“Itu sekali-kalinya gw ngebut pas pulang kerja sekitar jam 12 malam. Kebetulan jalanan sepi, gw coba geber dan ternyata sampe 180 kpj. Habis itu gak berani lagi, ngeri cuuyy,” tuturnya.</p>
<p>“Ada yang bilang, orang yang punya motor kenceng atau lari motornya cepet, kerjanya juga cepet. Nah kebetulan kerja gw emang cepet. Begitu ada order gw langsung kerjain dengan waktu yang juga cepat. Jadi mungkin juga kalimat itu benar, hahaha..” tambahnya sambil tertawa..</p>
<p>Di luar masalah pekerjaannya sebagai juru masak, Riatno juga hobi banget kumpul bareng Gilmoters lainnya. Walau badan capek dan ngantuk usai pulang kerja, asal kumpul bareng teman-teman Gilmoters pasti dijabanin walau sampai pagi.</p>
<p>“Gw kadung cinta sama komunitas Gilamotor ini, anak nya asik-asik dan acaranya seru-seru. Terlebih di Gilamotor gak pernah membedakan merek dan tipe motornya. Apa pun motornya, Gilamotor tempat kumpulnya.”</p>
<p>Saking cintanya dengan Gilamotor, lelaki kelahiran tahun 1980 ini pernah menyebarkan virus Gilamotor di kampung halamannya, Purwokerto.</p>
<p>“Gw racunin temen-temen gw di Purwokerto dan sekitarnya untuk membentuk komunitas Gilamotor chapter Purwokerto. Gw berharap komunitas ini semakin bekembang dan terus eksis dan Evalube mau terus mendukung semua aktivitas kita. Jujur, gw juga pake oli Evalube karena sering dapet gratis saat ada event Gilamotor dan ternyata memang bagus. Buktinya motor gw fine-fine aja,” pungkasnya.</p>
<p>Wow..!! boleh dong kapan-kapan bikinin temen-temen Gilmoters menu spesial ala Riatno Javier.?</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/rianto-javier-2/' title='Rianto Javier 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/10/Rianto-Javier-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Rianto Javier 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/rianto-javier-1/' title='Rianto Javier 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/10/Rianto-Javier-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Rianto Javier 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/masakan-riatno/' title='Masakan Riatno'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/10/Masakan-Riatno-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Masakan Riatno" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/10/riatno-javier-chef-yang-doyan-ngebut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agung Surya : Mengubah Kebiasaan Itu Sulit</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/10/agung-surya-mengubah-kebiasaan-itu-sulit/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/10/agung-surya-mengubah-kebiasaan-itu-sulit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 14:37:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Agung SUrya]]></category>
		<category><![CDATA[Agung Surya : Mengubah Kebiasaan Itu Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[ahm]]></category>
		<category><![CDATA[astra honda motor]]></category>
		<category><![CDATA[Chief Instructor Safety Riding di PT Astra Honda Motor (AHM).]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14988</guid>
		<description><![CDATA[Tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang menimpa para pengendara motor, membuatnya bekomitmen untuk menumbuhkan pemikiran betapa pentingnya berkendara aman kepada para pengendara motor.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. –</strong> “Tak mudah untuk mengubah kebiasaan”. Itulah hal yang terpikir saat lelaki bertubuh tinggi tegap ini menjalani pelatihan keselamatan berkendara atau <em>safety riding</em>. Namun demikian, lelaki jebolan Institut Teknologi Bandung ini justeru menjadi <em>Chief Instructor Safety Riding</em> di PT Astra Honda Motor (AHM).</p>
<p>Melihat tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang menimpa para pengendara motor, membuatnya terus bekomitmen untuk menumbuhkan pemikiran betapa pentingnya berkendara aman kepada para pengendara motor. Berbekal pendidikan safety riding di Jepang, Arek Suroboyo kelahiran 1978 ini akan terus berbagi ilmu melalui pelatihan<em> safety riding</em>.</p>
<p>“Di luar masalah tanggung jawab perusahaan sebagai produsen motor, saya juga merasa terpanggil untuk terus memberikan atau menjadi panutan kepada masyarakat pemotor agar semakin peduli pada masalah keselamatan berkendara,” tutur Agung Surya.</p>
<p>Kebiasan atau sikap seolah tak peduli pada perilaku berkendara aman yang sudah mendarah daging pada sebagian kalangan masyarakat pemotor, menjadi aral terberat meski transfer informasi keselamatan berkendara sudah dilakukan oleh berbagai kalangan. Bahkan pemberian pelatihan berkendara aman atau <em>safety riding</em>, terkadang hanya seperti angin lalu dan lantas terlupakan.</p>
<p>Memang tak mudah untuk mengubahnya, tapi bermodal semangat dan niat tulus upaya itu terus dilakukan oleh berbagai pihak, baik perseorangan, komunitas maupun korporasi.</p>
<p>“Saya tidak muluk-muluk ingin mengubah seluruh kalangan masyarakat pemotor agar menjadi lebih sadar untuk berperilaku berkendara aman. Saya hanya sebagian kecil dari komponen itu, karena <em>stakeholder</em> di jalan raya itu banyak. Yang utama adalah saya mulai dari diri saya sendiri kemudian ke keluarga dan lingkungan,” tuturnya.</p>
<p>“Mengubah kebiasaan itu hal yang sulit luar biasa. Tapi kalau tidak dimulai dari sekarang dan dari diri kita sendiri maka tak akan berubah,” cetusnya.</p>
<p><span style="color: #888888;">Penulis/Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/10/agung-surya-mengubah-kebiasaan-itu-sulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Deni Setiawansyah Si Angel Rider</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2011 04:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Angel]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkel Vespa]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor Scooter Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[BSF]]></category>
		<category><![CDATA[Deni]]></category>
		<category><![CDATA[Deni Setiawansyah Si Angel Rider]]></category>
		<category><![CDATA[Piaggio]]></category>
		<category><![CDATA[Vespa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14705</guid>
		<description><![CDATA[Meski motor Vespa nya dibelikan orang tua, tapi chemistry antara dia dan skuter Italia itu bagai bensin yang tersulut api, langsung berkobar. Dan stiker Angel di bodi Vespa kian mengukuhkan namanya sebagai Angel.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Mendengar cerita lelaki berdarah Sunda ini, langsung terngiang bait lagu Tak Bisa Ke Lain Hati dari Kla Project. Kecintaan nya pada skuter asal Italia, Vespa, sejak duduk di bangku SMA dulu, seperti mematri hatinya untuk tak bisa pindah ke lain motor.</p>
<p>“Susah untuk pindah motor lain. Ada rasa yang tak saya dapatkan dari motor lain saat saya berada di atas Vespa ini,” tuturnya, seraya mengelus-elus bodi Vespa Super lansiran 1964 miliknya.</p>
<p>Lelaki bernama lengkap Deni Setiawansyah, jatuh cinta dengan Vespa sejak duduk di bangku SMA. Meski waktu itu motor Vespa nya dibelikan oleh orang tua, tapi <em>chemistry</em> antara dia dan skuter Italia itu seperti bensin yang tersulut api, langsung berkobar.</p>
<p>“Mungkin kalau diibaratkan, Vespa ini sudah seperti istri saya. Tapi karena saya sudah menikah, jadi seperti istri kedua, gitu lah..” imbuhnya dengan aksen Sunda nya yang kental.</p>
<p>Kini, lelaki yang akrab disapa Angel memiliki gerai dan bengkel khusus yang menangani motor Vespa. “Bekerja berdasarkan hobi dan <em>passion</em>, itu akan jauh lebih baik dengan hasil yang baik pula.”</p>
<p>Kalau boleh tau, nama Angel itu didapat dari mana sih, bro.? Kok bisa-bisanya disapa Angel.?</p>
<p>“Saat SMA saya mencoba ikut-ikutan bergabung dengan komunitas Vespa. Karena dulu saya jarang kopdar, mereka (anggota komunitas) hanya mengenali saya dari stiker bertuliskan Angel yang ditempel ayah saya di motor Vespanya. Karena mereka tak tahu nama saya, jadi saya di sapa Angel dan sampai sekarang nama Angel menjadi sapaan akrab saya,” terang punggawa bengkel <em>Bogor Scooter Fashion</em> yang bedomisili di Jl. Raya Semplak Vilar RT.04/01 Bogor Barat.</p>
<p>Lebih jauh Deni, eh maksudnya Angel menceritakan, stiker Angel yang ditempel ayahnya di Vespa itu seperti menjelaskan bahwa <em>rider</em> Vespa tak ubahnya sebagai <em>Angel Rider</em>. Mengingat sejarah Vespa yang dijuluki sebagai lebah besi dari Italia.</p>
<p>Wahh, jadi seperti Nicolas Cage nih, di film <em>Ghost Rider</em>.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/angel-2/' title='Angel 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/09/Angel-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Angel 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/angel-1/' title='Angel 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/09/Angel-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Angel 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/angel-3/' title='Angel 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/09/Angel-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Angel 3" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis/Foto : @jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Chandra Purnayuda: Solo Touring Jakarta Bali</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/08/chandra-purnayuda-solo-touring-jakarta-bali/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/08/chandra-purnayuda-solo-touring-jakarta-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 07:11:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[User FB]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Bajaj Pulsar]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Purnayuda]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Touring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14606</guid>
		<description><![CDATA[Memanfaatkan musim libur lebaran tahun 2011, lelaki penunggang Bajaj Pulsar 180 DTSi ini melampiaskan hasratnya untuk solo touring. Perjalanan perdana yang dipilih adalah menuju Pulau Dewata, Bali.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. –</strong> Keinginan untuk bisa berkeliling wilayah Indonesia membuat isi kepala pemuda kelahiran 29 tahun silam ini terasa mau pecah. Mungkin jika diibaratkan, seperti seorang laki-laki yang sedang bercinta, kondisinya sudah mencapai puncaknya. Hehehe</p>
<p>Ya, memanfaatkan musim libur lebaran tahun 2011, lelaki penunggang Bajaj Pulsar 180 DTSi ini melampiaskan hasratnya untuk solo touring. Perjalanan perdana yang dipilih adalah menuju Pulau Dewata, Bali.</p>
<p>“Mupeng abies ngeliat biker yang solo touring keliling Indonesia bahkan dunia. Tahun ini gw harus jadi berangkat touring sendiri ke Bali,” tuturnya semangat.</p>
<p>Memulai perjalanan dari kawasan Buncit, Jakarta Selatan pada pukul 4.00 wib (Rabu 24 Agustus 2011) melaui jalur utara, diharapkan bisa sampai ke Surabaya sebelum matahari tenggelam atau paling lambat sebelum larut malam. Karena dia menjadwalkan dua hari perjalanan menuju Bali.</p>
<p>Tak banyak persiapan yang dilakukan, hanya menyegarkan kondisi mesin motornya yang akan menempuh perjalanan panjang dari Jakarta menuju Bali. Dan tentu saja beberapa perlengkapan kebutuhan selama di perjalanan.</p>
<p>Well, kita tunggu saja cerita perjalanan Solo Touring Mas Bro Chandra Purnayuda  sekembalinya dari Bali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/08/chandra-purnayuda-solo-touring-jakarta-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yasrul Jack : Biker Lupus</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/07/yasrul-jack-biker-lupus/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/07/yasrul-jack-biker-lupus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 11:08:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[aceh]]></category>
		<category><![CDATA[biker]]></category>
		<category><![CDATA[POWER Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pulsar Owner Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sabang]]></category>
		<category><![CDATA[Turing ke titik nol kilometer]]></category>
		<category><![CDATA[Yasrul Jack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14101</guid>
		<description><![CDATA[Kendati usianya terbilang sudah uzur, tapi semangat lelaki penunggang Pulsar 180 DTS-i yang berdomisili di Pontianak, Kalimantan Barat ini tak kalah dengan orang-orang muda di komunitasnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> <em>Biker </em>LUPUS, itulah kalimat sindiran yang selalu dilayangkan rekan-rekannya di komunitas POWER (Pulsar Owner) Indonesia. Kata LUPUS bukan berarti tampang <em>biker </em>berusia 61 tahun ini seperti idola anak muda era 80-an yang doyan benget &#8220;<em>ngunyah&#8221; </em>permen karet, tapi artinya “Lupa Usia”.</p>
<p>Ya, kendati usianya terbilang sudah uzur, tapi semangat lelaki penunggang Pulsar 180 DTS-i yang berdomisili di Pontianak, Kalimantan Barat ini tak kalah dengan orang-orang muda di komunitasnya. Wajar saja dia dikatakan sebagai <em>biker</em> Lupus alias Lupa Usia.</p>
<p>“Biar kata usia saya sudah 61 tahun, tapi semangat saya gak kalah dengan mereka yang masih muda untuk mencapai perjalanan ke kilometer nol, Sabang. Makanya mereka mengatakan kalau saya lupus alias lupa usia,” terang lelaki yang akrab disapa Jack ini.</p>
<p>Titik nol adalah lokasi impian para <em>bikers</em> di Indonesia, jadi sebuah kebanggaan bisa menginjakkan kaki di lokasi yang menjadi “<em>kiblat</em>” nya para <em>bikers</em>. Hal itu pula lah yang membuat semangat kakek kelahiran Bukit Tinggi, Sumatera Barat 61 tahun silam ini untuk menempuh perjalanan panjang dari Kalimantan ke Jakarta dan berlanjut ke Sabang, Aceh.</p>
<p>“Mencapai titik nol kilometer itu seperti pergi haji (<em>biker</em> sejati), selama hidup saya, ini adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di titik awal wilayah Indonesia,” tutur Jack, bersemangat.</p>
<p>Namun sayang, insiden yang seharusnya tak terjadi menjadi penghias perjalanan Jack Lupus. Tulang selangka kirinya patah akibat terjatuh dari motor saat menghindari oknum pemotor yang menggunakan telepon genggam sambil berkendara.</p>
<p>“Peristiwa itu terjadi saat rombongan POWER Indonesia melintasi kota Lampung. Saat saya sedang berjalan perlahan, ada oknum berseragam berkendara dengan santainya sambil menelepon. Saya sudah memperlambat laju motor sampai sekitar 10 km/jam dan membunyikan klakson, tapi seolah tak digubrisnya. Alhasil saya berusaha menghindari dia dengan mengarahkan motor ke sisi kanan jalan, tapi sayangnya motor saya menyenggol box rekan saya dan saya pun kehilangan keseimbangan, dan terjatuh,” cerita Jack.</p>
<p>“Jatuhnya sih tidak parah, karena saya sudah melepas motor dan itu pun jalannya sangat pelan. Tapi sayang posisi jatuhnya mungkin yang membuat tulang saya patah,” ceriyanya lagi.</p>
<p>Namun yang lebih disayangkan Jack Lupus adalah perilaku oknum berseragam itu. Tak seharusnya dia melakukan apa yang dilarang oleh undang-undang lalu lintas, tapi dia justeru mencontohkan yang negatif kepada masyarakat khususnya pemotor.</p>
<p>“Selain itu, yang lebih miris adalah dia tak menghiraukan saya yang jatuh karena menghindari dia. Dia hanya melihat ke belakang sambil berlalu bersama laju motornya. Seharusnya dia bisa menunjukkan simpatinya kepada masyarakat walau hanya menanyakan kondisi saja,” kata Jack.</p>
<p>Peritiwa itu menjadi pelajaran penting bagi semua pengguna jalan raya. Bahwa perilaku berkendara yang kurang dan tidak memperhatikan keselamatan berkendara bukan hanya bisa merugikan diri sendiri, tapi juga merugikan pengguna jalan lain.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/07/yasrul-jack-biker-lupus/dsc_0409/' title='DSC_0409'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC_0409-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="DSC_0409" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/07/yasrul-jack-biker-lupus/dsc_0399/' title='DSC_0399'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC_0399-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="DSC_0399" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/07/yasrul-jack-biker-lupus/dsc_0394/' title='DSC_0394'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC_0394-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="DSC_0394" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/07/yasrul-jack-biker-lupus/dsc_0415/' title='DSC_0415'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC_0415-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="DSC_0415" /></a>

<p>Penulis/Foto : @jayadi72</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/07/yasrul-jack-biker-lupus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

