
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gila Motor &#187; Bikers</title>
	<atom:link href="http://gilamotor.com/category/wawancara/bikers/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gilamotor.com</link>
	<description>Gilamotor</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 05:06:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kang JJ: Hanya Tuhan Yang Bisa Menghentikan Perjalanan Saya</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/05/kang-jj-hanya-tuhan-yang-bisa-menghentikan-perjalanan-saya/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/05/kang-jj-hanya-tuhan-yang-bisa-menghentikan-perjalanan-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 05:30:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jeffry Polnaja]]></category>
		<category><![CDATA[Kang JJ]]></category>
		<category><![CDATA[Ride For Peace 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=18980</guid>
		<description><![CDATA[Kendati tak lagi didampingi BMW R1150 GS Adventure, Jeffrey Polnaja masih tetap dihormati sebagai penjelajah dunia. Hal ini dirasakan Jeffrey tatkala dirinya diundang sebagai tamu kehormatan pada acara BMW Motorad Day di Sirkuit Jules Tacheny, Mettet, Belgia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Amsterdam. – </strong>Kendati tak lagi didampingi motor tercinta, BMW R1150 GS Adventure, Jeffrey Polnaja masih tetap dihormati sebagai penjelajah dunia. Hal ini dirasakan Jeffrey tatkala dirinya diundang sebagai tamu kehormatan pada acara BMW Motorad Day yang berlangsung di Sirkuit Jules Tacheny, Mettet, Belgia, Minggu, 13 Mei lalu.</p>
<p>Kehadiran pria asal Bandung, Jawa Barat pada acara tersebut juga menjadi sangat istimewa. Pasalnya, penjelalah dunia yang akrab disapa Kang JJ ini menjadi satu-satunya peserta dari Asia dalam kegiatan bergengsi yang dikunjungi lebih dari seribu pemilik sepeda motor BMW di Eropa itu.</p>
<p>&#8220;Walau telah kehilangan sepeda motor, ini tidak mengurangi eksistensi saya sebagai penjelajah dunia. Pengakuan ini sangat membanggakan bagi Ride for Peace dan bangsa Indonesia,&#8221; ungkap Jeffrey yang kehilangan motornya di Amsterdam, Belanda, pada 3 Mei silam.</p>
<p>Jeffrey juga mengaku telah mendapat simpati luas dari masyarakat Eropa atas pencurian sepeda motornya di Belanda. Banyak orang di Benua Biru kini mengenal Jeffrey. &#8220;Banyak orang yang tidak saya kenal menghampiri dan berjabat tangan sambil menyatakan keprihatinannya. &#8216;Maafkan kami atas kehilangan sepeda motor Anda di Belanda, kata orang-orang,” cerita Jeffrey.</p>
<p>Pemberitaan luas di Belanda dan beberapa negara Eropa juga telah menyuntikkan semangat besar kepada Jeffrey betapa misi penjelalahan dunia kedua Ride for Peace harus tetap berjalan. &#8220;Sejak mengetahui sepeda motor hilang, saya langsung menyatakan bahwa misi Ride for Peace tak boleh padam. Hanya Tuhan yang bisa menghentikan perjalanan saya.&#8221;</p>
<p>Sejauh ini pihak Kepolisian Belanda masih terus memburu pencuri BMW R1150GS Adventure bernomor polisi D 5010 JJ yang hilang di areal parkir depan Hotel BackStage di jalan Leidsegracht 114, Amsterdam. Polisi Belanda mengaku sangat kesulitan melacak keberadaan sepeda motor lantaran tak banyak publik yang bisa memberikan laporan akurat. Selain itu, banyak kasus kehilangan kendaraan tak terungkap menjadi problem lain di Belanda.</p>
<p>Meski begitu, Jeffrey telah menyiapkan solusi alternatif agar misi yang membawa harum nama bangsa ini tetap berkibar. Kini, dibantu beberapa instansi Pemerintah Indonesia, Jeffrey tengah menyiapkan unit sepeda motor pengganti. Pihak Kepolisian Republik Indonesia, Departemen Luar Negeri Republik Indonesia, dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) diakui sangat membantu dalam kelancaran pengurusan dokumen-dokumen perjalanan.</p>
<p>&#8220;Dokumen perjalanan dan registrasi sepeda motor baru menjadi sangat penting bagi misi Ride for Peace. Dalam urusan ini saya berterimakasih kepada Pemerintah RI dan pihak-pihak di dalam negeri yang telah memberikan respon cepat. Semoga keperluan ini segera selesai dan saya bisa memulai penjelajahan dunia kembali,&#8221; ungkap Jeffrey.</p>
<p>Jeffrey menyatakan bahwa percepatan pengurusan dokumen-dokumen perjalanan sangat penting bagi kelancaran misi perjalanan yang sangat menantang ini. &#8220;Bila perjalanan ini tertunda terlalu lama maka akan menyulitkan Ride for Peace. Sebab, medan jalan di Alaska dan Siberia tidak mungkin dilalui saat musim dingin. Salju sudah membentuk &#8216;black ice&#8217; yang sangat licin dan tak mungkin dilintasi.&#8221;</p>
<p>Jeffrey sendiri telah berada di Eropa, tepatnya di Paris, Perancis sejak 27 April silam guna memulai perjalanan keliling dunia. Dalam rencana awal, Jeffrey seharusnya telah memulai penjelajahan dengan sepeda motornya sejak 13 Mei lalu dari kota Paris, Perancis. Namun karena mengalami masalah kehilangan sepeda motor akibatnya misi perjalanan terhambat.</p>
<p>Untuk diketahui, perjalanan Jeffrey kali ini merupakan penjelajahan keliling dunia seorang diri yang kedua dengan sepeda motor. Sebelumnya, pada tahun 2006 hingga 2008, Jeffrey telah menaklukkan 72 negara mulai dari Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.</p>
<p>Pada kesempatan kedua ini, Jeffrey mengemban misi &#8220;Ride for Peace &#8211; Solo Riding Exploring Five Continents on Two Wheels.&#8221; Pelepasan Jeffrey telah dilakukan di Jakarta pada 23 April 2012.</p>
<p>Rencananya, Jeffrey akan berkelana sejauh 220.000 kilometer melintasi beberapa negara di Eropa, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan dan Australia.  Tak kurang dari 30 negara akan disinggahi, mulai dari Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Skandinavia, Polandia, Rusia, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, Kuba, Kolombia, Nikaragua, Bolivia, Brasil, Argentina, Peru, Selandia Baru, Australia, dan Timor Leste. Jeffrey direncanakan tiba kembali di Jakarta pada tahun 2014.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/05/kang-jj-hanya-tuhan-yang-bisa-menghentikan-perjalanan-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Novita Noerfitriana: Kroser Cewek Yang Tangguh</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 04:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Crosser]]></category>
		<category><![CDATA[krosser cewek]]></category>
		<category><![CDATA[Motorcross]]></category>
		<category><![CDATA[motorkros]]></category>
		<category><![CDATA[Noerfitriana Anjani Putri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=18667</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini sudah sangat jarang sekali ada wanita yang terjun ke dunia balap. Terlebih di ajang balap ekstrim yang memang sangat membutuhkan mental dan fisik yang kuat seperti halnya Grasstrack atau Motocross.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Terjun di lintasan yang berdebu hingga berkubang lumpur tidak menciutkan <em>nyali</em> dan hati dara asal Anjarsari, Bandung.</p>
<p>Saat ini sudah sangat jarang sekali ada wanita yang terjun ke dunia balap. Terlebih di ajang balap ekstrim yang memang sangat membutuhkan mental dan fisik yang kuat seperti halnya <em>Grasstrack</em> atau <em>Motocross</em>.</p>
<p>Anggapan itu langsung terpatahkan saat bertemu dengan sosok cewek cakep bernama lengkap Novita Noerfitriana Anjani Putri ini. “Pertama bisa naik motor sih sudah dari kelas 4 SD, <em>kalo ga</em> salah jenisnya mini trail yang kapasitas mesinnya 80c c,” buka dara manis asal Arjasari, Bandung, Jawa Barat ini.</p>
<p>Tempaan kedua ortu dan arahan dari kedua kakak laki-laki yang juga menggeluti hobi yang sama membuat dara yang lahir pada November 1994 silam ini kian menjadi. “Pertama ikutan balapan resmi waktu kelas 5 SD, waktu itu tahun 2005. Sempat merasa <em>deg-degan</em> dan khawatir namun karena sudah terbiasa latihan bareng kakak yang semuanya laki-laki jadinya <em>enjoy</em> juga meski harus jatuh bangun, soalnya waktu itu lintasan berlumpur,” beber dara asli Sunda ini.</p>
<p>Menginjak kelas 3 SMP, cewek yang di lintasan balap biasa disapa Fitria HBR ini semakin serius menggeluti olah raga balap yang kerap berdebu dan berlumpur ini<em>.</em> Rasa menyukai olah raga yang mayoritas dilakukan kaum pria kian menjadi manakala melihat sang kakak latihan.</p>
<p>“Lucu aja waktu liat kakak <em>loncat</em> sana <em>loncat</em> sini di tanjakan dan berm. Akhirnya jadi ketularan juga <em>deh</em>,” lanjut satu-satunya putri dari pasangan H Deden Diana dan Nina Kurniasih.</p>
<p>Keseriusan menapaki ajang balap <em>Grasstrack</em> atau <em>Motocross </em>dilalui dengan sering mengikuti berbagai ajang balapan di seputar Jawa Barat hingga ajang nasional.</p>
<p>Suka duka saat mengikuti balapan kerap menerpa gadis yang masih menimba ilmu di SMU N 1 Dayeuhkolot, Bandung. Terlebih kenangan yang tak akan terlupakan waktu ikutan balapan seri Kejurnas <em>Grasstrack</em> atau <em>Motocross </em>di Cikarang tahun 2010 kemarin. Satu-satunya <em>crosser</em> cewek yang kini masih duduk di kelas 3 SMU ini tetap nekat turun di kelas Executive.</p>
<p>“Ada <em>crosser</em> cowok yang bilang, udah mendingan jangan ikutan balapan soalnya lintasan berlumpur kamu pasti <em>ga</em> bakalan bisa. Begitu lepas start kita bertempur habis-habisan, eh ternyata aku bisa masuk podium meski juara ke 5. <em>Crosser</em> yang tadi <em>ngeledekin</em> malah <em>ga</em> masuk <em>finish</em> he he,” terang cewek ABG yang sehari-hari <em>ngebejek</em> motor Honda Beat atau Suzuki Satria FU 150 buat sarana transportasi ke sekolah.</p>
<p>Melihat kegigihan putra-putri tercinta, berbagai sarana dan prasaran diberikan sang <em>ortu</em> dengan harapan bisa menyalurkan hobi yang positif, bahkan bisa meraih prestasi terbaik.</p>
<p>“Memang kami sudah menyediakan sirkuit dekat rumah, namanya Sirkuit Adihtya HBR. Sirkuit itu selain sebagai tempat latihan putra-putri saya juga sering dijadikan latihan oleh <em>crosser-crosser</em> muda Jabar lainnya bahkan sering juga dipakai untuk balapan resmi mulai dari ajang lokal hingga kejurnas,” terang pria yang menamakan sirkuitnya untuk mengenang anak pertamanya, Adhitya HBR, yang meninggal saat mengikuti balapan kejurnas <em>Motocross</em> tahun 2008 silam.</p>
<p>Kematian sang kakak tercinta ternyata tidak mengecilkan hati dan <em>nyali</em> dara yang kini sudah lihai menekuk setang Honda CRF jebolan tahun 2008.</p>
<p>“Selain karena hobi, saya nekat jadi <em>crosser</em> guna meneruskan cita-cita almarhum kakak tercinta untuk bisa berprestasi dan bersaing dengan para <em>crosser</em> pria,” ujar dara yang punya jadwal latihan super ketat ini.</p>
<p>“Biasanya sih latihan fisik tiap pagi dan sore hari sementara untuk latihan balapnya tiap hari Rabu dan Sabtu di Karawang. Hari Minggu full latihan di sirkuit sendiri bareng kakak atau teman satu hobi lainnya,” lanjut dara yang memiliki segudang prestasi di ajang balap <em>Grasstrack</em> atau <em>Motocross </em>ini. <em>Salute…!!!</em></p>
<p><strong>Nih, data prestasi si eneng geulis :</strong></p>
<p>Juara 5 kelas Khusus Wanita Kejurda Grasstrack tahun 2008</p>
<p>Juara 5 kelas Special Engine (SE) 125cc Eksekutif tahun 2009</p>
<p>Juara 3 kelas Khusus Wanita Kejurda Grasstrack tahun 2009</p>
<p>Juara 5 kelas Special Engine (SE) 85cc Kejurda Grasstrack tahun 2010</p>
<p>Juara 1 kelas Khusus Wanita Kejurnas Grasstrack tahun 2010</p>
<p>Juara 4 kelas Special Engine (SE) 85cc tahun 2011</p>
<p>Juara 3 kelas Special Engine (SE) 85cc tahun 2011</p>
<p>Juara 1 kelas Khusus Wanita Super Grasstrack tahun 2011</p>
<p>Jauar 1 kelas Khusus Wanita Kejurnas Grasstrack tahun 2011</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/novita-1/' title='Novita 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/05/Novita-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Novita 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/novita-2/' title='Novita 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/05/Novita-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Novita 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/novita-3/' title='Novita 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/05/Novita-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Novita 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/novita-4/' title='Novita 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/05/Novita-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Novita 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/novita-5/' title='Novita 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/05/Novita-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Novita 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/novita-6/' title='Novita 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/05/Novita-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Novita 6" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis: BeBe | Tesk Editor: @Jayadi72 | Foto: BeBe</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/05/novita-noerfitriana-kroser-cewek-yang-tangguh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kang JJ: Bedanya Geng Motor Dengan Klub Motor</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/04/kang-jj-bedanya-geng-motor-dengan-klub-motor/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/04/kang-jj-bedanya-geng-motor-dengan-klub-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 03:39:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jeffery Polnaja]]></category>
		<category><![CDATA[Kang JJ]]></category>
		<category><![CDATA[Ride For Peace]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=18501</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini ulah geng motor kian meresahkan. Pemberitaan di media massa selalu dihiasi dengan aksi kriminal orang-orang yang melancarkan aksi jahatnya dengan menggunakan motor.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. –</strong> Akhir-akhir ini ulah geng motor kian meresahkan. Pemberitaan di media massa selalu dihiasi dengan aksi kriminal orang-orang yang melancarkan aksi jahatnya dengan menggunakan motor.</p>
<p>Karena ulah mereka, hampir seluruh klub dan komunitas motor di Jakarta khususnya merasakan dampak buruknya. Dan bahkan tak jarang klub atau komunitas motor resmi yang bernaung di bawah bendera IMI (Ikatan Motor Indonesia) disamakan dengan geng motor.</p>
<p>Jeffery Polnaja atau yang akrab disapa Kang JJ, mengaku prihatin dengan hal itu. Akibat ulah segelintir orang,  klub dan komunitas motor resmi di Indonesia menjadi khawatir karena disamakan dengan geng motor.</p>
<p>Tapi menurut lelaki yang sebentar lagi akan memulai perjalanan kedua berkeliling dunia dengan motor BMW R1150GS Adventure dan membawa misi perdamaian dunia, permasalahan geng motor itu adalah ulah kriminal orang yang memanfaatkan motor sebagai medianya.</p>
<p>“Bukan masalah pada motornya tapi pada tingkah dan tindakan kriminal orang yang memanfaatkan motor sebagai media pergerakannya,” ujar Kang JJ di sela-sela acara jumpa wartawan sebelum keberangkatannya mengemban misi perdamaian “Ride For Peace – Solo Riding Exploring Five Countinents on Two Wheels” di Kemang, Jakarta (23/4).</p>
<p>“Banyak kok yang melakukan kriminal dan kejahatan dengan mobil. Tapi tak pernah disebut sebagai geng mobil.”</p>
<p>“Motor itu mudah digunakan, cepat, hemat waktu dan biaya dan banyak lagi manfaatnya. Sayangnya kelebihan motor itu digunakan untuk melakukan tindak kejahatan,” ujar Kang JJ, prihatin.</p>
<p>Kang JJ juga mengatakan, jangan samakan geng motor dengan klub atau komunitas motor. Karena klub atau komunitas itu orangnya jelas, misi dan visinya jelas, struktur organisasinya jelas dan aktivitasnya juga jelas. Sementara geng motor itu tidak jelas. Orang-orangnya tidak jelas dan atributnya pun tidak jelas.</p>
<p>“Kalau klub atau komunitas itu kan jelas karena terlihat ada logo, emblem, atribut dan segala hal yang menandakan identitas klub atau komunitas tersebut. Tapi kalau geng motor kan tak jelas. Semua atributnya ditutupi bahkan tak ada tanda atau pengenal sebagai identitas organisasinya. Mereka berusaha untuk tidak dikenali orang lain,” tegas Kang JJ.</p>
<p><span style="color: #888888;"> Penulis: @Jayadi72 | Foto: @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/04/kang-jj-bedanya-geng-motor-dengan-klub-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adin BeATcy: Riding Pake Hot Pants, Sayang Kulit Paha Cuy</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/04/adin-beatcy-riding-pake-hot-pants-sayang-kulit-paha-cuy/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/04/adin-beatcy-riding-pake-hot-pants-sayang-kulit-paha-cuy/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 00:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[AdinBeATcy]]></category>
		<category><![CDATA[Adinda Indah Ganda Prawesti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=18058</guid>
		<description><![CDATA[GILAMOTOR.com. – Pemotor cewek yang wara-wiri di jalan raya hanya mengenakan kaos oblong dan hot pants, saat ini makin banyak ditemukan. Bisa dipastikan hampir semua rider cowok pernah melihat pemandangan yang rasanya sayang untuk dilewatkan saat riding.
Tanggapannya pun beragam mengenai pemandangan itu. Ada yang bilang perihatin karena kurang kesadaran berkendara aman dan ada juga yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Pemotor cewek yang wara-wiri di jalan raya hanya mengenakan kaos oblong dan hot pants, saat ini makin banyak ditemukan. Bisa dipastikan hampir semua rider cowok pernah melihat pemandangan yang rasanya sayang untuk dilewatkan saat riding.</p>
<p>Tanggapannya pun beragam mengenai pemandangan itu. Ada yang bilang perihatin karena kurang kesadaran berkendara aman dan ada juga yang bilang “lumayan ada pemandangan yang seger-seger saat panas-panasan di jalan.”</p>
<p>Ya. Hal itu tentunya bisa mengganggu konsentrasi pengendara lain khususnya pengendara cowok.</p>
<p>Selain bisa menggangu konsentrasi karena ada pemandangan bagus di sebelahnya, sebenarnya hal itu juga membahayakan dirinya sendiri karena tak terlindungi dengan maksimal. Tapi ironisnya, sekarang kok makin banyak cewek yang mengenakan hot pants saat riding yah.?</p>
<p>Tapi hal itu gak berlaku buat cewek yang bisa dibilang menjadi salah satu otak berdirinya Honda BeAT Club Bekasi (HBCB). Pengalamannya menunggangi motor sejak duduk di bangku SD, membuatnya sadar akan pentingnya perlengkapan berkendara yang memadai demi keamanan, kenyamanan dan keselamatan berkendara.</p>
<p>“Gw juga suka pake hot pants, tapi pakenya bukan saat naik motor, kaleee..!!” ujar cewek pemilik nama Adinda Indah Ganda Prawesti.</p>
<p>“Gila lohh, perawatan kulit mahal. Sayang aja tuh kulit paha kejemur matahari dan kena debu. Apa lagi situasi jalanan dah gak karuan keadaannya, kalau sampe jatoh dan kena aspal? Enggak banget dahh..” tambahnya.</p>
<p>Menurut cewek yang pernah menjadi ketua umum Honda BeAT Club Bekasi masa bakti 2009-2011, ada baiknya cewek berkendara dengan perlengkapan yang memadai. Mengingat tingginya angka kecelakaan di jalan raya.</p>
<p>Nah.. Sebagai anggota klub motor dan bahkan pernah menjabat sebagai ketua umum, dirinya harus mencontohkan hal positif saat bekendara motor. “Jujur gw juga suka pake hot pants, tapi enggak saat naik motor. Pakenya waktu bawa mobil atau saat di rumah. intinya bukan saat bawa motor daahh,” tukasnya.</p>
<p>Segala macam informasi tentang safety riding banyak didapat setelah cewek yang mengaku pengen banget touring keliling Indonesia ini bergabung dalam klub.</p>
<p>“Paling jauh baru sampe Lampung doang, waktu ada acara deklarasi Honda BeAT Club Metropolitan Lampung,” ujar cewek yang kalau touring selalu bawa bantal Marvin kesayangannya.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/04/adin-beatcy-riding-pake-hot-pants-sayang-kulit-paha-cuy/adinbeatcy-5/' title='AdinBEATCY 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/AdinBEATCY-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="AdinBEATCY 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/adin-beatcy-riding-pake-hot-pants-sayang-kulit-paha-cuy/adinbeatcy-2/' title='AdinBEATCY 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/AdinBEATCY-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="AdinBEATCY 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/adin-beatcy-riding-pake-hot-pants-sayang-kulit-paha-cuy/adinbeatcy-3/' title='AdinBEATCY 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/AdinBEATCY-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="AdinBEATCY 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/adin-beatcy-riding-pake-hot-pants-sayang-kulit-paha-cuy/adinbeatcy-4/' title='AdinBEATCY 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/AdinBEATCY-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="AdinBEATCY 4" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/04/adin-beatcy-riding-pake-hot-pants-sayang-kulit-paha-cuy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Emilia Silvani: Pernah Gaul Dengan Geng Motor</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 08:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[cewek motor]]></category>
		<category><![CDATA[Emilia Silvani Advani]]></category>
		<category><![CDATA[Fani]]></category>
		<category><![CDATA[Mio Fino]]></category>
		<category><![CDATA[Model]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17121</guid>
		<description><![CDATA[Fani, begitu gadis cantik ini disapa. Lahir dan besar di Kota yang pernah dihebohkan oleh maraknya geng motor, membuat mojang priyangan ini tak bisa mengelak untuk berteman dengan anggota geng motor.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. – Fani, begitu gadis cantik ini disapa. Mojang Priangan kelahiran Bandung 29 Maret 1993 ini rupanya punya pengalaman cukup menantang. Lahir dan besar di Kota yang pernah dihebohkan oleh maraknya geng motor, membuatnya tak bisa mengelak untuk berteman dengan anggota geng motor.</strong></p>
<p>“Waktu aku SMP aku punya teman dari salah satu geng motor yang cukup terkenal di Bandung,” ceritanya.</p>
<p>“Aku juga sering tahu permasalahan yang terjadi hingga memicu keributan antar geng motor, karena aku jadi teman mereka. Tapi hanya teman loh, bukan jadi geng motor juga,” aku pemilik nama Emilia Silvani Advani.</p>
<p>Sedikit banyak, dia tahu bagaimana kehidupan para anggota geng motor di kota Bandung. “Cukup tahu aja sih. Dan itu pun gak lama kok, karena aku khawatir terbawa atau ikut-ikutan gaya mereka,” cetusnya.</p>
<p>Wajar jika rasa khawatir terpengaruh muncul dalam benak Fani, pasalnya mahasiswi Fakultas Ekonomi di salah satu Politeknik di Bandung ini selalu menggunakan motor sebagai moda transportasinya. Apa jadinya jika gadis secantik dia jadi anggota geng motor?</p>
<p>Bicara masalah naik motor, sebenarnya dia sempat kapok untuk menggunakan motor sebagai alat transportasinya. Lebih dari 1.5 tahun dia enggan menggunakan motor karena lebih dari empat kali dia terjatuh saat belajar belajar motor. Tapi karena perasaan iri melihat wanita-wanita di Bandung yang lihai mengendalikan motor, dia pun kembali berusaha memperdalam skill mengendarai motor.</p>
<p>“Waktu belajar pakai motor bebek, tapi sekarang pakai skutik. Untung ada skutik, karena sangat membantu para wanita naik motor dengan nyaman,” aku gadis yang mengaku sering melenggak-lenggok di catwalk.</p>
<p>“Syukurnya, pengendara motor di Bandung tidak seruntulan dan selalu taat peraturan lalu lintas, jadi aku tak terlalu khawatir untuk menggunakan motor sebagai sarana mobilitas ku,” tandasnya sambil bergaya di depan lensa kamera.</p>
<p><span style="color: #888888;">Penulis | Foto: @Jayadi72</span></p>
<p><span style="color: #888888;">
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-12/' title='Emilia Silvani 12'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-12-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 12" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-1/' title='Emilia Silvani 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-2/' title='Emilia Silvani 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-3/' title='Emilia Silvani 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-4/' title='Emilia Silvani 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-5/' title='Emilia Silvani 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-6/' title='Emilia Silvani 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-7/' title='Emilia Silvani 7'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 7" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-8/' title='Emilia Silvani 8'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-8-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 8" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-9/' title='Emilia Silvani 9'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-9-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 9" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-10/' title='Emilia Silvani 10'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-10-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 10" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/emilia-silvani-11/' title='Emilia Silvani 11'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Emilia-Silvani-11-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Emilia Silvani 11" /></a>
</p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/02/emilia-silvani-pernah-gaul-dengan-geng-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kassandra MC Indian Dari Surabaya</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 07:56:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Bikers Day 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Indian]]></category>
		<category><![CDATA[Kassandra Gondam MC 86]]></category>
		<category><![CDATA[MC Indian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=16614</guid>
		<description><![CDATA[Di antara ribuan bikers dengan jaket tebal, MC Indian ini hanya mengenakan mahkota bulu burung elang dan celana panjang dengan beragam atribut suku Indian. Tubuh nya seolah sudah sangat akrab dengan alam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Bromo. – Bagi sebagian bikers, sosok Indian yang satu ini mungkin sudah tak asing lagi, tapi tak begitu untuk yang lainnya. Pembawa acara atau MC dengan nama kondang Kassandra Gondam MC 86 ini hadir dengan penampilan yang cukup nyentrik dan menarik perhatian.</strong></p>
<p>Lihat saja gaya nya. Di tengah dinginnya hembusan angin gunung Bromo saat Honda Bikers Day 2011 berlangsung, MC bergaya suku Indian ini tetap asyik cuap-cuap dengan gaya khasnya. Kadang serius, kadang tak jarang mengundang tawa dengan tingkah kocaknya.</p>
<p>Karena panampilannya yang nyentrik, Kassandra sudah seperti artis yang ketemu dengan penggemar, banyak yang minta foto bareng, bro.</p>
<p>Ya, di antara ribuan bikers dengan jaket tebal, sang MC 86 ini hanya mengenakan mahkota bulu burung elang dan celana panjang dengan beragam atribut suku Indian. Layaknya orang Indian, tubuh lelaki bernama asli Suyisno ini seolah sudah sangat akrab dengan alam.</p>
<p>Bayangkan saja, dia telanjang dada sejak jam 12 siang hingga dini hari. Saaluuutt daahh.</p>
<p>“Alhamdulillah, cuacanya bersahabat dengan tubuh ku,” celotehnya saat ditanya apa tidak merasa dingin bertelanjang dada di Caldera Bromo.</p>
<p>MC Indian yang juga punya aktivitas sebagai seorang seniman pembuat relief ini, memulai profesi sebagai MC Indian pada tahun 2001. Setahun kemudian, gaya nyentriknya mulai dilirik banyak peyelenggara kegiatan atau event organizer. Dan sejak saat itu, si Indian ini mulai kebanjiran panggilan nge-mc.</p>
<p>“Gaya ini terinspirasi dari film-film manca negara yang mempertontonkan suku Indian. Sejak saat itu terpikir untuk menggunakan atribut Indian saat membawakan acara. Kebetulan postur ku cocok dengan gaya orang Indian dan akhirnya nerus sampai sekarang,” jelasnya.</p>
<p>“Semua atribut ini aku buat sendiri, tapi karena mahkota dari bulu burung yang aku buat kurang kuat, akhirnya aku beli di kota Bandung,” tambahnya.</p>
<p>Indian kelahiran Surabaya, 30 November 1971 ini sebenarnya sorang bikers juga lohh. Sampai saat ini dia tercatat sebagai anggota komunitas motor lawas, Pemudis Surabaya. BMW R26 lansiran tahun 1956 jadi tunggangan si Indian yang dibelinya setelah dia bergabung dalam komunitas Pemudis (Penggemar Motor Uduk Surabaya Indonesia).</p>
<p>Ngomong-ngomong, kok namanya jadi Kassandra sih mas?</p>
<p>“Hahaha.. Kassandra terinspirasi dari telenovela dulu yang aku lukiskan di tangki motor ku. Sementara Gondam itu ada kepanjangannya, Gondrong Damai,” jelas Suyisno, ehh maksudnya Kassandra, sambil tertawa.</p>
<p>Eh iya, ada cerita lucu dibalik gaya nge-mc nya yang selalu menggunakan efek echo. Ternyata, si Indian ini penah dikatain kayak orang gila sama orang tuanya karena selalu jerit-jerit pake echo saat sedang mandi. Hahahaa.</p>
<p>“Latihannya berat itu mas, sampai-sampai aku dikatain kayak orang gila sama orang tua ku karena setiap mandi selalu ngoceh-ngoceh sendiri pake echo. Tapi Alhamdulillah lagi, kerja keras itu ada manfaatnya sekarang,” aku Kassandra sambil tertawa.</p>
<p>Efek echo yang keluar dari mulutnya sangat mirip dengan echo dari sound system atau pantulan suara di lembah dan goa, lohh…</p>
<p>Nah, buat bro en sis yang mau menggunakan jasanya untuk membawakan acara, bisa kontak lasung ke orang Indian ini. Jangan takut dipanah atau dihantam senjata dari tulang hewan oleh si Indian ini yah. PasaInya, Indian yang satu ini sudah modern loh, nomer hand phone nya aja ada tiga.</p>
<p>Nih, nomer yang bisa dihubungi kalau mau manggil Kassandra Gondam MC 86. Tariiikk maangg.. maanggg&#8230; maangggg (pake echo).</p>
<p>08158964094 | 081938082526 | 08563130799</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-12/' title='Kassandra 12'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-12-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 12" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-1/' title='Kassandra 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-2/' title='Kassandra 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-3/' title='Kassandra 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-4/' title='Kassandra 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-5/' title='Kassandra 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 5" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-6/' title='Kassandra 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-7/' title='Kassandra 7'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 7" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-8/' title='Kassandra 8'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-8-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 8" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-9/' title='Kassandra 9'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-9-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 9" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-10/' title='Kassandra 10'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-10-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 10" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/kassandra-11/' title='Kassandra 11'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Kassandra-11-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kassandra 11" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis | Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/12/kassandra-mc-indian-dari-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dwi Ajeng : Sering Ditubruk Dari Belakang</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 03:08:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi Ajeng Ari Wibawanti]]></category>
		<category><![CDATA[Lady Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[Sales Promotion Girl]]></category>
		<category><![CDATA[spg]]></category>
		<category><![CDATA[SPG Evalube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=16273</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai mahasiswi dengan segudang pekerjaan sebagai SPG event, membuat mobilitasnya membutuhkan sarana transportasi yang mampu mengantarnya tepat waktu dari satu lokasi ke lokasi lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Surabaya. –</strong> Tak bisa dipungkiri, sepeda motor kini menjadi alat transportasi paling diminati. Selain penggunaannya yang simple, fungsional dan hemat biaya, waktu tempuh yang cepat juga menjadi salah satu faktor larisnya kendaraan roda dua ini.</p>
<p>Tak terkecuali bagi gadis berusia 21 tahun ini. Sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya dengan segudang pekerjaan sebagai Sales Promotion Girl (SPG) event, membuat mobilitasnya yang terbilang tinggi membutuhkan sarana transportasi yang mampu mengantarnya tepat waktu dari satu lokasi ke lokasi lain.</p>
<p>“Kalau naik motor tuh lebih cepat, nyaman dan gak terlalu khawatir sama jalan raya di Surabaya yang sering macet,” terang gadis bernama lengkap Dwi Ajeng Ari Wibawanti.</p>
<p>Gadis kelahiran Samarinda 7 Maret 1990 ini mengaku sudah empat tahun menggunakan motor sebagai alat transportasi utamanya dalam beraktivitas. Dan selama empat tahun itu pula segudang pengalaman naik motor didapatnya.</p>
<p>“Macem-macem yah suka dukanya. Diserempet sama cowok, digangguin sama pengendara cowok gak jelas juga pernah. Dan yang lebih sering ditubruk dari belakang,” terang anak bungsu dari dua bersaudara ini.</p>
<p>“Di Surabaya tuh banyak oknum bikers yang ugal-ugalan dan kasar. Pernah beberapa kali aku ditubruk dari belakang di lampu merah. Padahal posisi ku sudah berhenti dan sedang menunggu lampu hijau menyala, tiba-tiba dari belakang nubruk aku “gubraakk..” untungnya aku gak apa-apa cuma sedikit memar dan biru-biru,” cerita mahasiswi smester 7 fakultas ekonomi ini.</p>
<p>Namun demikian, pengalaman buruk itu tak membuatnya kapok untuk naik motor. Menurutnya, saat ini motor masih menjadi pilihan utama untuk mengantarnya beraktivitas.</p>
<p>“Aku harap para pengendara motor di Surabaya bisa lebih tertib dan taat peraturan lalu-lintas, tidak ugal-ugalan saat bawa motor dan lebih menghargai pengguna jalan lain. Memang tidak semua pengendara motor itu buruk, tapi karena oknum itu jadi orang-orang menilai semua bikers itu buruk,” tukasnya.</p>
<p>“Kalau aku sih selalu tertib lalu lintas doong dan selalu pakai perlengkapan berkendara. Walau kadang suka ngebut juga sih, sampai 80 km/jam. Tapi itu saat jalan kosong lohh,” katanya sambil tertawa.</p>
<p>Sehari-hari, gadis yang baru enam tahun di Surabaya ini mengendarai 3 jenis motor berbeda, Yamaha Mio, Vega, dan Suzuki Satria FU. “Tapi yang lebih sering aku pakai Mio. Kalau Vega dan Satria kadang-kadang saja,” tandasnya.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/dwi-ajeng-2/' title='Dwi Ajeng 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Dwi-Ajeng-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Dwi Ajeng 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/dwi-ajeng-1/' title='Dwi Ajeng 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/12/Dwi-Ajeng-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Dwi Ajeng 1" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis | Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/12/dwi-ajeng-sering-ditubruk-dari-belakang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Galang Hendra : Ingin Seperti Lorenzo</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 03:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[balapan]]></category>
		<category><![CDATA[Dicky Hestu]]></category>
		<category><![CDATA[Galang Hendra]]></category>
		<category><![CDATA[Pembalap Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Yamaha]]></category>
		<category><![CDATA[Yamaha Cup Race]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=15622</guid>
		<description><![CDATA[Bermimpilah setinggi-tingginya dan wujudkanlah mimpi itu. Kalimat itu bisa menggambarkan usaha seorang bocah yang lahir pada 10 Maret 1999 untuk mewujudkan mimpinya menjadi pebalap dunia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Bermimpilah setinggi-tingginya dan wujudkanlah mimpi itu. Kalimat itu bisa menggambarkan usaha seorang bocah yang lahir pada 10 Maret 1999 silam untuk mewujudkan mimpinya menjadi pebalap dunia.</p>
<p>“Pingin seperti Lorenzo. Meraih prestasi di balapan dan bawa nama Indonesia balapan di luar negeri,” cetusnya.</p>
<p>Lahir dari keluarga pebalap, Galang Hendra seperti mewarisi skill dan keberanian sang ayah, Dicky Hestu, untuk melumat setiap trek balap dan mengalahkan lawan-lawannya. Tak peduli dengan lawan-lawan yang notabene memiliki usia dan pengalaman lebih banyak dibanding dirinya, fokusnya hanya satu, berprestasi dan meraih podium.</p>
<p>“Yah, biasa ajah balapan lawan orang gede (pebalap senior), yang penting saya fokus dan balapan dengan sebaik-baiknya,” tukas siswa kelas 2 SMP 2 Bantul, Yogyakarta ini.</p>
<p>Kendati usianya masih terbilang sangat muda, Galang yang bergabung dalam tim balap Yamaha Yonk Jaya ini sering naik podium di tiap lomba balap yang dia ikuti. Semakin banyak mengikuti ajang balap, diakuinya akan semakin memupuk mental dan kemampuan balapnya sekaligus langkah untuk menuju kancah balap internasional.</p>
<p>Untuk mewujudkan mimpinya, anak berusia 12 tahun ini juga sering berlatih di sirkuit Mandala Krida, Yogyakarta.</p>
<p>Menjadi pebalap merupakan karir yang ingin ditempuh Galang. Tapi membalap tanpa dibekali ilmu pengetahuan yang cukup, bisa jadi akan sia-sia terlebih cita-citanya adalah menjadi pebalap internasional. Karena itu, sepadat apa pun jadwal balapnya, menuntut ilmu juga hal harus diprioritaskan.</p>
<p>“Saya juga tetap sekolah dan belajar. Untungnya sekolah memberi keringanan kalau ada jadwal balapan di luar kota. Saya ingin tetap sekolah dan membalap supaya bisa menjadi pebalap yang handal dan berprestasi,” paparnya.</p>
<p>“Saya juga berharap bisa mendapat dukungan terus dari Yamaha dan bisa mengikuti kejuaran-kejuaran balap motor di tanah air,” tegasnya.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/galang-hendra-2/' title='Galang Hendra 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/11/Galang-Hendra-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Galang Hendra 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/galang-hendra-1/' title='Galang Hendra 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/11/Galang-Hendra-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Galang Hendra 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/galang-hendra-3/' title='Galang Hendra 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/11/Galang-Hendra-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Galang Hendra 3" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis/Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/11/galang-hendra-ingin-seperti-lorenzo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agung Surya : Mengubah Kebiasaan Itu Sulit</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/10/agung-surya-mengubah-kebiasaan-itu-sulit/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/10/agung-surya-mengubah-kebiasaan-itu-sulit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 14:37:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Agung SUrya]]></category>
		<category><![CDATA[Agung Surya : Mengubah Kebiasaan Itu Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[ahm]]></category>
		<category><![CDATA[astra honda motor]]></category>
		<category><![CDATA[Chief Instructor Safety Riding di PT Astra Honda Motor (AHM).]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14988</guid>
		<description><![CDATA[Tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang menimpa para pengendara motor, membuatnya bekomitmen untuk menumbuhkan pemikiran betapa pentingnya berkendara aman kepada para pengendara motor.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com, Jakarta. –</strong> “Tak mudah untuk mengubah kebiasaan”. Itulah hal yang terpikir saat lelaki bertubuh tinggi tegap ini menjalani pelatihan keselamatan berkendara atau <em>safety riding</em>. Namun demikian, lelaki jebolan Institut Teknologi Bandung ini justeru menjadi <em>Chief Instructor Safety Riding</em> di PT Astra Honda Motor (AHM).</p>
<p>Melihat tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang menimpa para pengendara motor, membuatnya terus bekomitmen untuk menumbuhkan pemikiran betapa pentingnya berkendara aman kepada para pengendara motor. Berbekal pendidikan safety riding di Jepang, Arek Suroboyo kelahiran 1978 ini akan terus berbagi ilmu melalui pelatihan<em> safety riding</em>.</p>
<p>“Di luar masalah tanggung jawab perusahaan sebagai produsen motor, saya juga merasa terpanggil untuk terus memberikan atau menjadi panutan kepada masyarakat pemotor agar semakin peduli pada masalah keselamatan berkendara,” tutur Agung Surya.</p>
<p>Kebiasan atau sikap seolah tak peduli pada perilaku berkendara aman yang sudah mendarah daging pada sebagian kalangan masyarakat pemotor, menjadi aral terberat meski transfer informasi keselamatan berkendara sudah dilakukan oleh berbagai kalangan. Bahkan pemberian pelatihan berkendara aman atau <em>safety riding</em>, terkadang hanya seperti angin lalu dan lantas terlupakan.</p>
<p>Memang tak mudah untuk mengubahnya, tapi bermodal semangat dan niat tulus upaya itu terus dilakukan oleh berbagai pihak, baik perseorangan, komunitas maupun korporasi.</p>
<p>“Saya tidak muluk-muluk ingin mengubah seluruh kalangan masyarakat pemotor agar menjadi lebih sadar untuk berperilaku berkendara aman. Saya hanya sebagian kecil dari komponen itu, karena <em>stakeholder</em> di jalan raya itu banyak. Yang utama adalah saya mulai dari diri saya sendiri kemudian ke keluarga dan lingkungan,” tuturnya.</p>
<p>“Mengubah kebiasaan itu hal yang sulit luar biasa. Tapi kalau tidak dimulai dari sekarang dan dari diri kita sendiri maka tak akan berubah,” cetusnya.</p>
<p><span style="color: #888888;">Penulis/Foto : @Jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/10/agung-surya-mengubah-kebiasaan-itu-sulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Deni Setiawansyah Si Angel Rider</title>
		<link>http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2011 04:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bikers]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Angel]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkel Vespa]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor Scooter Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[BSF]]></category>
		<category><![CDATA[Deni]]></category>
		<category><![CDATA[Deni Setiawansyah Si Angel Rider]]></category>
		<category><![CDATA[Piaggio]]></category>
		<category><![CDATA[Vespa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=14705</guid>
		<description><![CDATA[Meski motor Vespa nya dibelikan orang tua, tapi chemistry antara dia dan skuter Italia itu bagai bensin yang tersulut api, langsung berkobar. Dan stiker Angel di bodi Vespa kian mengukuhkan namanya sebagai Angel.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Mendengar cerita lelaki berdarah Sunda ini, langsung terngiang bait lagu Tak Bisa Ke Lain Hati dari Kla Project. Kecintaan nya pada skuter asal Italia, Vespa, sejak duduk di bangku SMA dulu, seperti mematri hatinya untuk tak bisa pindah ke lain motor.</p>
<p>“Susah untuk pindah motor lain. Ada rasa yang tak saya dapatkan dari motor lain saat saya berada di atas Vespa ini,” tuturnya, seraya mengelus-elus bodi Vespa Super lansiran 1964 miliknya.</p>
<p>Lelaki bernama lengkap Deni Setiawansyah, jatuh cinta dengan Vespa sejak duduk di bangku SMA. Meski waktu itu motor Vespa nya dibelikan oleh orang tua, tapi <em>chemistry</em> antara dia dan skuter Italia itu seperti bensin yang tersulut api, langsung berkobar.</p>
<p>“Mungkin kalau diibaratkan, Vespa ini sudah seperti istri saya. Tapi karena saya sudah menikah, jadi seperti istri kedua, gitu lah..” imbuhnya dengan aksen Sunda nya yang kental.</p>
<p>Kini, lelaki yang akrab disapa Angel memiliki gerai dan bengkel khusus yang menangani motor Vespa. “Bekerja berdasarkan hobi dan <em>passion</em>, itu akan jauh lebih baik dengan hasil yang baik pula.”</p>
<p>Kalau boleh tau, nama Angel itu didapat dari mana sih, bro.? Kok bisa-bisanya disapa Angel.?</p>
<p>“Saat SMA saya mencoba ikut-ikutan bergabung dengan komunitas Vespa. Karena dulu saya jarang kopdar, mereka (anggota komunitas) hanya mengenali saya dari stiker bertuliskan Angel yang ditempel ayah saya di motor Vespanya. Karena mereka tak tahu nama saya, jadi saya di sapa Angel dan sampai sekarang nama Angel menjadi sapaan akrab saya,” terang punggawa bengkel <em>Bogor Scooter Fashion</em> yang bedomisili di Jl. Raya Semplak Vilar RT.04/01 Bogor Barat.</p>
<p>Lebih jauh Deni, eh maksudnya Angel menceritakan, stiker Angel yang ditempel ayahnya di Vespa itu seperti menjelaskan bahwa <em>rider</em> Vespa tak ubahnya sebagai <em>Angel Rider</em>. Mengingat sejarah Vespa yang dijuluki sebagai lebah besi dari Italia.</p>
<p>Wahh, jadi seperti Nicolas Cage nih, di film <em>Ghost Rider</em>.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/angel-2/' title='Angel 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/09/Angel-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Angel 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/angel-1/' title='Angel 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/09/Angel-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Angel 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/angel-3/' title='Angel 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2011/09/Angel-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Angel 3" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis/Foto : @jayadi72</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2011/09/deni-setiawansyah-si-angel-rider/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

