
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gila Motor &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://gilamotor.com/category/artikel/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gilamotor.com</link>
	<description>Gilamotor</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 05:06:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Stasioner Kekecilan Bikin Pelumasan Enggak Sempurna</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/04/stasioner-kekecilan-bikin-pelumasan-enggak-sempurna/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/04/stasioner-kekecilan-bikin-pelumasan-enggak-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 00:02:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[karburator]]></category>
		<category><![CDATA[Langsam]]></category>
		<category><![CDATA[Setingan Angin]]></category>
		<category><![CDATA[Stasioner]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=18522</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. &#8211; </strong>Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.</p>
<p>Tapi, ternyata perlakuan ini justru salah loh! &#8220;Oli mesin bisa tidak melumasi semua komponen, khususnya yang posisinya cukup jauh dari pompa oli. Misalnya di kepala silinder,&#8221; buka Subhan selaku manager Service Publication TSD Honda.</p>
<p>Lebih jauh, Subhan menjelaskan bahwasanya pompa oli bekerja berdasarkan putaran mesin. Ketika putaran mesin kekecilan, maka tekanan oli juga akan berkurang, saat mesin melaju dengan kecepatan tinggi pasti tidak ada masalah karena tekanan oli juga akan tinggi, tetapi ketika motor berhenti atau saat terjebak macet, gesekan di kepala silinder dan komponen lainnya bisa tidak terlumasi.</p>
<p>&#8220;Jadi sebaiknya gunakan setelan sesuai anjuran pabrikan, atau jangan setel gas terlalu kecil,&#8221; tutupnya.</p>
<p><span style="color: #888888;">Penulis: D3ns | Teks Editor: @Jayadi72 | Foto: D3ns</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/04/stasioner-kekecilan-bikin-pelumasan-enggak-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pakai Roller BeAT di Kymco Bikin Tarikan Makin Asik</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/04/pakai-roller-beat-di-kymco-bikin-tarikan-makin-asik/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/04/pakai-roller-beat-di-kymco-bikin-tarikan-makin-asik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 04:55:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=18314</guid>
		<description><![CDATA[Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. – </strong>Populasi skutik merek Kymco memang enggak sebanyak skutik lansiran pabrikan Jepang yang beredar di negeri ini. Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.</p>
<p>Apalagi orang Indonesia dikenal banyak akalnya. Kalau bro pengguna Kymco baik itu Easy, Trend SR, Free LX, pokoknya varian skutik Kymco berkapasitas 100-115 cc yang ingin membuat putaran menengah hingga atas lebih asik, bisa aplikasi roller milik Honda BeAT.</p>
<p>Yup, selain motornya yang sudah banyak berseliweran di jalan-jalan. Part roller racingnya pun memiliki banyak pilihan berat dan merk. Jadi bisa substitusi pakai roller skutik Honda tersebut.</p>
<p>“Untuk yang suka top speed, bisa pakai yang memiliki berat 10 atau 13 gram,” ungkap Mulyono dari Mulya Matik bengkel spesialis Kymco. Pilihan merek roller aftermarket BeAT ada banyak dipasaran, tinggal sesuaikan dengan kebutuhan dan kantong.</p>
<p>Aslinya roller orisinil Kymco memiliki berat 7,5 gram. “Termasuk ringan karena mengejar akselerasi putaran bawah sampai tengah,” ungkap pria yang juga tergabung di komunitas Kymco.</p>
<p>Pakai roller skutik Honda enggak pakai ribet karena bentuk dan diameter rollernya sama dengan orisinil Kymco, jadi enggak perlu ada ubahan di rumah rollernya.</p>
<p>Meski begitu, ada efek negatifnya nih kalau pakai roller Honda BeAT yang bobot nya lebih berat. Tarikan bawahnya akan lebih lambat. Mengakalinya bisa dengan memasang selang-seling roller BeAT dan Kymco.</p>
<p>“Kalau seperti ini putaran bawah sampai atas pasti enak karena terus ngisi,” yakin Mulyono. “Tapi jangan kaget ya kalau nantinya roller jadi cepat aus, namanya juga buat performa <em>hehe..</em>,” wanti pria ramah tersebut.</p>
<p><strong>Mulya Matik</strong> : 081807460798</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/04/pakai-roller-beat-di-kymco-bikin-tarikan-makin-asik/kombinasi-roller-beat-dan-kymco/' title='Kombinasi Roller Beat dan Kymco'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Kombinasi-Roller-Beat-dan-Kymco-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Kombinasi Roller Beat dan Kymco" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/pakai-roller-beat-di-kymco-bikin-tarikan-makin-asik/roller-10g/' title='Roller 10g'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Roller-10g-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Roller 10g" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/pakai-roller-beat-di-kymco-bikin-tarikan-makin-asik/roller-ori-kymco/' title='Roller Ori Kymco'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Roller-Ori-Kymco-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Roller Ori Kymco" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/pakai-roller-beat-di-kymco-bikin-tarikan-makin-asik/rumah-roller/' title='Rumah Roller'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Rumah-Roller-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Rumah Roller" /></a>

<p><span style="color: #888888;">Penulis: Tomi | Editor: @Jayadi72 | Foto: Tomi</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/04/pakai-roller-beat-di-kymco-bikin-tarikan-makin-asik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ganti Stang Bajaj Pulsar</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/04/ganti-stang-bajaj-pulsar/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/04/ganti-stang-bajaj-pulsar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 02:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ganti Stang Pulsar]]></category>
		<category><![CDATA[Stang Yamaha Byson]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik Pulsar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=18240</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. -</strong> Sepeda motor yang kurang nyaman digunakan tentu akan membuat kita cepat merasa lelah. Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.</p>
<p>“Riding position standar Bajaj Pulsar 180 dirasa kurang nyaman karena modelnya yang mirip setang jepit,” kata Krisna dari XO Motoshop.</p>
<p>Solusinya bisa pakai setang model fat bar yang ditambahkan raiser setang yang lebih tinggi. Efeknya tentu membuat nyaman penggunanya, selain itu motor pun tampil lebih keren.</p>
<p>Cara pemasangannya pun cukup mudah loh.</p>
<p>Pertama, lepaskan saklar kiri-kanan menggunakan obeng plus.</p>
<p>Berikutnya silahkan lepas setang standar motor pakai kunci L6. Selanjutnya, pasang raiser khusus Bajaj Pulsar dibekas dudukan setang pakai kunci L6. “Pilihan raisernya ada yang tegak lurus dan miring. Kalau yang miring posisi setang jadi lebih dekat dengan kita,” terang pria berbadan subur itu.</p>
<p>Nah, tinggal posisikan setang pada raiser. Masukkan saklar-saklar melalui ujung setang. Baut setang jangan dikencangkan dulu, lebih baik seting dulu sesuai kemauan Anda bro!. Pastikan posisi yang nyaman, baru baut pengikat setangnya dikencangkan.</p>
<p>Nah, masalah selanjutnya kabel kopling akan terasa lebih pendek, jadi disarankan ganti sekalian pakai milik Pulsar UG3. “Sebenarnya bisa ga usah ganti, tapi terlelu pendek malah beresiko,” wanti Krisna.</p>
<p>Pemasangannya tinggal lepas dudukan kabel kopling pada stut kopling pakai kunci ring 12 dan dihandel kopling pakai tang. Jangan lupa disetel jarak kerja koplingnya.</p>
<p>Selesai, sekarang riding position jadi lebih nyaman.</p>
<p><strong>XO Motoshop </strong>: 081807574762</p>
<p>Biaya</p>
<p>-setang Byson              : Rp 70 ribu</p>
<p>-Raiser                         : Rp 120 ribu</p>
<p>-Kabel kopling             : Rp 30 ribu</p>
<p>-Jasa                            : Rp 30 ribu</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/04/ganti-stang-bajaj-pulsar/atur-posisi-stang-sesuai-kebutuhan/' title='Atur Posisi Stang Sesuai Kebutuhan'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Atur-Posisi-Stang-Sesuai-Kebutuhan-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Atur Posisi Stang Sesuai Kebutuhan" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/ganti-stang-bajaj-pulsar/ganti-kabel-kopling/' title='Ganti Kabel Kopling'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Ganti-Kabel-Kopling-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Ganti Kabel Kopling" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/ganti-stang-bajaj-pulsar/pasang-raiser-pakai-kunci-l6/' title='Pasang Raiser Pakai Kunci L6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Pasang-Raiser-Pakai-Kunci-L6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Pasang Raiser Pakai Kunci L6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/04/ganti-stang-bajaj-pulsar/pulsar-dengan-sang-byson/' title='Pulsar Dengan Sang Byson'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/04/Pulsar-Dengan-Sang-Byson-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Pulsar Dengan Sang Byson" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/04/ganti-stang-bajaj-pulsar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Tenaga Jupiter MX, Cukup Dengan Top Up</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/03/tingkatkan-tenaga-jupiter-mx-cukup-dengan-top-up/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/03/tingkatkan-tenaga-jupiter-mx-cukup-dengan-top-up/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 01:16:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Bore Up Jupiter MX]]></category>
		<category><![CDATA[Up Grade Jupiter MX]]></category>
		<category><![CDATA[yamaha jupiter mx]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17951</guid>
		<description><![CDATA[Bore up biasanya menjadi salah satu cara untuk mendongkrak tenaga motor. Tapi cara lain selain bore up juga bisa jadi pilihan utama, salah satunya adalah top up.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. – Untuk mencari akselerasi maksimum, banyak rider yang melakukan langkah bore up untuk memenuhi hasratnya. Namun,ternyata ada cara untuk mendongkrak tenaga tanpa harus melakukan bore up.</strong></p>
<p>Contohnya seperti yang dilakukan Ikhsan dari dari Ikhsan Motor di bilangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Jupiter MX generasi awal.</p>
<p>“Untuk mencapai kecepatan maksimum Jupiter MX standar, tak perlu melakukan bore up. Cukup cukup ubah top up nya,” ujar Ikhsan.</p>
<p>Kiatnya dengan melakukan perubahan komponen untuk modifikasi top up. Untuk itu, ikhsan memanfaatkan CDI Shogun 110cc dan pulser top punya Satria 2-tak atau Shogun 110.</p>
<p>Setelah melakukan perubahan itu, Ikhsan menjamin Jupiter MX lawas pun bisa berlari lebih kencang.</p>
<p>Proses perubahan ini disebut Ikhsan memakan waktu 3 hari dengan biaya perubahan komponen dan jasa kerja Rp 1 juta. “Estimasi waktu kerja yang agak lama dikarenakan baut Yamaha Jupiter MX menggunakan baut “L”, jadi agak ribet.”<br />
<strong>Ikhsan Motor<br />
</strong>Jl. Raya Lenteng Agung<br />
Telp (021) 96209422<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/03/tingkatkan-tenaga-jupiter-mx-cukup-dengan-top-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasang Cover Knalpot Scoopy Biar Nggak Polos</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 03:28:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Cover Knalpot Honda Scoopy]]></category>
		<category><![CDATA[Modifikasi Knalpot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17749</guid>
		<description><![CDATA[Tampilan cover knalpot Honda Scoopy sudah mulai jelek dan banyak baret-baret? Dari pada beli yang baru, lebih bagus sekalian pasang cover knalpot aftermarket saja.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GILAMOTOR.com. – Tampilan cover knalpot Honda Scoopy sudah mulai jelek dan banyak baret-baret? Dari pada beli yang baru, lebih bagus sekalian pasang cover knalpot aftermarket saja. Tampilannya lebih keren dengan banyak pilihan motif, dibanding bawaan motor dengan warna putih polos <strong>(gbr.1)</strong>.</p>
<p>Menurut salah satu pedagang aksesoris, cover knalpot untuk Scoopy tersedia dalam tiga pilihan. “Model karbon printing dengan bentuk seperti standar, karbon printing dengan bentuk futuristik dan model krom biasa,” katanya <strong>(gbr.2).</strong></p>
<p>Untuk masalah harga, model krom biasa yang paling murah hanya Rp 70 ribu. Sedangkan model karbon printing bentuk standar dilepas seharga Rp 125 ribu. Nah, untuk cover dengan karbon bentuk futuristik dilepas Rp 200 ribu.</p>
<p>Pengecualian berlaku untuk model karbon futuristik, karena bisa juga dipakai untuk mengganti cover knalpot Honda Vario juga.</p>
<p>Cara pasang ketiga aksesoris tersebut cukup mudah, hanya bermodalkan kunci T 10 saja. Kalau gitu, yuk kita coba praktikkan pakai cover knalpot model karbon printing biasa ya.</p>
<p>Pertama tentu siapkan dulu kunci T 10, kemudian buka dua baut pengikat cover knalpotnya <strong>(gbr.3).</strong></p>
<p>Jika baut sudah terlepas, tinggal tarik cover knalpot standarnya. Di sini perlu sedikit mengeluarkan tenaga, karena jika jam terbang motor sudah lumayan tinggi, karet <em>bushing</em> cover agak lengket dengan dudukan baut knalpot <strong>(gbr.4).</strong></p>
<p>Jika sudah terlepas, jangan lupa untuk memindahkan karet <em>bushing</em> knalpot standar ke cover <em>aftermarket</em> <strong>(gbr.5).</strong> Hal ini dikarenakan pada cover <em>aftermarket</em> enggak dilengkapi dengan <em>bushing</em>. Jika sudah, tinggal pasangkan kembali bushing tersebut dicover <em>aftermarket</em>. Lanjut pasang kembali kedua baut menggunakan kunci T 10 <strong>(gbr.6).</strong></p>
<p>Beres dehhh, tampilan knalpot jadi enggak polos-polos lagi.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/gambar-6/' title='GAMBAR 6'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/GAMBAR-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="GAMBAR 6" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/gambar-1-6/' title='GAMBAR 1'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/GAMBAR-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="GAMBAR 1" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/gambar-2-6/' title='GAMBAR 2'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/GAMBAR-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="GAMBAR 2" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/gambar-3-6/' title='GAMBAR 3'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/GAMBAR-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="GAMBAR 3" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/gambar-4-4/' title='GAMBAR 4'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/GAMBAR-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="GAMBAR 4" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/gambar-5-3/' title='GAMBAR 5'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/GAMBAR-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="GAMBAR 5" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/03/pasang-cover-knalpot-scoopy-biar-nggak-polos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasang OBS Buat Turunkan Suhu Mesin</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Mar 2012 02:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[oil breather system]]></category>
		<category><![CDATA[Pasang OBS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17700</guid>
		<description><![CDATA[Mengurangi hawa panas mesin bisa dengan berbagai cara, salah satunya dengan memasang oil breather system (OBS). Alat ini berfungsi sebagai selang hawa tambahan pada mesin, yang nantinya akan menyalurkan hawa panas di dalam ruang mesin keluar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. – Mengurangi hawa panas mesin bisa dengan berbagai cara, salah satunya dengan memasang oil breather system (OBS). Alat ini berfungsi sebagai selang hawa tambahan pada mesin, yang nantinya akan menyalurkan hawa panas di dalam ruang mesin keluar. Otomatis suhu mesin jadi lebih adem.</strong></p>
<p>“OBS bisa dipasang untuk beberapa motor batangan, salah satunya Bajaj Pulsar,” buka Krisna, dari XO Motoshop.</p>
<p>Cara pasang alat seharga Rp 200 ribu ini juga gampang loh. Tinggal sambungkan selang OBS ke salah satu tutup klep dan tutup oli. Nah kalau mau ikutan pasang, nih langkah-langkahnya.</p>
<p>Pertama, lepaskan tutup klep dulu pakai kunci ring 14, silahkan pilih mau pasang di tutup klep in atau ex. “Kemudian pasang selang OBS yang sudah dilengkapi dengan drat untuk dipasang di tutup klep,” terang pria berbadan gempal ini.</p>
<p>Selang berikutnya untuk tutup oli, tentu harus buka dulu tutup oli bawaan motor pakai tang. Lanjut pasang selang OBS nya deh. Setelah kedua selang terpasang, tinggal atur arah ujung selang. Baru kemudian koneksikan kedua selang tersebut dengan tabung OBSnya.</p>
<p>Langkah terakhir tinggal sambungkan selang pelepas hawa ketabung. Nah, coba hidupkan mesin, pasti ada angin yang keluar dari ujung selang, menandakan OBS sudah bekerja.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/instalasi-obs/' title='Instalasi OBS'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/Instalasi-OBS-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Instalasi OBS" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/obs/' title='OBS'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/OBS-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="OBS" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/tabung-obs/' title='Tabung OBS'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/Tabung-OBS-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Tabung OBS" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/tutup-klep/' title='Tutup Klep'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/Tutup-Klep-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Tutup Klep" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/tutup-oli/' title='Tutup Oli'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/03/Tutup-Oli-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Tutup Oli" /></a>

<p>XO Motoshop: 081807574762</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/03/pasang-obs-buat-turunkan-suhu-mesin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bore Up Pulsar 200, Lakukan Sesuai Kebutuhan</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/03/bore-up-pulsar-200-lakukan-sesuai-kebutuhan/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/03/bore-up-pulsar-200-lakukan-sesuai-kebutuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2012 02:58:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[bore up]]></category>
		<category><![CDATA[Pulsar 200]]></category>
		<category><![CDATA[Up Grade Mesin Pulsar 200]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17682</guid>
		<description><![CDATA[Langkah bore up banyak menjadi pilihan bikers yang benar-benar menginginkan performa tunggangannya jadi lebih mantaps. Tapi, ada hal-hal yang harus diperhatikan agar biaya yang sudah dikeluarkan tidak mubazir.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. –</strong> Meningkatkan performa motor bisa dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya adalah bore-up. Langkah ini banyak menjadi pilihan bikers yang benar-benar menginginkan performa tunggangannya jadi lebih mantap.</p>
<p>Tapi, dalam melakukan bore-up sebaiknya ada hal-hal yang harus diperhatikan agar biaya yang sudah dikeluarkan tidak mubazir.</p>
<p>Seperti yang dikatakan Sahit, salah satu mekanik MJ Motor yang biasa menangani motor Pulsar. Menurutnya, saat melakukan bore-up, ada baiknya sesuaikan dengan kebutuhan agar tak sia-sia.</p>
<p>“Kita ambil contoh untuk Pulsar 200. Pertama, kenali peruntukan langkah bore-up yang diambil, apakah untuk harian, balap atau touring agar tak mubazir,” ungkap Sahit.</p>
<p>Menurutnya, biasanya langkah bore-up untuk harian, balap dan touring memiliki spesifikasi pengerjaan berbeda yang berimbas pada dana yang dikeluarkan. Jadi, langkah penyesuaian kebutuhan sangat perlu diterapkan agar hasilnya bisa dinikmati sesuai kebutuhannya.</p>
<p>“Biaya yang harus dikeluarkan untuk bore-up harian berada di kisaran Rp 1.1 jutaan, Touring Rp 1 jutaan dan untuk balap bisa mencapai Rp 2.5 juta. Jadi sebelum melakukan langkah bore-up, ada baiknya tentukan dulu peruntukannya,” imbuhnya.</p>
<p>Setelah melakukan bore-up, ada baiknya lakukan inreyen mesin setidaknya hingga jarak 200 km. Selama masa inreyen, jangan perlakukan motor secara keji seperti buka tutup gas secara sepontan, tapi perlahan atau diurut.</p>
<p>Selanjutnya, pengecekan oli juga harus dilakukan lebih rutin dan perhatikan kapasitas oli nya. Pasalnya, setelah bore-up potensi penguapan oli relatif lebih besar dibanding sebelumnya.</p>
<p>Pergantian sparepart setelah proses bore-up bisa menggunakan dari beberapa merek yang berbeda, sepanjang disesuaikan dengan kualitas dan kebutuhan yang didiskusikan dengan modifikator nya.</p>
<p>Terakhir, perhatikan posisi dan kekencangan baut pada mesin. Perubahan pada luaran tenaga dan kompresi mesin, membuat getaran mesin akan lebih kuat dari standarnya dan membuat peluang baut longgar atau lepas jadi lebih besar.</p>
<p><span style="color: #888888;">Penulis: @Jayadi72 | Foto: MyPulsar</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/03/bore-up-pulsar-200-lakukan-sesuai-kebutuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengereman Berbeda Pada Tiap Motor</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/03/pengereman-berbeda-pada-tiap-motor/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/03/pengereman-berbeda-pada-tiap-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 03:26:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pengereman]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17570</guid>
		<description><![CDATA[Tentunya ada cara bagaimana menghasilkan pengereman optimal, meski perlu disadari sedari awal tidak ada acuan baku berapa lama rem belakang sebaiknya digunakan. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. – Tentunya ada cara bagaimana menghasilkan pengereman optimal, meski perlu disadari sedari awal tidak ada acuan baku berapa lama rem belakang sebaiknya digunakan. Atau pada saat kapan Anda sebaiknya mulai mengerem depan. Hal ini karena berbeda pada tiap motor.</strong></p>
<p>Di satu waktu bahkan rem belakang hampir tidak perlu dilakukan, yakni misalnya ketika motor yang memiliki tumpuan beban berlebih di depan, maka Anda harus segera melepaskan rem belakang. Hal ini biasanya berlaku pada motor dengan jarak sumbu roda pendek, dimana roda depan jaraknya dekat dengan setir dan biasanya ini merupakan karakter motor sport.</p>
<p>Terkadang juga diperlukan pengereman berlebih di roda belakang. Pada tipe motor tertentu, Anda bahkan perlu mengerem belakang selama melakukan manuver. Motor ini biasanya terjadi pada motor dengan jarak sumbu roda panjang, di mana garpu depan agak memanjang ke depan, sehingga mencegah distribusi bobot dipanggul seluruhnya oleh roda depan. Kejadian ini biasanya berlaku pada motor-motor <em>drags</em>.</p>
<p>Sederhananya, metode pengereman berat tergantung pada tipe dan desain motor. Motor sport memiliki jarak sumbu roda lebih pendek dan geometri rangka memiliki proporsi tumpuan bobot di depan lebih dibanding motor penjelajah atau turing berbobot lebih.</p>
<p>Inilah yang membedakan, aplikasi pengereman belakang pada motor sport dan motor penjelajah. Secara esesial, pengereman belakang dilakukan guna memindahkan tumpuan bobot ke roda depan.</p>
<p>Pada motor yang mengusung bobot berlebih seperti motor turing, Anda sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan rem depan. Jika Anda mengerema terlalu dalam, maka garpu depan akan tertekan penuh. Implikasinya roda depan akan mengunci dengan mudah, dan bisa membuat motor tergelincir. Pada motor dengan jarak main panjang seperti ini, Anda perlu memahami jika roda depan yang lebih memanjang ke depan membutuhkan waktu lebih panjang, sebelum melakukan pengereman perlahan-lahan secara dalam.</p>
<p>Semoga berguna…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/03/pengereman-berbeda-pada-tiap-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persiapan Sebelum Turing, Antisipasi Gangguan Di Motor</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/02/persiapan-sebelum-turing-antisipasi-gangguan-di-motor/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/02/persiapan-sebelum-turing-antisipasi-gangguan-di-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 00:33:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Persiapan Touring]]></category>
		<category><![CDATA[Tools Kit Untuk Touring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17340</guid>
		<description><![CDATA[Tiap motor pastinya dibekali perkakas ringan seperti obeng min dan plus,kunci busi,dan tang saat pertama membeli motor. Nah,perkakas tersebut jangan sampai enggak terangkut saat ingin turing.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. – Untuk mereka yang tergabung dalam sebuah komunitas roda dua atau yang hobi melakukan perjalanan jauh alias turing, tentu membutuhkan persiapan khusus. Mulai dari kesiapan fisik, keuangan dan kondisi kuda besi kesayangan. Berbicara mengenai kesiapan motor, selain servis dan ganti oli, ada persiapan lainnya juga loh.</strong></p>
<p>Tentu yang utama adalah mempersiapkan alat-alat perkakas ringan seperti obeng, kunci busi, kunci ring dan lainnya. Tentu untuk mengantisipasi saat ada kejadian darurat. “Apalagi kalau motor mogok dan enggak ada bengkel yang buka, otomatis kita sendiri yang harus memeriksa,” ucap Bowo Suherman, mekanik rumahan di daerah Bekasi.</p>
<p>Tiap motor pastinya dibekali perkakas ringan seperti obeng min dan plus,kunci busi,dan tang saat pertama membeli motor. Nah,perkakas tersebut jangan sampai enggak terangkut saat ingin turing.</p>
<p>“Selain itu peralatan khusus untuk motor yang dipakai jangan lupa dibawa, misalnya kunci L untuk membuka bodi. Karena ada motor yang harus menggunakan kunci L,” ujar Bowo.</p>
<p>Nah,tools tadi sebaiknya ditambahkan dengan kunci lainnya. Misalnya kunci pas ukuran 8,10,12,14,17 dan 19, isolasi kabeldan cable ties. Sebagai antisipasi juga kalau memang ada kejadian darurat, karena enggak ada yang bisa memprediksi motor akan bermasalah atau tidak. Tentunya membawa peralatan sebanyak itu lebih baik ketimbang enggak bawa sama sekali dan harus mencari bengkel di perjalanan yang belum tentu bisa diharapkan.</p>
<p><strong>Spare Part Cadangan</strong></p>
<p>Selain membawa kunci tambahan, jangan lupakan juga untuk membawa spare part cadangan sebagai antisipasi kalau ada komponen/part yang rusak. “Siapkan kabel kopling, kabel gas, ban dalam, busi dan bohlam lampu cadangan,” ujar Arya Raharja Jatmika, dari EA Motorshop di daerah Pejaten.<strong></strong></p>
<p>Oiya, kalau ada kejadian seperti motor mogok, bohlam putus dan sebagainya, sebaiknya cari lokasi yang ramai dan terang. Untuk mengantisipasi niat jahat orang dan kita bisa lebih nyaman memperbaiki part yang rusak.<strong></strong></p>
<p>Selamat berkendara ya.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/02/persiapan-sebelum-turing-antisipasi-gangguan-di-motor/touring/' title='Touring'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Touring-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Touring" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/persiapan-sebelum-turing-antisipasi-gangguan-di-motor/kabel-kopling-n-gas/' title='kabel kopling n gas'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/kabel-kopling-n-gas-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="kabel kopling n gas" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/persiapan-sebelum-turing-antisipasi-gangguan-di-motor/tools-tambahan/' title='tools Tambahan'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/tools-Tambahan-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="tools Tambahan" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/persiapan-sebelum-turing-antisipasi-gangguan-di-motor/tools/' title='Tools'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Tools-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Tools" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/02/persiapan-sebelum-turing-antisipasi-gangguan-di-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah Pasang Lampu Halogen Biar Lebih Terang</title>
		<link>http://gilamotor.com/2012/02/langkah-pasang-lampu-halogen-biar-lebih-terang/</link>
		<comments>http://gilamotor.com/2012/02/langkah-pasang-lampu-halogen-biar-lebih-terang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 00:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[HID]]></category>
		<category><![CDATA[lampu motor]]></category>
		<category><![CDATA[Projector]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilamotor.com/?p=17228</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja lampu sepeda motor terutama untuk jenis motor bebek. Mulai dari penambahan booster lampu sampai pasang projector dan HID segala.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GILAMOTOR.com. – Banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja lampu sepeda motor terutama untuk jenis motor bebek, yang kualitas sinar lampunya terkadang kurang mantap nih. Dari mulai penambahan <em>booster</em> lampu sampai pasang projector dan HID segala.</strong></p>
<p>Dengan cara tersebut, tentunya bisa dilakukan setelah membayarkan sejumlah uang yang lumayan menguras kantong.</p>
<p>Padahal ada cara yang jauh lebih hemat tapi fungsi dari lampu juga meningkat. Caranya bisa aplikasi bohlam jenis halogen.</p>
<p>“Bohlam jenis ini memiliki cahaya yang lebih fokus dan lebih terang dari bohlam standar,” urai Bowo, mekanik rumahan di daerah Kelapa Dua, Depok.</p>
<p>“Selain itu, yang membedakan lampu halogen adalah bentuknya yang lebih langsing dan ujungkan meruncing,” tambahnya.</p>
<p>Harganya juga bersahabat, cuma Rp 10 sampai 25 ribu aja. Cara pasangnya juga cukup mudah kok. Sebagai bahan praktek, kita gunakan Honda Karisma lansiran 2004 yang masih pakai bohlam standar.</p>
<p>Langlah awal, lepaskan semua sekrup yang mengikat batok lampu, setelah sebelumnya melepaskan spion dengan kunci pas ukuran 14.</p>
<p>Agar mempermudah pemasangan bohlam halogen, lepaskan juga soket lampunya<strong>.</strong> Berikutnya lepaskan dudukan lampu utama dengan cara menekannya sambil diputar ke kiri<strong>.</strong> Setelah terlepas, keluarkan bohlam lampu standar dan pasang bohlam lampu halogen<strong>nya</strong>, dan beres deh.</p>
<p>“Oiya, saat pemasangan,tangan jangan sampai memegang kaca lampu ya, karena akan menimbulkan bercak dan bisa bikin bohlam pecah nantinya,” wanti-wanti sang mekanik yang ogah tenar ini.</p>
<p>Okay Bro, semoga langkah mengganti bohlam halogen ini bisa membantu.</p>

<a href='http://gilamotor.com/2012/02/langkah-pasang-lampu-halogen-biar-lebih-terang/buka-skrup-batok-lampu/' title='Buka Skrup Batok Lampu'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Buka-Skrup-Batok-Lampu-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Buka Skrup Batok Lampu" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/langkah-pasang-lampu-halogen-biar-lebih-terang/melepas-dudukan-lampu-utama/' title='Melepas Dudukan Lampu Utama'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Melepas-Dudukan-Lampu-Utama-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Melepas Dudukan Lampu Utama" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/langkah-pasang-lampu-halogen-biar-lebih-terang/pasang-lampu-halogen/' title='Pasang Lampu Halogen'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Pasang-Lampu-Halogen-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Pasang Lampu Halogen" /></a>
<a href='http://gilamotor.com/2012/02/langkah-pasang-lampu-halogen-biar-lebih-terang/socket-kabel-lampu/' title='Socket Kabel Lampu'><img width="150" height="150" src="http://gilamotor.com/wp-content/uploads/2012/02/Socket-Kabel-Lampu-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Socket Kabel Lampu" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilamotor.com/2012/02/langkah-pasang-lampu-halogen-biar-lebih-terang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

