Moto Sport

Honda CB150R StreetFire Buat OMR, Mesin Standar Cuma Tak Pakai Limiter

March 5, 2013
Honda CB150R StreetFire Buat OMR, Mesin Standar Cuma Tak Pakai Limiter

GILAMOTOR.com. – Seperti janji Gilamotor.com kemarin yang mau ngulas masalah motor yang dipakai PT AHM untuk OMR 150 cc nya, sekarang saatnya. Ayo semua merapat..!!

CB150R StreetFire untuk OMR di Honda Racing Championship (HRC) 2013 dan Indoospeed Race Sentul nggak berubah secara signifikan. Walau sekilas pandang, masih jelas terlihat kalau itu adalah sosok CB150R StreetFire. Hanya saja sedikit di-make over ala racing look untuk membedakan kalau ini adalah motor buat balapan, macam penggunaan knalpot racing, batok lampu cuma pajangan dengan balutan cat warna merah, footstep underbone, dan sikulit hitam kompon balap dari FDR serta sedikit perubahan ergonomiknya sesuai kebutuhan balap.

Kalau mesinnya nggak ada yang dioperek. Masih perjaka tulen. “Tak ada yang berubah. Kita pakai mesin standar. Hanya penambahan piggybag untuk pengaturan mapping injeksinya dan mengatur limiter-nya,” terang Anggono Iriawan, Manager Motorsport PT AHM.

Lebih lanjut Anggono menjelaskan, kelas ini merupakan langkah awal step up dari underbone ke full frame. Biar pembalap terbiasa balapan dengan motor sport, nggak bebek memulu. “Kita siapkan 18 unit untuk OMR 150 cc. Semua pembalap di semua kelas baik pemula atau seeded boleh ikut kelas ini, asal usianya di bawah 20 tahun,” jelas Anggono lagi. Jadi para pembalap tinggal modal badan, skill, mental dan nggak lupa racing gear macam wearpack, helm, glove dan boots. Soalnya AHM tidak menyediakan untuk yang satu itu.

Langkah Awal Menuju Kelas Lebih Tinggi

Seperti dikatakan Anggono kalau kelas ini adalah langkah awal step up dari underbone ke full frame yang kedepannya para pembalap itu akan menuju jenjang yang lebih tinggi seperti Asia Dream Cup dengan Honda CBR250R. “Keikutsertaan di ajang balap ini merupakan pintu awal menuju jenjang balap tingkat dunia. Keberhasilan pembalap di ADC akan membuka peluang untuk meraih wildcard di Moto3, yang selanjutnya akan berpeluang menjadi salah satu tim di Moto3 untuk satu musim penuh.”

Tahun lalu, 2 pembalap perwakilan Honda Indonesia berhasil  unjuk keterampilan balap bersaing dengan pembalap dari berbagai negara Asia di ADC. Kedua pembalap tersebut adalah Denny Triyugo dan Iswandi Muis. Dari hasil ADC tersebut, Denny Triyugo masuk ke dalam daftar pembalap yang berpeluang memperoleh wildcard Moto3 2013. AHM pun turut serta mendukung pembalap di kejuaraan internasional Suzuka 4 Hours Endurance Race dengan menghadirkan pembalap muda Iswandi dan M Dwi Satria. Sementara kejuaraan internasional lainnya yang diikuti adalah All Japan Championship 2013 di kelas Moto2 dengan menggunakan NSF 250. Pembalap yang akan berjuang menunjukkan prestasinya adalah Denny Triyugo.

“Tahapan balap yang tersistematis dan dipersiapkan secara matang ini diharapkan dapat membawa pembalap-pembalap terbaik Indonesia mengibarkan Merah Putih di puncak arena balap dunia.”



Foto Gila Minggu ini

Posted by Angga via Twitter

Karena Lomba Makan Kerupuk Sudah Terlalu Mainstream

Moto Sport

Alex Marquez ke Moto2 Bersama Marc VDS
Alex Marquez ke Moto2 Bersama Marc VDS
September 3, 2014

Tahun depan akan menjadi pengalaman baru bagi Alex Marquez. Rider yang kini membalap di kelas Moto3 itu sudah menandatangi kontrak bersama Marc VDS Racing Team untuk berkiprah di Moto2 musim 2015.

Redding Terancam Gagal Tunggangi Honda RC213V Tahun Depan
Redding Terancam Gagal Tunggangi Honda RC213V Tahun Depan
September 2, 2014

Sebagai rookie dikelas MotoGP, Scott Redding menjadi salah satu rider yang memiliki penampilan cukup bagus. Untuk itu, ia ingin bisa tampil lebih kompetitif tahun depan.

Video News

KTM RC390, Rasakan Aura Balap Setiap Hari
KTM RC390, Rasakan Aura Balap Setiap Hari
September 1, 2014

KTM RC390 mengambil basis mesin Duke 390. KTM mengembangan RC390 untuk memberikan pengalaman berkendara yang luar bisa dan merasakan aura motor balap sepanjang hari.

Facebook

Twitter

Tips

Tambah Pencahayaan, Pasang LED

Sebenarnya bisa saja mengganti bohlam bawaan dengan watt yang lebih besar atau mengganti dengan produk HID. Tapi penggunaan watt yang lebih besar atau menggunakan HID yang tidak tepat malah akan menimbulkan masalah lain bagi reflektor.