GILAMOTOR.com, Jakarta. – “Pengendara yang baik itu seperti apa, ada yang tahu?” Sepenggal pertanyaan dari salah satu instruktur yang menyampaikan materi safety riding sesi teori membuka acara GilaMotor Evalube Safety Riding Course (SCR), di Gedung Koni, Tanah Abang, Jakarta Pusat (21/4).
Jawaban dari para peserta yang merupakan anggota komunitas GilaMotor se-Jabodetabek memberikan jawaban beragam.
“Pengendara yang baik adalah pengendara yang selalu mematuhi peraturan lalulintas,” jawab seorang peserta. “Pengendara yang baik adalah pengendara yang taat peraturan lalu lintas, menghormati pengendara lain dan selalu menggunakan perlengkapan berkendara,” jawaban dari peserta lainnya.
Namun dari sekian banyak jawaban yang dilontarkan oleh peserta, tidak ada satupun yang dinilai tepat oleh instruktur. Nah lohh.. Jadi pengendara yang baik itu yang seperti apa..?
Ternyata jawabannya cukup sederhana. “Pengendara yang baik adalah pengendara yang bisa menghindari potensi resiko,” jelas instruktrur safety riding.
Lebih jauh dijelaskan, resiko datangnya bisa dari mana saja dan mungkin jumlahnya ribuan. Oleh karena itu, pengandara yang pandai membaca dan menghindari hal-hal yang berpotensi menimbulkan resiko adalah pengendara yang baik.
“Yang namanya resiko itu bukan cuma masalah kecelakaan lalu-lintas. Contoh lain adalah perampokan motor di jalan, ditilang polisi, berselisih atau berantem dengan pengendara lain, dihajar warga karena kenalpot berisik dan banyak lagi,” ungkapnya.
Nah, karena itu dikatakan instruktur safety riding dari FAST (First Advanced Safety Riding), pengendara yang baik bukanlah pengendara yang patuh peraturan lalu-lintas, bukan pula yang selalu menggunakan perlengkapan berkendara karena itu merupakan bagian kecil.
Menurutnya, jika pengendara sudah bisa membaca dan menghindari hal yang berpotensi menimbulkan resiko, itulah pengendara yang baik. “Kalau gak pake helm resikonya banyak, ditilang polisi dan yang lebih buruk cidera kepala karena kecelakaan dan yang terburuk adalah kematian. Nah, kalau pengendara sadar hal yang perpotensi menimbulkan resiko tentu dia akan melakukan hal terbaik untuk dirinya dan orang lain,” tegasnya.
Dalam acara yang sepenuhnya didukung oleh pelumas nasional Evalube yang sudah teruji ketangguhan kualitasnya, para peserta GilaMotor SRC juga mendapatkan materi praktek berkendara motor pada kondisi jalan yang biasa dihadapi oleh pengendara di jalan raya.
Kalau gitu, Yuk kita jadi pengendara motor yang baik..!
Penulis: @Jayadi72 | Foto: @Jayadi72
AHM Gelar Kompetisi Instruktur Safety Riding
First Ride Yamaha Force, Membuktikan Torsi Force
Motor prototype itu mengalami beberapa perubahan yang disesuaikan dengan regulasi balapan MotoGP 2014, seperti meminimalkan gesekan antar komponen untuk mereduksi konsumsi bahan bakar.
Setelah keluar dari MotoGP tahun 2011, Suzuki meyakinkan akan kembali ke MotoGP tahun 2014. Tapi ternyata Suzuki masih butuh waktu untuk mengembangkan mesin baru 1.000cc 4 silinder segarisnya.
GILAMOTOR.com – Ducati meluncurkan motor terbarunya di sebuah kota cantik di Italia, Tuscany. Motor itu berlebel Ducati Hyperstrada. Ducati Hyperstrada mungkin bukan motor Ducati paling popular saat ini, tapi paduan sempurna [...]
Salah satu bagian dari modifikasi supermoto adalah penggantian swing arm atau lengan ayun. Model dan harga jadi salah satu acuan sebelum memilih swing arm biar tampilan motor tambah keren.
[...] selama tahun 2011, lebih dari 70 persen penyumbangnya adalah pengendara motor. Sebuah angka yang mengerikan, [...]
[...] bersama dengan pelumas nasional Evalube menggerlar program GilaMotor Evalube Safety Riding Course pada Sabtu, 21 April 2012 kemarin di Gedung KONI, Tanah Abang I Jakarta [...]
mantaaap… terimakasih informasi yang bagus dan mengispirasi