GILAMOTOR.com, Jakarta. – One Man, One Bike, One Planet. Jeffrey Polnaja atau yang akrab disapa Kang JJ kini bersiap untuk kembali menjelajah dunia dengan sepeda motor.
Pria kelahiran Bandung, 18 Juni 1962 ini menjadi orang Indonesia pertama yang berkeliling dunia dengan motor menjelajahi 3 benua, 72 negara dan 3.805 kota besar di dunia. Perjalanan itu sukses dilakukan pada tahun 2006 hingga 2008.
Dan pada 13 Mei mendatang, Kang JJ akan kembali mengibarkan bendera Indonesia dalam misi “Ride for Peace – Solo Riding Exploring Five Continents on Two Wheels” dengan motor BMW R1150 GS Adventure. Dijadwalkan, perjalanan ini akan berakhir pada tahun 2014 mendatang.
Jeffrey yang masih menggunakan sepeda motor bernomor polisi Bandung, D 5010 JJ yang berarti “Solo JJ” seperti misi pertamanya, menyatakan telah siap menjalani tahap lanjutan Ride for Peace yang tak kalah menantang dari penjelajahan sebelumnya.
“Perjalanan ini bukan karena saya banyak uang, tapi demi misi perdamaian dan membawa nama Indonesia kepada dunia,” tegas Kang JJ.
Di tiap negara yang disinggahi, Kang JJ akan mengabarkan kepada pemerintahan negara yang disinggahinya termasuk kepada klub atau komunitas motor di negara tersebut tentang Indonesia dengan mempresentasikan bahwa Indonesia itu luar biasa.
“Saya presentasikan tentang kebesaran dan damainya alam Indonesia di tiap negara yang saya singgahi. Bahkan saat ini penjelajah dengan motor asal Inggris, Simon Thompson dan Lisa Gillian Thomas, yang singgah di Indonesia akan kembali ke Indonesia tahun depan,” kata Kang JJ.
Lebih lanjut Kang JJ menjelaskan, pasangan suami isteri asal Inggris itu hanya memiliki waktu 1 bulan di Indonesia. Karena dia pikir Indonesia adalah negara yang berbahaya jadi tak perlu berlama-lama berada di Indonesia. Namun setelah menapakkan ban motornya di Medan dan menjelajah di Gubung Bromo, pasangan penjelajah dengan motor itu berjanji akan kembali ke Indonesia untuk waktu yang lebih lama.
Selain membawa misi pedamaian, kali ini Kang JJ juga membawa misi perjalanannya dengan tema “The Green Spirit” (Semangat Penghijauan) dan akan menjelajah sejauh lebih dari 220.000 kilometer, melewati berbagai kondisi cuaca ekstrim, kondisi medan alam ekstrim, serta beragam situasi politik yang tidak stabil.
Tak kurang dari 30 negara akan dilintasinya sepanjang misi kedua Ride for Peace ini, mulai dari Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Skandinavia, Polandia, Rusia, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, Kuba, Kolombia, Nikaragua, Bolivia, Brasil, Argentina, Peru, Selandia Baru, Australia, dan Timor Leste.
Kendati telah memiliki bekal pengalaman dari misi pertama, Jeffrey memperkirakan berbagai hambatan, termasuk ancaman kriminal di tengah jalan, berpotensi menghadang dan menghantui perjalanannya. Kasus kecelakaan disengaja yang hampir membunuhnya di sebuah kawasan padang pasir tak berpenghuni di Balukistan, Pakistan membuatnya semakin matang dan cepat mengendalikan situasi sulit. Menjadi sasaran tembak pejuang Afganistan bahkan telah mengajari pentingnya sebuah ketulusan, kekuatan, dan keyakinan hati dalam perjuangan.
Dalam persiapan penjelajahan Ride for Peace, Jeffrey mengaku banyak bekerjasama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri. Kementerian Luar Negeri telah memberikan perhatian besar agar misi dunianya ini berjalan lancar dan berhasil.
Kementerian Pariwisata membekalinya dengan film-film documenter dari budaya dan alam Indonesia yang akan ditayangkannya pada saat konferensi pers di berbagai belahan dunia, salah satu cara efektif mempromosikan Indonesia.
Akhir kata, Jeffrey memohon doa dan restu dari seluruh bangsa Indonesia agar misi mulianya ini dapat berlangsung lancar dan dapat kembali dengan selamat di Tanah Air.
Penulis: @Jayadi | Foto: @Jayadi72
Launching Di Jambi, Lomba Lama-lamaan Angkat X-Ride
10 Tahun Di Indonesia, 7 Juta Unit Mio Tersebar Di Indonesia
Yamaha Siap Luncurkan Empat Moge, TMax Punya Kans Launching Duluan
Dovi sesungguhnya berpeluang untuk berdiri di podium, tapi rookie MotoGP Marc Marquez menghancurkan impian tim Ducati untuk finish di podium. Namun demikian, Dovi tetap merasa senang.
Memulai balapan dari posisi pole, Marquez melorot ke posisi Sembilan. Siraman air hujan yang membuat sirkuit basah kuyub, membuat Marquez banyak melakukan kesalahan dan sering kali nyaris terjatuh.
Sebuah potongan menakjubkan dari sejarah balapan sepeda motor. Sebuah video berdurasi 45 menit bercerita tentang balapan di akhir 80an, dikemas apik oleh Televisi Inggris ITV 4 channel.
Salah satu bagian dari modifikasi supermoto adalah penggantian swing arm atau lengan ayun. Model dan harga jadi salah satu acuan sebelum memilih swing arm biar tampilan motor tambah keren.