GILAMOTOR.com, Bandung. – Bersamaan perkenalan Yamaha Mio Fino di dua lokasi berbeda, Bandung dan Bali, Yamaha Indonesia juga memperkenalkan motor generasi terbaru Mio injeksi atau Mio J.
Dalam video conference yang dilakukan dari Bali dan Bandung, Yamaha menjelaskan lebih detil keunggulan san teknologi yang diusung Mio J. Bahkan Executive Vice Presiden Yamaha Indonesia Dyonisius Beti mengatakan bahwa ini adalah megic.
Dengan mengusung teknologi Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET FI), Mio J diklaim memiliki performa lebih baik dari generasi sebelumnya. Selain itu, seiring peningkatan performa, Mio J juga diklaim lebih efisien 30% dalam konsumsi bahan bakar dibanding Mio generasi sebelumnya.
“It’s magic. Performa skutik Mio J lebih baik dan keiritannya meningkat bisa sampai lebih dari 30% dibanding Mio biasa. Inilah generasi terbaru Mio yang akan meneruskan keunggulan Yamaha di kategori skutik,” ujar Dyon.
Dalam materi presentasi Mio J diklaim bisa menempuh jarak sejauh 52 km/liter bbm pada kondisi jalan yang bervariasi dan 70 km/liter pada kecepatan konstan 30km/jam.
Mio J mengusung mesin 113 cc, 2 valve, SOHC, berpendingin udara. Mesin ini klaim mampu menghasilkan daya sebesar 7,75 hp pada 8.500 rpm dan torsi 8,5 Nm pada 5.000 rpm.
Yamaha menargetkan penjualan skubek Mio J FI ini 25 ribu – 50 ribu unit perbulan. Tapi sayangnya, Yamaha belum mau buka-bukaan soal harganya
Penulis | Foto: @Jayadi72
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.