GILAMOTOR.com. – Pebalap Ducati, Valentino Rossi seperti tengah dihantui mimpi buruk. Sejak awal musim 2010 hingga berakhirnya musim balap itu, tak nampak pengembangan yang terjadi pada Desmosedici GP11 tunggangannya. Berbeda ketika dia masih menunggangi YZF-M1, dominasinya selalu terlihat di setiap seri bahkan ketika dia harus memulai balapan dari luar lima besar.
Bersama Dicati, dia hanya menorehkan sekali saja meraih podium di Le Mans. Namun demikian, pebalap berusia 32 tahun itu mengaku tak menyesal pindah ke tim pabrikan yang bermarkas di Bologna, Italia.
“Terkadang aku menyesal, tapi begitu aku mulai berpikir lebih dalam, itu adalah sesuatu yang harus aku coba, jadi untuk ku ini bukanlah sebuah kesalahan,” aku Rossi. “Daya tarik tantangan itu sangat luar biasa dan aku merasa seperti itu,” tambahnya.
“Lebih baik mencoba dan memiliki beberapa masalah dari pada tidak mencoba sama sekali dan bertanya-tanya selama sisa hidup ku, “Bagaimana jika..?” Aku balapan dan aku membuat semua pilihan karir ku seperti ini, dan aku merasa senang karena hal itu.”
“Jadi, apa yang terjadi pada akhirnya aku tidak menyesal. Yang pertama harus kecewa adalah diriku sendiri dan semua orang yang bekerja dengan ku. Dan aku tahu fans menunggu dan mereka mengharapkan hasil yang lebih baik.”
Rossi meyakini tahun terberat dalam karirnya hanya akan menggembleng dirinya dan Ducati serta membantu nya kembali kuat pada tahun 2012 untuk kejuaraan perdana MotoGP kelas 1000 cc .
“Target pertama ku adalah mencoba dan kembali di atas dengan Ducati dan kami harus melakukan hal ini. Kami tidak bisa menyelesaikan cerita seperti ini dan kami harus membawa motor ke tingkat yang baik dan membawa motor lebih dekat dengan Honda dan Yamaha,” tegas Rossi.
Penulis : @Jayadi72 | Foto : MotoGP | Sumber : MCN
Mabua Harley Davison Semarang Terbesar Di Indonesia
APP KTM Touring De Jabar Singgahi Tangkuban Perahu
Yamaha U-13 di Medan, Pencarian Bibit Lapangan Hijau
Doni Tata menjuarai seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/5). Keberhasilan Doni menandai dominasi Yamaha yang menempatkan 3 pebalapnya di 4 besar teratas.
Boleh jadi, pertarungan “The Doctor” Valentino Rossi yang akhirnya mampu mempecundangi pebalap Honda, Casey Stoner di lap terakhir untuk merebut posisi kedua, menjadi aksi paling dinikmati oleh para penonton khususnya para penggemar VR 46.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.