GILAMOTOR.com, Bromo. – Bagi sebagian bikers, sosok Indian yang satu ini mungkin sudah tak asing lagi, tapi tak begitu untuk yang lainnya. Pembawa acara atau MC dengan nama kondang Kassandra Gondam MC 86 ini hadir dengan penampilan yang cukup nyentrik dan menarik perhatian.
Lihat saja gaya nya. Di tengah dinginnya hembusan angin gunung Bromo saat Honda Bikers Day 2011 berlangsung, MC bergaya suku Indian ini tetap asyik cuap-cuap dengan gaya khasnya. Kadang serius, kadang tak jarang mengundang tawa dengan tingkah kocaknya.
Karena panampilannya yang nyentrik, Kassandra sudah seperti artis yang ketemu dengan penggemar, banyak yang minta foto bareng, bro.
Ya, di antara ribuan bikers dengan jaket tebal, sang MC 86 ini hanya mengenakan mahkota bulu burung elang dan celana panjang dengan beragam atribut suku Indian. Layaknya orang Indian, tubuh lelaki bernama asli Suyisno ini seolah sudah sangat akrab dengan alam.
Bayangkan saja, dia telanjang dada sejak jam 12 siang hingga dini hari. Saaluuutt daahh.
“Alhamdulillah, cuacanya bersahabat dengan tubuh ku,” celotehnya saat ditanya apa tidak merasa dingin bertelanjang dada di Caldera Bromo.
MC Indian yang juga punya aktivitas sebagai seorang seniman pembuat relief ini, memulai profesi sebagai MC Indian pada tahun 2001. Setahun kemudian, gaya nyentriknya mulai dilirik banyak peyelenggara kegiatan atau event organizer. Dan sejak saat itu, si Indian ini mulai kebanjiran panggilan nge-mc.
“Gaya ini terinspirasi dari film-film manca negara yang mempertontonkan suku Indian. Sejak saat itu terpikir untuk menggunakan atribut Indian saat membawakan acara. Kebetulan postur ku cocok dengan gaya orang Indian dan akhirnya nerus sampai sekarang,” jelasnya.
“Semua atribut ini aku buat sendiri, tapi karena mahkota dari bulu burung yang aku buat kurang kuat, akhirnya aku beli di kota Bandung,” tambahnya.
Indian kelahiran Surabaya, 30 November 1971 ini sebenarnya sorang bikers juga lohh. Sampai saat ini dia tercatat sebagai anggota komunitas motor lawas, Pemudis Surabaya. BMW R26 lansiran tahun 1956 jadi tunggangan si Indian yang dibelinya setelah dia bergabung dalam komunitas Pemudis (Penggemar Motor Uduk Surabaya Indonesia).
Ngomong-ngomong, kok namanya jadi Kassandra sih mas?
“Hahaha.. Kassandra terinspirasi dari telenovela dulu yang aku lukiskan di tangki motor ku. Sementara Gondam itu ada kepanjangannya, Gondrong Damai,” jelas Suyisno, ehh maksudnya Kassandra, sambil tertawa.
Eh iya, ada cerita lucu dibalik gaya nge-mc nya yang selalu menggunakan efek echo. Ternyata, si Indian ini penah dikatain kayak orang gila sama orang tuanya karena selalu jerit-jerit pake echo saat sedang mandi. Hahahaa.
“Latihannya berat itu mas, sampai-sampai aku dikatain kayak orang gila sama orang tua ku karena setiap mandi selalu ngoceh-ngoceh sendiri pake echo. Tapi Alhamdulillah lagi, kerja keras itu ada manfaatnya sekarang,” aku Kassandra sambil tertawa.
Efek echo yang keluar dari mulutnya sangat mirip dengan echo dari sound system atau pantulan suara di lembah dan goa, lohh…
Nah, buat bro en sis yang mau menggunakan jasanya untuk membawakan acara, bisa kontak lasung ke orang Indian ini. Jangan takut dipanah atau dihantam senjata dari tulang hewan oleh si Indian ini yah. PasaInya, Indian yang satu ini sudah modern loh, nomer hand phone nya aja ada tiga.
Nih, nomer yang bisa dihubungi kalau mau manggil Kassandra Gondam MC 86. Tariiikk maangg.. maanggg… maangggg (pake echo).
08158964094 | 081938082526 | 08563130799
Penulis | Foto : @Jayadi72
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.