GILAMOTOR.com, Bandung. – Cuzztomatic Yamaha ke-4 akhirnya menemukan jawara modifikasi yang berhak mendapatkan hadiah utama menghadiri pameran otomotif terbesar di Jepang, Tokyo Motorcyle Show pada Desember mendatang.
Santo atau yang akarab disapa Yayank yang juga merupakan jawara Region 3 (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY dan Kalimantan), dinobatkan sebagai juara umum mengungguli I Wayan Gintara Putra, pemenang Region 1 (Bali, Lombok, Sulawesi dan Indonesia bagian timur) dan Freddy Roman, pemenang Region 2 (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung).
Santo berhasil memincut hati para juri dengan hasil karya modifikasi Mio yang disulap jadi motor kargo. Dengan konsep itu, Santo berhasil mengalahkan dua lawannya, I Wayan yang tampil dengan konsep modifikasi Mio full audio dan Freddy yang mengandalkan Nouvo bertemakan sepeda downhill.
Tiga finalis itu mengikuti lomba di kelas Automatic X-Treme Mefrik.
Yayank merombak habis sasis motor Mio miliknya dengan hanya menyisakan mesin nya saja. Di bagian tengah, motor diubah dengan membentuk bok tempat penyimpanan barang.
Selain itu, Yayank juga mengaplikasi stang yang berbeda, posisinya menyesuaikan dengan panjang motor untuk menjaga kestabilan dan keseimbangan.
Di sektor kaki-kaki, suspensi depannya menggunakan swing arm dan menggunakan ban ATV seperti untuk mobil offroad.
”Motor ini saya rancang agar bisa dipakai tidak di jalan raya saja tapi juga sampai daerah-daerah pedalaman. Saya sangat senang konsep kargo ini jadi yang terbaik dan saya bisa mewujudkan impian saya hadir di Tokyo Motorcycle Show,” cetus Yayank.
Pria yang memang berprofesi sebagai modifikator itu sudah tiga kali mengikuti Cuzztomatic. Di Cuzztomatic ke-1 dia menjadi juara Region 1, lalu di Cuzztomatic ke-2 dia gagal menjadi juara namun. Namun kegagalannya itu tak membuatnya patah semangat. Hasilnya, di Cuzztomatic ke-4 Yayank langsung menyabet gelar sebagai Best of The Best.
Menurut Yamaha, suksesnya Cuzztomatic ke-4 merupakan bukti keseriusan Yamaha mewadahi kreatifitas para penggemar modifikasi dan juga menekankan bahwa motor modifikasi pun dapat menjadi motor sesuai aturan berkendara yang baik di jalan raya.
Final Cuzztomatic ke-4 yang digelar di Metro Trade Center, Bandung, pada Minggu 30 Oktober 2011, juga dimeriahkan oleh penampilan Bondan Prakoso dan Fade2Black.
Penulis/Foto : @Jayadi72/Adhit
Mabua Harley Davison Semarang Terbesar Di Indonesia
APP KTM Touring De Jabar Singgahi Tangkuban Perahu
Yamaha U-13 di Medan, Pencarian Bibit Lapangan Hijau
Doni Tata menjuarai seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/5). Keberhasilan Doni menandai dominasi Yamaha yang menempatkan 3 pebalapnya di 4 besar teratas.
Boleh jadi, pertarungan “The Doctor” Valentino Rossi yang akhirnya mampu mempecundangi pebalap Honda, Casey Stoner di lap terakhir untuk merebut posisi kedua, menjadi aksi paling dinikmati oleh para penonton khususnya para penggemar VR 46.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.