GILAMOTOR.com, Phillip Island. – Casey Stoner mengakui bahwa peluangnya untuk menyabet gelar juara dunia di Phillip Island, Australia, Minggu (16/10) sangat tipis.
Pebalap Repsol Honda ini setidaknya harus meraih sepuluh poin lebih tinggi dari pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, di seri ke tiga sebelum usai musim balap 2011. Untuk mendapatkan selisih sepuluh poin dari Lorenzo, setidaknya Stoner harus finis di posisi pertama dan Lorenzo finish di posisi empat.
Tapi hal itu jelas hampir tidak mungkin, karena Lorenzo sendiri masih bersikeras untuk memperoleh hasil terbaik musim ini.
Namun demikian, Stoner pun bersikeras untuk menjadi pemenang di balapan yang ditonton jutaan publiknya sendiri dan hari ulang tahunnya yang ke 26 serta kemenangan ke 5 berturut-turut di sirkuit kebanggaan negara nya, Australia.
“Peluang ku untuk meraih gelar juara dunia pekan ini ku pikir sangat tipis, hampir tidak ada. Karena Jorge harus finish di posisi 4 atau lebih buruk, dan aku harus mencoba dan memenangkan lomba,” kata Stoner, peraih delapan kemenangan pada musim 2011.
“Bagi ku, hal terpenting adalah memenangkan balapan ini. Ini balapan di mana aku ingin menang. Aku ingin menang pekan lalu di Jepang tapi aku tak bisa, jadi aku akan mencoba untuk bangkit kembali di sini.”
“Ini adalah grand prix yang selalu saya nantikan,” lanjutnya “Ini akan menjadi pertama kalinya di sini di tim Honda, dan kita akan melihat bagaimana kami melakukannya. Empat tahun terakhir kami telah sangat sukses (bersama Ducati)… Aku pikir motor dapat bekerja sangat baik di sini, jadi mudah-mudahan kami bisa meletakkan paket bersama dan semua bisa berjalan dengan baik.”
Sebelum latihan bebas yang sedang berlangsung pagi ini, Lorenzo mengatakan akan berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan setiap akhir pekan yang akan sulit untuk mencegah Stoner mengambil title juara dengan mudah.
“Tentu saja kami akan berjuang hingga akhir dan mencoba menghindari Casey mengambil gelar selama mungkin,” kata Jorge.
“Itu berarti kami harus bertarung untuk meraih kemenangan setiap akhir pekan yang mungkin akan sangat sulit, tahun ini menjadi lebih berat dari sebelumnya, tapi kami akan mencobanya,” tegas Lorenzo.
Penulis/Foto : @Jayadi72/MotoGP
Mabua Harley Davison Semarang Terbesar Di Indonesia
APP KTM Touring De Jabar Singgahi Tangkuban Perahu
Yamaha U-13 di Medan, Pencarian Bibit Lapangan Hijau
Doni Tata menjuarai seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/5). Keberhasilan Doni menandai dominasi Yamaha yang menempatkan 3 pebalapnya di 4 besar teratas.
Boleh jadi, pertarungan “The Doctor” Valentino Rossi yang akhirnya mampu mempecundangi pebalap Honda, Casey Stoner di lap terakhir untuk merebut posisi kedua, menjadi aksi paling dinikmati oleh para penonton khususnya para penggemar VR 46.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.