GILAMOTOR.com. – Tak ada kata yang keluar dari mulut pebalap Ducati, Valentino Rossi, sesaat setelah tragedi memilukan di tikungan 11 sirkuit Sepang, Malaysia pada Minggu 23 Oktober 2011 yang lelibatkan dirinya, Colin Edwards dan Marco Simoncelli.
Simoncelli yang tak bisa mengembalikan posisi motornya hingga dia terdorong ke sisi kanan lintasan, tak bisa dihindari oleh Edwards dan Rossi yang mejalu kencang di belakang Simoncelli. Dan tabrakan memilukan yang melibatkan tiga pebalap itu pun terjadi.
Marco Simoncelli yang sempat mendapat penanganan medis selama 45 menit, tak mampu bertahan karena trauma serius di bagian kepala, leher dan dadanya. Edwards mengalami dislokasi pada tulang bahunya sementara Rossi yang sempat melindas bagian tubuh Marco Simoncelli dan terdorong motor Edwards ke sisi kanan mampu mempertahankan laju motornya meski sempat keluar lintasan dan kembali ke pit.
Rossi yang belum mengetahui kondisi terakhir Marco Simoncelli hanya menunggu dan menunggu berita selanjutnya dari tim medis di paddocknya. Tragis, sekitar jam 16.56 waktu setempat Marco dinyatakan telah meninggal.
Rossi yang tak bicara sejak pristiwa itu baru mengeluarkan komentarnya kepada publik pada Senin dini hari. Dan komentar singkat itu pun dilontarkan Rossi melalui akun twitternya @ValeYellow46.
“Sic bagi ku seperti saudara bungsu. Begitu kuat di lintasan dan begitu manis di kehidupan normal. Aku akan sangat merindukannya.”
Penulis : @Jayadi72
Sumber/Foto : Crashnet
Mabua Harley Davison Semarang Terbesar Di Indonesia
APP KTM Touring De Jabar Singgahi Tangkuban Perahu
Yamaha U-13 di Medan, Pencarian Bibit Lapangan Hijau
Doni Tata menjuarai seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/5). Keberhasilan Doni menandai dominasi Yamaha yang menempatkan 3 pebalapnya di 4 besar teratas.
Boleh jadi, pertarungan “The Doctor” Valentino Rossi yang akhirnya mampu mempecundangi pebalap Honda, Casey Stoner di lap terakhir untuk merebut posisi kedua, menjadi aksi paling dinikmati oleh para penonton khususnya para penggemar VR 46.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.