GILAMOTOR.com. Phillip Island. – Marco Simoncelli ingin menyelesaikan musim balap MotoGP 2011 di dua seri terakhir dengan terus meraih podium. Seri Phillip Island, Australia pada Minggu (16/10) menjadi perolehan terbaik Super Sic sepanjang karir nya di kelas premium MotoGP dengan finis di posisi ke dua.
Pada balapan itu, Simoncelli nampak menikmati posisinya setelah melewati pebalap Ducati, Nicky Hayden di putaran pembuka. Bahkan dia juga mampu menghadapi dua pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso.
Hujan yang mulai membasahi sirkuit kebanggan negeri Kanguru di beberapa putaran sebelum usai, membuat pebalap Honda Gresini lebih berhati-hati memacu motornya. Namun kehati-hatiannya itu berhasil dimanfaatkan Dovizioso untuk mencuri posisinya. Beruntung hujan segera pergi dan kepercayaan diri Super Sic pun datang kembali.
Bersamaan dengan perginya hujan, Simoncelli kembali mengambil posisinya dengan langkah berani pada tikungan tajam di putaran terakhir. Hal itu membuktikan bahwa Simoncelli merasa tak puas berada di posisi ke tiga.
“Saya sangat senang dengan posisi ke dua dan bisa menyelesaikan balapan ini,” kata Simoncelli.
“Itu sangat sulit. Saya mendorong sejak awal setelah putaran pertama dan saya mencoba untuk membuat jarak dengan Dovi dan Pedrosa. Pada akhirnya saya cukup yakin dengan posisi ke dua saya. Itu tak masalah.”
“Lantas hujan mulai turun pada tujuh putaran menjelang usai dan saya mengambil resiko besar di tikungan pertama. Dovi mengambil posisi saya. Saya mencoba untuk melewatinya di beberapa putaran dan tetap bersamanya, dan pada putaran terakhir saya berkata saya tidak bisa kehilangan ini di putaran terakhir. Aku sangat senang dan berharap untuk finis dengan beberapa podium lagi hingga akhir musim.”
Hasil ini mendongkrak posisi sementara Simoncelli ke posisi enam dari posisi delapan. Dan kini dia hanya terpaut 17 poin di belakang pebelap Yamaha, Ben Spies yang berada di posisi lima. Dengan sisa dua seri ke depan, 50 poin masih layak untuk diperebutkan.
Penulis/Foto : Jayadi72/MotoGP
Mabua Harley Davison Semarang Terbesar Di Indonesia
APP KTM Touring De Jabar Singgahi Tangkuban Perahu
Yamaha U-13 di Medan, Pencarian Bibit Lapangan Hijau
Doni Tata menjuarai seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/5). Keberhasilan Doni menandai dominasi Yamaha yang menempatkan 3 pebalapnya di 4 besar teratas.
Boleh jadi, pertarungan “The Doctor” Valentino Rossi yang akhirnya mampu mempecundangi pebalap Honda, Casey Stoner di lap terakhir untuk merebut posisi kedua, menjadi aksi paling dinikmati oleh para penonton khususnya para penggemar VR 46.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.