GILAMOTOR.com. Jepang. – Pada seri ke-15 MotoGP 2011 yang berlangsung di sirkuit Motegi, Jepang (2/10), Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing) berhasil finish kedua sekaligus memangkas jarak poin dengan Casey Stoner, pemimpin klasemen sementara.
“Posisi kedua ini merupakan hasil terbaik yang bisa saya capai di Motegi saat ini,” ungkap Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Eurosport.com.
Pertarungan di sirkuit Motegi kali ini banyak drama yang terjadi, dan salah satunya sempat turut memakan korban Ben Spies, rekan setim Jorge Lorenzo di Yamaha Factory Racing.
Selepas start, Lorenzo yang start dari grid kedua tidak melakukan start dengan baik. Imbasnya trio Repsol Honda berhasil berada di depannya menjelang tikungan pertama. Dan pebalap San Carlo Honda Gresini, Marco Simoncelli yang mengekor di belakangnya, walhasil Lorenzo sukses diapit empat rider Honda.
Lorenzo diuntungkan oleh kesalahan dua pebalap Honda saat start. Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli tertangkap kamera melakukan jump start dan harus mendapat hukuman ride through penalty selama 10 detik.
Di tikungan pertama ini pulalah, drama lainnya dimulai. Valentino Rossi yang start dari posisi ketujuh tampil agresif merangsek ke depan. Sayangnya karena deretan pembalap yang padat di depannya, membuat The Doctor tak mampu menjaga kestabilan laju motornya. Meski Lorenzo yang nyaris tersentuh berhasil tetap selamat, tidak demikian dengan Ben Spies. Akibat insiden Rossi ini, Spies harus masuk ke gravel sebelum kembali berhasil masuk ke arena. Walhasil rider asal Amerika ini harus tercecer di baris tengah pembalap.
“Saya berpikir salah satu penyebab kurang maksimal hasil ini terletak pada start saya yang kurang baik,” ungkap Lorenzo.
Sementara rekannya, Ben Spies yang berhasil mengejar ketertinggalan dan akhirnya finish di posisi keenam menyebut sebenarnya ia berkeyakinan mampu mencapai hasil yang lebih baik. “Awalnya saya berpikir saya dapat finish di podium kali ini, sebelum pembalap bernomor 46 membuat saya kehilangan kendali dan masuk ke gravel. Meski menyesakkan, tapi inilah balapan. Saya tidak akan menyalahkan siapa pun, karena hal tersebut akan memalukan,” ungkap Spies.
Dengan hasil di seri Motegi ini, Lorenzo kini berhasil mengumpulkan poin 260 atau terpaut 40 poin dari Stoner, dengan sisa tiga seri balapan.
Foto : Istimewa
Mabua Harley Davison Semarang Terbesar Di Indonesia
APP KTM Touring De Jabar Singgahi Tangkuban Perahu
Yamaha U-13 di Medan, Pencarian Bibit Lapangan Hijau
Doni Tata menjuarai seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/5). Keberhasilan Doni menandai dominasi Yamaha yang menempatkan 3 pebalapnya di 4 besar teratas.
Boleh jadi, pertarungan “The Doctor” Valentino Rossi yang akhirnya mampu mempecundangi pebalap Honda, Casey Stoner di lap terakhir untuk merebut posisi kedua, menjadi aksi paling dinikmati oleh para penonton khususnya para penggemar VR 46.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.