GILAMOTOR.com. – “Duh,speedo meter motor gue kenapa nih?,” sungut seorang pengendara Honda Supra X 125 saat mendapati indikator di panel instrument motornya mati total. “Parahnya kalau ganti di bengkel resmi harus satu set menebusnya, harganya juga nguras kantong banget,” keluhnya.
Seiring berkembangnya tren speedo meter digital pada motor, fitur ini kian diminati. Tapi yang jadi masalah, saat mengalami pristiwa seperti di atas, konsumen akan kesulitan untuk memperbaikinya.
Tapi tenang, sekarang ada kok yang bisa memperbaiki indikator digital yang mati total. Gilmoters bisa mampir ke jalan Sumur Batu Raya no.415,Kemayoran-Jakarta Pusat dan bertemu dengan Sugiarto Sugeng. Pria asli Ponorogo ini sanggup memperbaiki speedo meter digital yang mati total.
Kerusakan indikator digital disebabkan oleh faktor umur dan kurangnya perawatan. “Biasanya aki yang sudah lemah, tapi enggak diganti-ganti, akibatnya indikator digital pun jebol,”jelas pria pemilik bengkel Angkasa Jaya Motor. Karena sudah menganut sistem digital, jadi komponen ini bergantung banget pada arus listrik.
Selain itu, penyebabnya juga karena sensor speedo meter yang rusak. Kalau ini gejalanya jarum speedo meter enggak berfungsi. “Posisi sensor speedo meter ada di dekat gir depan,” terangnya.
Bukan hanya dari jenis dan bentuk speedo meter digital bawaan motor yang beredar melalui ATPM, bahkan speedo meter digital milik moge pun bisa diperbaiki. “Pada dasarnya semua speedo meter digital bisa saya perbaiki. Tapi mungkin saya butuh waktu,” yakin ayah 4 anak ini.
“Kecuali speedo meter terendam air asin dan sudah dibiarkan beberapa hari. Karena jeroannya pasti sudah korosi,” tambahnya.
Untuk waktu perbaikan pun bisa ditunggu, tentunya tergantung tingkat kerusakan. “Paling cepat setengah jam saja sudah beres,” kata pria kelahiran 1962 ini. Biayanya pun tergolong bersahabat, dibanding mengganti satu set yang bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. “Sama saya cukup Rp 200 ribu saja,” tutup Sugiarto.
Angkasa Jaya Motor
Sumur Batu Raya no.415 Kemayoran
Jakarta Pusat
0811984209 (Sugiarto)
Mabua Harley Davison Semarang Terbesar Di Indonesia
APP KTM Touring De Jabar Singgahi Tangkuban Perahu
Yamaha U-13 di Medan, Pencarian Bibit Lapangan Hijau
Doni Tata menjuarai seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/5). Keberhasilan Doni menandai dominasi Yamaha yang menempatkan 3 pebalapnya di 4 besar teratas.
Boleh jadi, pertarungan “The Doctor” Valentino Rossi yang akhirnya mampu mempecundangi pebalap Honda, Casey Stoner di lap terakhir untuk merebut posisi kedua, menjadi aksi paling dinikmati oleh para penonton khususnya para penggemar VR 46.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.