News

Ini Dia Tampang Suzuki NEX 110

September 22, 2011
Ini Dia Tampang Suzuki NEX 110

GILAMOTOR.com, Jakarta. – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memastikan bahwa pihaknya akan meluncurkan motor baru di segmen skuter otomatik (skutik) pada November 2011 mendatang.

Skutik yang akan menyandang nama NEX 110 dan akan bersaing dengan Yamaha Mio dan Honda BeAT ini, diklaim Suzuki memiliki performa dan akselerasi yang lebih baik dari dua rivalnya. Selain itu, sumber dari internal Suzuki juga mengklaim bahwa konsumsi bahan bakarnya sangat efisien, 1 liter bbm bisa menempuh jarak 52 km.

Sedang membayangkan sosok Suzuki NEX yang kental dengan desain khas Taiwan, tiba-tiba bocoran gambar utuh Suzuki NEX masuk ke meja redaksi GilaMotor.com.

Dari gambar penampakan secara keseluruhan sosok NEX ini sangat berbeda dengan NEX yang beredar di beberapa negara Asia lainnya. Jika sosok NEX yang diluncurkan di beberapa negara Asia sangat kental dengan desain skutik Taiwan, desain NEX yang akan dilucurkan di Indonesia sangat berbeda.

Sekilas, tampilan depannya sedikit menyerupai tampang Suzuki Hayate 125. Hanya saja, NEX 110 ini terlihat lebih kekar dengan lekukan garis-garis bodi yang tegas, mulai dari desain tebeng depan hingga ke ekornya.

Selain itu, jika Suzuki NEX di luar Indonesia menggunakan ukuran roda 12 inch, untuk pasar Indonesia Suzuki NEX 110 sepertinya akan menggunakan roda berukuran 14 inch dengan penopang velg palang tiga.

Dari rumor yang beredar, NEX 110 akan dipasarkan di Indonesia dengan 6 pilihan warna berbeda. Kemungkinan besar warna yang akan disandang skutik baru Suzuki ini adalah merah, hijau, biru, purple, pink dan putih.

Penampakan sosok NEX 110 untuk pasar Indonesia yang berbeda dari negara Asia lainnya, sedikit memimbulkan pertanyaan, apakah kelak Suzuki Indonesia akan menjadi yang pertama di setiap peluncuran motor-motor baru Suzuki? Semoga saja.

Penulis/Foto :@Jayadi72/Istimewa





One Response to “Ini Dia Tampang Suzuki NEX 110”

  1. damar sanjaya says:

    kalau ternyata speknya seperti yg tertera di atas, wow . . . tdk menutup kemungkinan akan senasip dgn satria FU ( sip ) dike lasnya ( BET, VARIO CS, & MIO CS yg punya cc antara 110 s/d 115. ) NEX paling ringan, power paling besar paling irit lagi ! kalau tes nya senada dgn speknya, sudah bisa di baca motor mana aja yg siap diasapin . . . menurut aku body 11/12 ( selera ) sama seperti komitatornya, tapi reforma !!!!! . . . menurutku suzuki tinggal kemas promo yg lebih baik & lebih menggaung . . . toh beli bukan utk dijual tapi dipakai & didapat kepuasannya . . . di rumah ada skywave NR II ( metik ternyaman di indonesia / dikelasnya ) paling reformen ( menurut motor show 2010 ) tercatat 0 s/d 60 km/j cm butuh waktu 5.12 detik top speed 115 km / jam, ayo SUZUKI jgn mundur MAJU TERUS.






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Angga via Twitter

Karena Lomba Makan Kerupuk Sudah Terlalu Mainstream

Moto Sport

Lorenzo Tantang Rossi, Pedrosa dan Marquez
Lorenzo Tantang Rossi, Pedrosa dan Marquez
August 22, 2014

Tantangan yang dikirim Lorenzo nggak ada hubungannya sama balapan. Nama tantangannya #ALSIceBucketChallange, sebuah tantangan mengguyur tubuh dengan air es.

Nakamoto: Beralih Dari Bridgestone Ke Michelin, Butuh Waktu Dan Biaya Tinggi
Nakamoto: Beralih Dari Bridgestone Ke Michelin, Butuh Waktu Dan Biaya Tinggi

2016 nanti, pabrikan ban asal Prancis, Michelin, akan kembali ke balapan paling bergengsi sejagad setelah mundur dari MotoGP pada 2008.

Video News

Skully AR-1, Helm Canggih Pakai Prossesor
Skully AR-1, Helm Canggih Pakai Prossesor
August 19, 2014

AR–1 benar-benar menghadirkan teknologi cerdas yang menciptakan ekosistem virtual untuk pengendara modern. Helm Skully dilengkapi dengan GPS sebagai pemandu perjalanan dan juga menampilkan kecepatan kedaraan dengan akurat.

Facebook

Twitter

Tips

Ground Strap Dari Kabel Antena, Aliran Listrik Ke Busi Makin Sempurna

Bagi para pecinta balap, tentunya nggak asing dengan kabel busi yang dipakein ground strap. Umumnya, ground strep berbentuk lilitan kawat kabel di luar kabel busi. Fungsinya menangkap frekuensi liar.