Tips

Bikin Velg Jari-jari Untuk Ban Tubeless

November 19, 2010
Bikin Velg Jari-jari Untuk Ban Tubeless

Bikin Velg Jari-jari Untuk Ban Tubeless
Penggunaan ban tubeless biasanya hanya diaplikasikan pada velg palang atau castwheel karena konturnya yang padat dan tanpa celah. Sehingga memungkinkan menggunakan ban luar tanpa harus pengaplikasikan ban dalam lagi.
Jadi, jelas tidak mungkin jika velg jari-jari mengaplikasikan ban tubeless. Karena pada nipple jari-jari jelas menyisakan lubang yang mudah dilalui udara.
Nah, mungkin Anda sering bertanya-tanya karena saat ini banyak motor yang menggunakan velg jari-jari tapi ban yang digunakan adalah jenis tubeless. Khususnya motor-motor yang sisebut sebagai supermoto.
Kok bisa sih?
Ok, yuk kita pelajari bagaimana rumah modifikasi mengaplikasikan ban tubeless pada velg jari-jari.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah cuci seluruh bagian velg dengan carian sabun dan bilas dengan air bersih, agar sisi bagian dalam velg tidak ada debu, oli atau minyak yang menempel untuk menghindari lapisan penutup lubang yang digunakan mengelupas.
Setelah kering dan pastikan sudah bersih dari debu dan minyak, tetesi Loctite di seluruh sela nipple jari-jari hingga merata agar nipple menempel pada tapakan velg.
Usai melumuri seluruh nipple jari-jari dengan Loctite hingga kering, gunakan Sikaflex 221 untuk menutupi seluruh tapakan velg bagian dalam khususnya bagian nipple jari-jari agar tak ada celah atau lubang. Pastikan penggunaan Sikaflex 221 merata pada seluruh velg bagian dalam dan pusatkan pada bagian nipple jari-jari.
Lantas diamkan velg yang telah dilumuri Sikaflex paling tidak selama 24 jam agar benar-benar kering. Bisa juga menggunakan pemanas agar lebih cepat kering. Namun lebih baik tunggu setelah 24 jam agar benar-benar kering dan melekat di velg.
Langkah terakhir, lapisi velg yang telah dilumuri Sikaflex dengan Silicone Glass Sealent atau yang biasa digunakan untuk mengelem kaca. Lakukan pelapisan Silicon glass secara bertahap setiap 10 cm dan terus dilakukan langkah yang sama hingga seluruh velg bagian dalam terlapisi Silicon Glass dan diamkan hingga kering paling tidak selama 2 hari.
Yang perlu diperhatikan saat pengaplikasian Sikaflex dan Silicon Glass adalah bagian ujung atau sisi velg yang dilapisi. Karena jika sedikit saja ada celah, sudah pasti velg tersebut tak bisa digunakan untuk ban tubeless.
Penggunaan Sikasflex untuk velg berukuran 3.5 – 5 inch bisa menghabiskan 2 – 5 tabung Sikaflex 221. Begitu juga dengan penggunaan Silicon Glass Sealent.
Jika pembuatan velg tubeless jari-jari di bengkel, paling tidak konsumen harus merogoh kocek hingga Rp 450 ribu. Tapi semua tergantung ukuran velg yang digunakan, makin besar dan lebar velg nya, makin mahal pula biaya yang dikeluarkan.
Selamat mencoba.
Catatan : Foto yant tertera masih dalam tahap penggunakan Sikaflex 221 dan belum menggunakan Silicon Glass Sealent.

GilaMotor. – Penggunaan ban tubeless biasanya hanya diaplikasikan pada velg palang atau castwheel karena konturnya yang padat dan tanpa celah. Sehingga memungkinkan menggunakan ban luar tanpa harus pengaplikasikan ban dalam lagi.

Jadi, jelas tidak mungkin jika velg jari-jari mengaplikasikan ban tubeless. Karena pada nipple jari-jari jelas menyisakan lubang yang mudah dilalui udara.

Nah, mungkin Anda sering bertanya-tanya karena saat ini banyak motor yang menggunakan velg jari-jari tapi ban yang digunakan adalah jenis tubeless. Khususnya motor-motor yang sisebut sebagai supermoto.

Kok bisa sih?

Ok, yuk kita pelajari bagaimana rumah modifikasi mengaplikasikan ban tubeless pada velg jari-jari.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah cuci seluruh bagian velg dengan carian sabun dan bilas dengan air bersih, agar sisi bagian dalam velg tidak ada debu, oli atau minyak yang menempel untuk menghindari lapisan penutup lubang yang digunakan mengelupas.

Setelah kering dan pastikan sudah bersih dari debu dan minyak, tetesi Loctite di seluruh sela nipple jari-jari hingga merata agar nipple menempel pada tapakan velg.

Usai melumuri seluruh nipple jari-jari dengan Loctite hingga kering, gunakan Sikaflex 221 untuk menutupi seluruh tapakan velg bagian dalam khususnya bagian nipple jari-jari agar tak ada celah atau lubang. Pastikan penggunaan Sikaflex 221 merata pada seluruh velg bagian dalam dan pusatkan pada bagian nipple jari-jari.

Lantas diamkan velg yang telah dilumuri Sikaflex paling tidak selama 24 jam agar benar-benar kering. Bisa juga menggunakan pemanas agar lebih cepat kering. Namun lebih baik tunggu setelah 24 jam agar benar-benar kering dan melekat di velg.

Langkah terakhir, lapisi velg yang telah dilumuri Sikaflex dengan Silicone Glass Sealant atau yang biasa digunakan untuk mengelem kaca. Lakukan pelapisan Silicon glass secara bertahap setiap 10 cm dan terus dilakukan langkah yang sama hingga seluruh velg bagian dalam terlapisi Silicon Glass dan diamkan hingga kering paling tidak selama 2 hari.

Yang perlu diperhatikan saat pengaplikasian Sikaflex dan Silicon Glass adalah bagian ujung atau sisi velg yang dilapisi. Karena jika sedikit saja ada celah, sudah pasti velg tersebut tak bisa digunakan untuk ban tubeless.

Penggunaan Sikasflex untuk velg berukuran 3.5 – 5 inch bisa menghabiskan 2 – 5 tabung Sikaflex 221. Begitu juga dengan penggunaan Silicon Glass Sealant.

Jika pembuatan velg tubeless jari-jari di bengkel, paling tidak konsumen harus merogoh kocek hingga Rp 450 ribu. Tapi semua tergantung ukuran velg yang digunakan, makin besar dan lebar velg nya, makin mahal pula biaya yang dikeluarkan.

Selamat mencoba.

Catatan : Foto yang tertera masih dalam tahap penggunaan Sikaflex 221 dan belum menggunakan Silicon Glass Sealant.

#Rubrik ini dipersembahkan oleh EVALUBE, Pelumas berteknologi yang berhasil mendapatkan kepercayaan sebagai merek paling direkomendasikan konsumen untuk pelumas motor.

Penulis/Foto : Jay



Berita terkait:

  1. Stasioner Kekecilan Bikin Pelumasan Enggak Sempurna
  2. Bikin Anti Tekor Dari Relay
  3. Evalube : Viskositas Terbaik Untuk Kinerja Maksimal
  4. Tiga Hal Bikin Kawasaki Ninja Makin Garang
  5. Karat Bikin Baut Susah Dilepas



4 Responses to “Bikin Velg Jari-jari Untuk Ban Tubeless”

  1. theoxcool says:

    nggak ah….gak mahal kok, sekarang ada saingannya rhino tire, aku lupa namanya, ke bengkel bisa, cuma 65ribu langsung jalan, dan dah terbukti, velg jari-jari hanya dilapisi seperti ban dalam, kemudian ban jenis tubetyre dilumuri cairan dan ada serbuk karet, jadi dah tubetyre menjadi tubeless

    OOT ya? emang iya tapi yg difokuskan adalah ada kok di jual selendang untuk menutupi bagian2 yang kemungkinan bisa jadi jalannya udara di velg jari

  2. oneng says:

    beli barang2 yang di ats d mn mas bro??

  3. dast says:

    koe minat skali, tpi kalo beli bahan2nnya d’toko apa bng???

  4. ingat bro, konstruksi ban tubeless itu secara teori sangat berbeda dgn ban tube, dan desain velg racing dgn velg jari2 juga berbeda. jika pun dipaksakan, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Kecuali protipe yg memang di desain khusus.






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Ferry Mangunsong via FB fans page

Wadooohh.. Ada Herri Saputer.. (Sapu Terbang)

Moto Sport

Alasan Stoner Pensiun Dari MotoGP
Alasan Stoner Pensiun Dari MotoGP
May 18, 2012

Stoner yang semula membantah rumor bahwa dia akan mengakhiri karirnya di MotoGP di akhir musim 2012, akhirnya hal itu diakuinya. Juara dunia MtoGP dua kali itu merasa bahwa MotoGP sudah banyak berubah dan dia sudah tak bisa menikmatinya lagi seperti musim-musim sebelumnya.

L.A Lights Road Race Seri 1 Majalengka: Sirkuit Merana, Chupenk Tetap Juara
L.A Lights Road Race Seri 1 Majalengka: Sirkuit Merana, Chupenk Tetap Juara
May 15, 2012

Montesz Sport Club (MSC) selaku penyandang klub even dari Pengda IMI Jawa Barat kembali menggelar hajatan balapan di sirkuit GGM Majalengka, Jawa barat.

Video News

V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
January 20, 2012

Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.

Facebook

Twitter

Tips

Stasioner Kekecilan Bikin Pelumasan Enggak Sempurna

Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.

Pakai Roller BeAT di Kymco Bikin Tarikan Makin Asik

Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.

Ganti Stang Bajaj Pulsar

Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.