GilaMotor, JAKARTA.- PT Minerva Motor Indonesia (MMI) akhirnya mengabarkan bahwa skuter retro mereka yang pernah dihadirkan pada gelaran Pekan Raya Jakarta, Juni 2010 silam, dijadwalakan akan hadir pada November 2010 mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur PT MMI, Kristianto Goenadi di sela-sela acara buka puasa bersama di Celius Cafe, Jakarta (1/9).
“Jika tidak berhalangan, skuter retro itu akan kami hadirkan pada November mendatang,” ungkap Kristianto.
Skuter yang aslinya menggendong mesin berkapasitas 50 cc ini, akan dipasarkan oleh PT MMI dengan mesin berkapasitas 125 cc.
Sebelum Kristianto mengungkapkan waktu peluncuran skuter retro anyar dari Minerva ini, dirinya pernah berucap tentang perubahan kapasitas mesin untuk versi Indonesia, “Jika skuter retro di Eropa hanya berkapasitas 50 cc, tapi skuter retro yang mengambil basis dari Benelli Pepe dan akan dirilis di Indonesia ini akan menggunakan mesin 125 cc. Karena itu kita agak sedikit lama untuk meluncurkannya disebabkan masalah peningkatan kapasitas mesinnya,” ungkapnya.
Memang belum ada keterangan pasti masalah nama dan harga yang akan disandang skuter retro tersebut, namun untuk harga diperkirakan akan berada diatas bandrol Honda Scoopy.
Naskah/Foto : Jay/Istimewa
Berita terkait:
APP KTM Milan, Baksos On the Street
KTM Milan Selesaikan Etape Pertama Touring de Jabar
KTM Milan dan Paris Tour de Jabar
Stoner yang semula membantah rumor bahwa dia akan mengakhiri karirnya di MotoGP di akhir musim 2012, akhirnya hal itu diakuinya. Juara dunia MtoGP dua kali itu merasa bahwa MotoGP sudah banyak berubah dan dia sudah tak bisa menikmatinya lagi seperti musim-musim sebelumnya.
Montesz Sport Club (MSC) selaku penyandang klub even dari Pengda IMI Jawa Barat kembali menggelar hajatan balapan di sirkuit GGM Majalengka, Jawa barat.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.
bah!…harga diatas honda scoopy mah jangan harap bakal diserap pasar.
[...] SUMBER [...]
mdel ny kurang tuh..
mimin jeli melihat pasar sih
jadi follower
tapi mnrut gw
jadi follower harus punya kelebihan dibanding pioneer
harga diatas scoppy ud jd nilai -
ga laku deh…