Moto Sport

In Memoriam : Shoya Tomizawa Sang Samurai Muda

September 6, 2010
In Memoriam : Shoya Tomizawa Sang Samurai Muda

In Memoriam : Shoya Tomizawa Susul Daijiro Kato
Perjuangan itu telah usai dan kau pergi dengan sebuah kejayaan. Mungkin kalimat ini bisa sedikit menggambarkan bagaimana seorang kesatria Jepang berjuang hingga hembusan nafas terakhirnya demi sebuah kejayaan.
Pembalap muda berbakat berusia 19 tahun, Shoya Tomizawa, kembali memberikan sebuah drama memilukan hati dunia. Perjuangannya demi sebuah kejayaan harus berakhir setelah ajal menjemputnya di lintasan balap Misano, San Marino, Italia, Minggu 5 September 2010.
Seluruh mata dipaksa menyaksikan seorang pembalap muda berbakat asal Jepang tergeletak setelah insiden memilukan tepat diputaran ke 12, sirkuit Misano, San Marino, Italia.
Tubunya terhantam dua motor pembalap lainya saat Tomizawa terjatuh dalam kecepatan tinggi di tikungan. Scott Redding dan Alex de Angelis yang berada sangat dekat dibelakang Shoya, jelas tak mampu mengendalikan laju motornya untuk menghidari Shoya Tomizawa yang terjatuh dan menghantamnya.
Tubuh Shoya terseret dan beputar seperti baling-baling diatas aspal tanpa ada reaksi sedikitpun.
Kesatria Jepang yang lahir di Asahi City, Chiba, 10 Desember 1990 ini, terhenti detak jantungnya sesaat setelah dilarikan kerumah sakit akibat pendarahan parah didalam tubuhnya.
Tomizawa mulai akrab dengan dunia balap sejak berusia 3 tahun dengan motor pocket bike dan beranjak ke motor mini sekitar tahun 2001. Saat memasuki Sousa High School di Chiba jurusan bahasa Inggris, Ia mulai berpartisipasi penuh di Japan Road Race Championship kelas 125 cc dan mendapatkan tempat kedua di musim balap 2006. Dirinya pernah menyabet gelar sebagai Rookie of the Year sebagai tambahan atas peningkatan karirnya yang cepat.
Pada tahun berikutnya, namanya kembali hadir di kelas 125 cc dan 250 cc. Dirinya berhasil mencatat hasil yang baik dengan raihan posisi ke 3 di kelas 125 cc dan posisi ke 8 di kelas 250 cc.
Pada tahun 2008, Shoya lebih fokus pada kejuaraan kelas 250 cc dengan hasil terbaik pringkat ke 2. Setalah keberhasilan ini, dirinya terus memfokuskan karirnya untuk tantangan yang lebih besar, yakni kejuaraan balap dunia.
Usai menyelesaikan pendidikannya di bangku SMA pada Maret 2009, Tomizawa direkrut oleh Tim Technomag CIP MotoGP 250. Di seri pembuka Moto2 Losail, Qatar, Shoya Tomizawa berhasil menjadi juara.
Tomizawa, menjadi pembalap Jepang ke dua yang tewas dalam laga balapan setelah Daijiro Kato.
Kato mengehembuskan nafas terakhirnya setelah kecelakaan saat balap dihadapan publiknya sendiri pada putaran keempat seri GP Jepang tahun 2003.
Drama memilukan terjadi saat motor RC211V yang dikendarai Kato, menabrak dinding pembatas lintasan dan hancur berkeping-keping di depan fansnya sendiri saat balapan baru saja dimulai pada 6 April 2003 silam. Ia sempat bertahan hidup dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis dengan menggunakan helicopter. Namun setelah hampir dua minggu perawatan, nyawanya tak tertolong.

GilaMotor, SAN MARINO - Perjuangan itu telah usai dan kau pergi dengan sebuah kejayaan. Mungkin kalimat ini bisa sedikit menggambarkan bagaimana seorang Samurai muda Jepang berjuang hingga hembusan nafas terakhirnya demi sebuah kejayaan. Selamat jalan Shoya Tomizawa

Pembalap muda berbakat berusia 19 tahun, Shoya Tomizawa, kembali memberikan sebuah drama memilukan hati dunia. Perjuangannya demi sebuah kejayaan harus berakhir setelah maut menjemputnya di lintasan balap Misano, San Marino, Italia, Minggu 5 September 2010.

Seluruh mata dipaksa menyaksikan seorang pembalap muda berbakat asal Jepang tergeletak setelah insiden memilukan tepat diputaran ke 12, sirkuit Misano, San Marino, Italia.

Tubunya terhantam dua motor pembalap lainya saat Tomizawa terjatuh dalam kecepatan tinggi di tikungan. Scott Redding dan Alex de Angelis yang berada sangat dekat dibelakang Shoya, jelas tak mampu mengendalikan laju motornya untuk menghidari Shoya Tomizawa yang terjatuh dan menghantamnya.

Tubuh Shoya terseret dan beputar seperti baling-baling diatas aspal tanpa ada reaksi sedikitpun.

Kesatria Jepang yang lahir di Asahi City, Chiba, 10 Desember 1990 ini, terhenti detak jantungnya sesaat setelah dilarikan kerumah sakit akibat pendarahan parah didalam tubuhnya.

Tomizawa mulai akrab dengan dunia balap sejak berusia 3 tahun dengan motor pocket bike dan beranjak ke motor mini sekitar tahun 2001. Saat memasuki Sousa High School di Chiba jurusan bahasa Inggris, Ia mulai berpartisipasi penuh di Japan Road Race Championship kelas 125 cc dan mendapatkan tempat kedua di musim balap 2006. Dirinya pernah menyabet gelar sebagai Rookie of the Year sebagai tambahan atas peningkatan karirnya yang cepat.

Pada tahun berikutnya, namanya kembali hadir di kelas 125 cc dan 250 cc. Dirinya berhasil mencatat hasil yang baik dengan raihan posisi ke 3 di kelas 125 cc dan posisi ke 8 di kelas 250 cc.

Pada tahun 2008, Shoya lebih fokus pada kejuaraan kelas 250 cc dengan hasil terbaik pringkat ke 2. Setalah keberhasilan ini, dirinya terus memfokuskan karirnya untuk tantangan yang lebih besar, yakni kejuaraan balap dunia.

Usai menyelesaikan pendidikannya di bangku SMA pada Maret 2009, Tomizawa direkrut oleh Tim Technomag CIP MotoGP 250. Di seri pembuka Moto2 Losail, Qatar, Shoya Tomizawa berhasil menjadi juara.

Tomizawa, menjadi pembalap Jepang ke dua yang tewas dalam laga balapan setelah Daijiro Kato.

Kato mengehembuskan nafas terakhirnya setelah kecelakaan saat balap dihadapan publiknya sendiri pada putaran keempat seri GP Jepang tahun 2003.

Drama memilukan terjadi saat motor RC211V yang dikendarai Kato, menabrak dinding pembatas lintasan dan hancur berkeping-keping di depan fansnya sendiri saat balapan baru saja dimulai pada 6 April 2003 silam. Ia sempat bertahan hidup dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis dengan menggunakan helicopter. Namun setelah hampir dua minggu perawatan, nyawanya tak tertolong.

Naskah/Foto : Jay/MotoGP



Berita terkait:

  1. Kemenangan Iannone Untuk Tomizawa
  2. Cari Pembalap Muda Melalui HRS
  3. In Memoriam : Michael Iskandar : Sang Guru Besar Otomotif Indonesia
  4. Moto 2 Jerez Spayol: Toni Elias Kandaskan Harapan Tomizawa
  5. In Memoriam: Daijiro Kato, Gugur Sebagai Legenda MotoGP



8 Responses to “In Memoriam : Shoya Tomizawa Sang Samurai Muda”

  1. Chazzy13 says:

    sedih bro bacanya, kemaren ane pas nonton balapannya juga miris ngeliatnya. R.I.P.

  2. iya gue sedih and sekaligus ngeri liatnya..pas jatuh dan tertabraknya….

  3. Enrico says:

    Ga tau mo komen apa…
    video y dah berbicara banyak…
    R.I.P Shoya Tomizawa Sang Samurai Muda

  4. heri says:

    v rossi= “kejadian yang sulit dihindari dalam kecepatan tinggi”

  5. kevin says:

    Ya… begitolah namanya balapan….selalu memiliki resiko, kl g masuk rumah sakit ya RIP alias masuk liang kubur…. To Shoya… rest in peace man…

  6. Pembalap jepang bagai tentara negrinya. yg rela berjuang demi kejayaan bangsa dan dirinya….dimata dunia dan selalu tampil dgn Totalitas…..tak perdulinyawa taruhannya…….Selamat jalan Tomizawa….

  7. jatuh manusia rusak mas yu semuanya road ke mati mereka hasil moto2 jepang tomizawa hya gak banti 180km jatuh bocah aku gas 2.000km meledak sampai suki se tidak ya….belumnya rumah sakit liar tidak gee anak lama gue 3 tewas kup aku alwin dito masuk malaysia moto2 tibanya sepang ya aku indonesia balapku

  8. Damat says:

    your blog is auto approve? not sure if it is smart hehe






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Fuad Arsyadi Gendut via FB fans page

Motor berbahan bakar nasi nih bro..

Moto Sport

Pasukan Honda Siap Ukir Prestasi di Arena Balap Nasional
Pasukan Honda Siap Ukir Prestasi di Arena Balap Nasional
February 5, 2012

Dukungan terhadap tim yang tahun lalu hanya 20 tim, tahun ini meningkat menjadi 26 tim. Sebanyak 7 tim akan berlaga di Indoprix dan 19 tim di Motoprix.

Yamaha Gaet Sponsor Baru MotoGP Musim 2012
Yamaha Gaet Sponsor Baru MotoGP Musim 2012
February 3, 2012

Seperti dilansir dari laman Crash.net akhir Januari lalu, Yamaha secara resmi mengumumkan penandatanganan kerjasama dengan JX Nippon Oil & Energy Corporation (Eneos) pada musim balap MotoGP 2012.

Video News

V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
January 20, 2012

Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.

Facebook

Twitter

Tips

Ganti Oli Transmisi Matik Biar Gearbox Jadi Lebih Awet

Layaknya motor lainnya, motor matik juga punya gearbox walaupun enggak serumit motor manual. Nah bagian ini tentunya membutuhkan perawatan dengan cara mengganti oli transmisi secara berkala.

Substitusi Kampas Rem Depan Kymco

Para pecinta motor asal Taiwan, Kymco, mengaku bahwa mereka adalah kumpulan orang yang “kurang waras”. Pasalnya, meski tak mendapat dukungan dari ATPM tapi mereka masih tetap setia dengan Kymco.

Cara Pasang Bracket Box di Byson

Seperti beberapa motor lainnya, Yamaha Byson memiliki keterbatasan ruang penyimpanan barang bawaan. Untuk sebagian orang, kondisi ini disiasati dengan memasangkan box di bagian belakang Byson.