Video News

Adaptive Light Dari BMW

July 6, 2010

GilaMotor, MUNIC.- Teknologi yang diadopsi pada mobil berlambang baling-baling pesawat, BMW, kini mulai diterapkan pada motor mereka. Mulai dari traction control hingga Anti-lock brake System.

Tak cukup sampai disitu. Pengalaman gangguan penglihatan saat perjalanan malam hari, membuat BMW terus berinovasi. Selain mengaplikasi lampu Bi-Xenon, BMW juga mencangkokan teknologi lampu yang mampu mengikuti arah kemudi sehingga dapat menerangi arah jalan yang di tuju secara maksimal.

Teknologi yang diberinama Adaptive Headlight juga diterapkan pada motor merka. Lampu ini hadir untuk mengatasi masalah pada disain lampu yang menyatu pada fairing. Dimana desain lampu ini tak bisa mengikuti arah stang. Saat stang dibelokan ke kiri atau ke kanan, lampu tetap saja mengarah kedepan.

Saat jalan lurus, tentu tak akan menimbulkan terlalu banyak masalah. Namun masalah akan timbul saat menemukan kontur jalan menanjak, menurun dan menikung. Saat memasuki tikungan dan motor mulai menikung dan merebah, pencahayaan pada lampu konvensional tidak akan ikut miring dan itu sangat menunjukan kelemahan dari desain lampu tersebut.

Get the Flash Player to see the wordTube Media Player.

Saat motor merebah untuk berbelok ke kiri atau ke kanan, cahaya yang terbentuk secara horizontal akan mengikuti arah kemiringan. artinya, sinar dibagian kiri atau kanan depan pengendara akan terangkat dan berpotensi menyilaukan kendaraan dari arah berlawanan.

Sementara sinar dibagian arah kemiringan, akan terpotong dan tidak bekerja maksimal.

Dengan teknologi adaptive light, dapat memberikan cahaya mendatar yang mampu menyapu seluruh area di depan tanpa menyilaukan kendaraan lain saat berjalan tegak lurus, sementara saat berbelok, penyebaran sinar akan melawan arah kemiringan sehingga cahaya cenderung tetap mendatar terhadap jalan, bahkan sedikit miring berlawanan arah untuk memperjauh arah  penyinaran ke arah tikungan yang di tuju.

Adalah BMW K1600GT dan K1600GTL yang pertama memanfaatkan teknologi ini. Sistem ini bekerja menyesuaikan kemiringan motor saat menikung. Sehingga pencahayaan dapat menerangi sudut-sudut jalan yang tak bisa dilakukan oleh lampu motor konvensional.

Lampu ini bekerja menyesuaikan dynamic leveling system untuk mengatur pencahayaan.

Sumber : BMW



Berita terkait:

  1. Yudi Prasetio : Harus Penuh Perhitungan
  2. Airbag Baru Dari Honda
  3. RB-1200 S : Motor Sport Dari Audi
  4. BMW Aplikasikan Adaptive Light Pada K1600GT
  5. Das Neue Motorrad Produsen Baru Dari Jerman



9 Responses to “Adaptive Light Dari BMW”

  1. Rudz says:

    bisa diterapkan di motor lain gak ya?

  2. joey says:

    lampuxa keren abizz broo, d pake d motor laen bs gak y.???

  3. [...] MUNIC.- Teknologi yang diadopsi pada mobil berlambang baling-baling pesawat, BMW, kini mulai diterapkan pada motor mereka. Mulai dari traction control hingga Anti-lock brake System. Tak cukup sampai disitu. Pengalaman gangguan penglihatan saat perjalanan malam hari, membuat BMW terus berinovasi. Selain mengaplikasi lampu Bi-Xenon, BMW juga mencangkokan teknologi lampu yang mampu mengikuti arah kemudi sehingga dapat menerangi arah jalan yang di tuju secara maksimal. Teknologi yang diberinama Adaptive Headlight juga diterapkan pada motor merka. Lampu ini hadir untuk mengatasi masalah pada disain lampu yang menyatu pada fairing. Dimana desain lampu ini tak bisa mengikuti arah stang. Saat stang dibelokan ke kiri atau ke kanan, lampu tetap saja mengarah kedepan. Saat jalan lurus, tentu tak akan menimbulkan terlalu banyak masalah. Namun masalah akan timbul saat menemukan kontur jalan menanjak, menurun dan menikung. Saat memasuki tikungan dan motor mulai menikung dan merebah, pencahayaan pada lampu konvensional tidak akan ikut miring dan itu sangat menunjukan kelemahan dari desain lampu tersebut. Saat motor merebah untuk berbelok ke kiri atau ke kanan, cahaya yang terbentuk secara horizontal akan mengikuti arah kemiringan. artinya, sinar dibagian kiri atau kanan depan pengendara akan terangkat dan berpotensi menyilaukan kendaraan dari arah berlawanan. Sementara sinar dibagian arah kemiringan, akan terpotong dan tidak bekerja maksimal. Dengan teknologi adaptive light, dapat memberikan cahaya mendatar yang mampu menyapu seluruh area di depan tanpa menyilaukan kendaraan lain saat berjalan tegak lurus, sementara saat berbelok, penyebaran sinar akan melawan arah kemiringan sehingga cahaya cenderung tetap mendatar terhadap jalan, bahkan sedikit miring berlawanan arah untuk memperjauh arah penyinaran ke arah tikungan yang di tuju. Adalah BMW K1600GT dan K1600GTL yang pertama memanfaatkan teknologi ini. Sistem ini bekerja menyesuaikan kemiringan motor saat menikung. Sehingga pencahayaan dapat menerangi sudut-sudut jalan yang tak bisa dilakukan oleh lampu motor konvensional. Lampu ini bekerja menyesuaikan dynamic leveling system untuk mengatur pencahayaan. Sumber [...]

  4. heri says:

    lampunya kayak mata serangga, tapi itulah inovasi sekarang!

  5. kerennnnnnnnnnnn

  6. siiip bangt brow kira 2 brp hargax y

  7. brp iaa hrga na??
    pngn ak terap kn d motoR ku…

    :D

  8. Toni says:

    Keren habis,,
    boleh ini,, gimana cara pemesananya,,,






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Ferry Mangunsong via FB fans page

Wadooohh.. Ada Herri Saputer.. (Sapu Terbang)

Moto Sport

Stoner Dan Rossi Teringat Insiden Jerez 2011
Stoner Dan Rossi Teringat Insiden Jerez 2011
May 23, 2012

Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.

Lorenzo Tak Takut Lagi Dengan Hujan
Lorenzo Tak Takut Lagi Dengan Hujan
May 22, 2012

Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.

Video News

V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
January 20, 2012

Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.

Facebook

Twitter

Tips

Stasioner Kekecilan Bikin Pelumasan Enggak Sempurna

Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.

Pakai Roller BeAT di Kymco Bikin Tarikan Makin Asik

Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.

Ganti Stang Bajaj Pulsar

Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.