Review / Modifikasi

Thunder 250 Jogyakarta : Si Dhodho Menthok

May 20, 2010
Thunder 250 Jogyakarta : Si Dhodho Menthok

Thunder 250 Si Dhoho Menthok
Tak bisa dipungkiri, sekeren dan seekstrim apa pun modifikasi yang diterapkan pada sebuah motor, estetika dan fungsi tak bisa dihilangkan dalam diri motor itu sendiri. Hal inilah yang dilakukan Ivan Soelarso dari rumah modifikasi Ivan’s Custom yang bermarkas di Jl. Punto Dewo 58, Kutuwates 07/08 Sinduadi, Sleman, Jogyakarta.
“Setiap modifikasi yang sudah selesai gw kerjaain, gak langsung gw serahin ke konsumen tapi gw test dulu sekitar dua mingguan. Biar tuh motor gak asal modif, tapi segi fungsi, kenyamanan dan performa tuh motor tetap maksimal, baik untuk digeber maupun boncengan,” jelas Ivan.
Adalah Thunder 250 lansiran tahun 2000 yang dirombak Ivan dengan sedikit mencomot gaya street fighter pada gubahannya. Bentuk tangki yang dibuat sedikit membengkak dari aslinya dan buritan dibuat sekit kurus, pendek dan mendongak, dibuat menyesuaikan keinginan konsumennya, Edward.
“Dari hasil pembicaraan dengan Edward sang pemilik Thunder ini, dia ingin Suzuki Thunder nya terlihat lebih berbobot dan berotot di bagian depan, sementara belakang sedikit lebih ramping dan pendek karena gw potong rangkanya sekitar 28 cm dengan penambahan rangka baru yang lebih tajam. Disain ini juga menyesuaikan dengan postur tubuh sang pemilik yang sekidikit berbobot alias gemuk,” canda lelaki kelahiran Jogyakarta ini.
Memanfaatkan bahan utama dari fiber, Ivan juga mengkombinasikan beberapa part dari produk kepunyaan Honda CS1 dan Kawasaki KLX 250. Menurut sang modifikator, tampilan depan pada akhirnya sedikit menyerupai Suzuki B-King dengan tangki tangki yang lebih gemuk, hingga tercetus ide untuk memberi nama Thunder ini sebagai Dhoho Moenthok.
“Saat ngeliat tangkinya yang gemuk dan montok, akhirnya terpikir kasih nama nih motor dengan sebutan Dhoho Menthok. Dalam bahasa Indonesia diibaratkan sebagai danging ayam bagian dada yang montok dan secara keseluruhan seperti bodinya Pamela Anderson,” jelas Ivan sambil tertawa.
Untuk menyesuaikan disain dan kelayakan jalan motor ini, penempatan lampu sign depan diposisikan pada air scoop di bagian tangki. Sementara dibagian bekalang diposisikan pada sisi spatboard.
Dan untuk menambah tampilan yang terlihat ekstrim pada tangkinya yang meniru gaya KTM Duke, Ivan mencomot tutup tangki milik Kawasaki Ninja 150.
Pengerjaan yang memakan waktu cukup lama ini, menelan dana sekitar Rp 12 juta perak.
Spesifikasi Suzuki Thunder 250 Dhoho Moenthok
:
Head Lamp : Kawasaki KLX 250
Lampu Sign Depan: Supra X 125
Lampu Sein Belakang : Mobil Genio
Stang Fat Bar + Riser : ZOX
Cakram Rem Depan : Wave TDR
Kaliper Depan : Thunder 250
Kaliper Belakang : Satria FU 150
Arm : Ivan’s Custom
Jok : Ivan’s Custom
Velg Depan : Power 17
Velg Belakang : Power 17
Ban Depan : Duro 110/70-17
Ban Belakang : Battlax 150/70-17
Muffler : Ivan’s Custom
Foto : Benny Prasetyo & haryo Canggih,
Ivan’s Custom : Jl. Punto Dewo 58, Kutuwates 07/08 Sinduadi, Sleman, Jogyakarta. (081392392975)

Tak bisa dipungkiri, sekeren dan seekstrim apa pun modifikasi yang diterapkan pada sebuah motor, estetika dan fungsi tak bisa dihilangkan dalam diri motor itu sendiri. Hal inilah yang dilakukan Ivan Soelarso dari rumah modifikasi Ivan’s Custom yang bermarkas di Jl. Punto Dewo 58, Kutuwates 07/08 Sinduadi, Sleman, Jogyakarta dalam setiap pengerjaan modifikasi.

“Setiap modifikasi yang sudah selesai gw kerjaain, gak langsung gw serahin ke konsumen tapi gw test dulu sekitar dua mingguan. Biar tuh motor gak asal modif, tapi segi fungsi, kenyamanan dan performa tuh motor tetap maksimal, baik untuk digeber maupun boncengan,” jelas Ivan.

Adalah Thunder 250 lansiran tahun 2004 yang dirombak Ivan dengan sedikit mencomot gaya street fighter pada gubahannya. Bentuk tangki yang dibuat sedikit membengkak dari aslinya dan buritan dibuat sedikit kurus, pendek dan mendongak, dibuat menyesuaikan keinginan konsumennya, Edward.

“Dari hasil pembicaraan dengan Edward sang pemilik Thunder ini, dia ingin Suzuki Thunder nya terlihat lebih berbobot dan berotot di bagian depan, sementara belakang sedikit lebih ramping dan pendek. Akhirnya gw potong rangkanya sekitar 28 cm dengan penambahan rangka baru yang lebih tajam. Disain ini juga menyesuaikan dengan postur tubuh sang pemilik yang sekidikit berbobot alias gemuk,” canda lelaki kelahiran Jogyakarta ini.

Memanfaatkan bahan utama dari fiber, Ivan juga mengkombinasikan beberapa part dari produk kepunyaan Honda CS1 dan Kawasaki KLX 250. Menurut sang modifikator, tampilan depan pada akhirnya sedikit menyerupai Suzuki B-King dengan tangki yang lebih gemuk. Melihat hasil gubahannya itu, tercetuslah ide untuk memberi nama Thunder ini sebagai Dhodho Menthok.

“Saat ngeliat tangkinya yang gemuk dan montok, akhirnya terpikir kasih nama nih motor dengan sebutan Dhodho Menthok. Dalam bahasa Indonesia diibaratkan sebagai danging ayam bagian dada yang montok. Atau secara keseluruhan seperti bodinya Pamela Anderson,” jelas Ivan sambil tertawa.

Untuk menyesuaikan disain dan kelayakan jalan motor ini, penempatan lampu sign depan diposisikan pada air scoop di bagian sisi kiri dan kanan tangki. Sementara dibagian bekalang diposisikan pada sisi spatboard.

Dan untuk menambah tampilan yang terlihat ekstrim pada tangkinya yang meniru gaya KTM Duke, Ivan mencomot tutup tangki milik Kawasaki Ninja 150.

Pengerjaan yang memakan waktu cukup lama ini, menelan dana sekitar Rp 12 juta perak.

Foto : Benny Prasetyo & haryo Canggih

Spesifikasi Suzuki Thunder 250 Dhodho Menthok

Head Lamp : Kawasaki KLX 250

Lampu Belakang : Honda CS 1

Lampu Sign Depan: Supra X 125

Lampu Sein Belakang : Mobil Genio

Stang Fat Bar + Riser : ZOX

Cakram Rem Depan : Wave TDR

Kaliper Depan : Thunder 250

Kaliper Belakang : Satria FU 150

Arm : Ivan’s Custom

Jok : Ivan’s Custom

Velg Depan : Power 17

Velg Belakang : Power 17

Ban Depan : Duro 110/70-17

Ban Belakang : Battlax 150/70-17

Muffler : Ivan’s Custom

Ivan’s Custom : Jl. Punto Dewo 58, Kutuwates 07/08 Sinduadi, Sleman, Jogyakarta. (081392392975)



Foto Gila Minggu ini

Posted by Ferry Mangunsong via FB fans page

Wadooohh.. Ada Herri Saputer.. (Sapu Terbang)

Moto Sport

Alasan Stoner Pensiun Dari MotoGP
Alasan Stoner Pensiun Dari MotoGP
May 18, 2012

Stoner yang semula membantah rumor bahwa dia akan mengakhiri karirnya di MotoGP di akhir musim 2012, akhirnya hal itu diakuinya. Juara dunia MtoGP dua kali itu merasa bahwa MotoGP sudah banyak berubah dan dia sudah tak bisa menikmatinya lagi seperti musim-musim sebelumnya.

L.A Lights Road Race Seri 1 Majalengka: Sirkuit Merana, Chupenk Tetap Juara
L.A Lights Road Race Seri 1 Majalengka: Sirkuit Merana, Chupenk Tetap Juara
May 15, 2012

Montesz Sport Club (MSC) selaku penyandang klub even dari Pengda IMI Jawa Barat kembali menggelar hajatan balapan di sirkuit GGM Majalengka, Jawa barat.

Video News

V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
January 20, 2012

Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.

Facebook

Twitter

Tips

Stasioner Kekecilan Bikin Pelumasan Enggak Sempurna

Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.

Pakai Roller BeAT di Kymco Bikin Tarikan Makin Asik

Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.

Ganti Stang Bajaj Pulsar

Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.