Tips

Naikin Kompresi Mio : Cara Lama Buat Yang Baru

April 7, 2010
Naikin Kompresi Mio : Cara Lama Buat Yang Baru

Naikin Kompresi Mio : Cara Lama Buat Yang Baru
Kohar alias korek harian buat yang gak puas sama akselerasi motor Mio nya bisa menempuh cara lama yang biasa dilakukan para tuner. Memang cara ini sudah lama diterapkan oleh para penggila motor yang gak puas dengan akselerasi motornya, tapi bukan berarti cara ini udah ditinggalkan, masih banyak bengkel yang menerapkan sistem korek harian ini.
Salah satu yang harus dilakukan adalah porting & polish. Saat melakukan porting jangan terlalu halus dan jangan terlalu lebar, cukup sedikit haluskan bagian kulit jeruknya untuk melancarkan aliran gas bakar dan lebih bersih. Yang menguntungkan dari cara ini adalah motor tak terlihat telah mendapat perubahan, tapi begitu motor bro en sis digas poll, baru deh ngerasain kalo tuh motor udah punya akselerasi yang jauh lebih baik.
“Korek harian buat Mio pertama bisa lakukan porting polis pada lubang hisap dan buang, tapi jangan terlalu halus dan jangan bikin lubangnya tambah lebar, cukup haluskan sedikit saja bagian kulit jeruknya,” ungkap Didi Nurhadi juragan bengkel D2M.
Cara kedua kalau tidak ada niatan naikin seher, langkah pembubutan pada bagian head silinder bisa dilakukan, tapi jangan terlalu tebal, cukup sekitar 0.3 milimeter saja. Bubut head ini berfungsi untuk menaikan kompresi mesin guna mengejar hasil yang lebih baik supaya motor dapat berlari lebih enteng untuk harian.
“Cukup bubut 0.3mm aja, jangan tebel-tebel. Biasanya kalau terlalu tebel motor suka knocking atau ngelitik.”
Kedua cara ini rasanya cukup untuk memberikan akselerasi dan tarikan motor jadi lebih enteng. Namun yang jadi pertanyaan adalah saat kompresi meningkat, otomatis mesin motor tersebut membutuhkan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi. Jadi harus ganti bensin yah?
Tenang, Bro en Sis gak perlu ganti jenis bbm yang digunakan semisal biasa pake premium lantas beralih ke pertamax atau pertamax plus. Mahal broo.
Untuk mengatasi masalah ini, cukup dengan membesarkan bukaan anginnya. Biasanya bukaan angin Mio bawaan pabrik sekitar 2.5 putaran, jadi tinggal tambahkan menjadi 3 atau 3.25 putaran.

Kohar alias korek harian buat yang gak puas sama akselerasi motor Mio nya bisa menempuh cara lama yang biasa dilakukan para tuner. Memang cara ini sudah lama diterapkan oleh para penggila motor yang gak puas dengan akselerasi motornya, tapi bukan berarti cara ini udah ditinggalkan, masih banyak bengkel yang menerapkan sistem korek harian ini.

Salah satu yang harus dilakukan adalah porting & polish. Saat melakukan porting jangan terlalu halus dan jangan terlalu lebar, cukup sedikit haluskan bagian kulit jeruknya untuk melancarkan aliran gas bakar dan lebih bersih. Yang menguntungkan dari cara ini adalah motor tak terlihat telah mendapat perubahan, tapi begitu motor bro en sis digas poll, baru deh ngerasain kalo tuh motor udah punya akselerasi yang jauh lebih baik.

“Korek harian buat Mio pertama bisa lakukan porting polis pada lubang hisap dan buang, tapi jangan terlalu halus dan jangan bikin lubangnya tambah lebar, cukup haluskan sedikit saja bagian kulit jeruknya,” ungkap Didi Nurhadi juragan bengkel D2M.

Cara kedua kalau tidak ada niatan naikin seher, langkah pembubutan pada bagian head silinder bisa dilakukan, tapi jangan terlalu tebal, cukup sekitar 0.3 milimeter saja. Bubut head ini berfungsi untuk menaikan kompresi mesin guna mengejar hasil yang lebih baik supaya motor dapat berlari lebih enteng untuk harian.

“Cukup bubut 0.3mm aja, jangan tebel-tebel. Biasanya kalau terlalu tebel motor suka knocking atau ngelitik.”

Kedua cara ini rasanya cukup untuk memberikan akselerasi dan tarikan motor jadi lebih enteng. Namun yang jadi pertanyaan adalah saat kompresi meningkat, otomatis mesin motor tersebut membutuhkan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi. Jadi harus ganti bensin yah?

Tenang, Bro en Sis gak perlu ganti jenis bbm yang digunakan semisal biasa pake premium lantas beralih ke pertamax atau pertamax plus. Mahal broo.

Untuk mengatasi masalah ini, cukup dengan membesarkan bukaan anginnya. Biasanya bukaan angin Mio bawaan pabrik sekitar 2.5 putaran, jadi tinggal tambahkan menjadi 3 atau 3.25 putaran.

#Rubrik ini dipersembahkan oleh EVALUBE, Pelumas berteknologi yang berhasil mendapatkan kepercayaan sebagai merek paling direkomendasikan konsumen untuk pelumas motor.





8 Responses to “Naikin Kompresi Mio : Cara Lama Buat Yang Baru”

  1. kadir says:

    thank to infonya brow..
    kira2 setelah dilakukan ubahan itu,speednya bertmbah gag??

  2. icen says:

    kloq as klep papas berapa mm bro biar pas tarikan nya?

  3. young yung says:

    gmn ga perlu papas head,mndingan los paking j bos.
    kira” hasilny sama aj gag,,,?????

  4. yots says:

    bos,,klo mw bkin tutup cyilinder head mio gmna ya cranya.
    di sney apa d bubut..?

    punya saya slek tutup nya boss. . . .

  5. Cara Sehat says:

    Memodifikasi motor merupakan kegiatan yang menyenangkan…

  6. herry says:

    mksh atas tipnya y bow, semoga menjadi awal yg lbh baik.

  7. rivan says:

    mas pnya aku terlalu tebal memapas head shngga kompresi sllu bocor nglitik, bgaimana cara kmpresi tdak bocor, mohon tipsnya






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Facebook Fan

Box Motor Yang Super Multi Fungsi

Moto Sport

Immanuel, Sigit PD dan Sudarmono Siap Tarung Di Suzuka
Immanuel, Sigit PD dan Sudarmono Siap Tarung Di Suzuka
July 24, 2014

Setelah melewati edukasi cukup panjang, tiga pembalap Immanuel Pratna, Sigit PD dan Sudarmono bakal bekompetisi di Suzuka 4 Hours Endurance Race di sirkuit Suzuka pada 25-26 Juli mendatang.

Elektronik Di MotoGP, Menaikkan Kecepatan dan Menurunkan Tenaga
Elektronik Di MotoGP, Menaikkan Kecepatan dan Menurunkan Tenaga

14 tahun yang lalu, awal era 4-tak menggantikan 2-tak yang dianggap tidak ramah lingkungan. Mesin 500 cc 2-tak digantikan mesin 4-tak 990cc.

Video News

Video CBR300R dan CB300F, Asyiik Buat Aktivitas Harian
Video CBR300R dan CB300F, Asyiik Buat Aktivitas Harian
July 17, 2014

Dalam video itu digambarkan bagaimana sepasang kekasih mengisi hari-harinya bersama CBR300R dan CB300F, mulai dari bersosialita hingga touring.

Facebook

Twitter

Tips

Pilih Ukuran Ban, Perhatikan Lebar Pelek Lo, Bro

Sayangnya, banyak pemotor yang nggak paham dalam memilih ban, khususnya soal ukuran. Misal, penggunaan ban besar tapi tak ditopang oleh pelek yang sesuai dan ubahan pada pembakaran dan gir nya.