Klub Motor

VKBC : Berawal Dari Pecinta Sepeda

March 9, 2010
VKBC : Berawal Dari Pecinta Sepeda

VKBC : Berawal Dari Pecinta Sepeda
Rasa persaudaraan yang tinggi sejak kecil hingga mereka dewasa, turut mewarnai perjalan komunitas motor yang tak terpaut oleh satu brand saja. Seiring berjalannya waktu, beberapa dari anggota komunitas ini harus pergi meninggalkan Jakarta, namun mereka tetap menyatu dalam satu semangat kekeluargaan yang tinggi dalam Various Krew Bikers Community (VKBC).
Berawal dari beberapa bocah pecinta sepeda yang kerap melakukan perjalanan jauh, mereka bertekad untuk tetap mempertahankan kebersamaan mereka meski sepeda mereka tak sama. Dari sinilah lahir nama Various Club dimana anggotanya saat itu mayoritas masih duduk dibangku SMP. Beranjak dewasa, para anggota mulai memiliki motor sebagai tunggangan pendukung aktivitas mereka. Akhirnya komonitas kecil pecinta sepedah ini berubah menjadi sebuah komunitas motor.
Seperti pertama kali nama Various Club hadir, mereka tak memperdulikan perbedaan tipe sepeda mereka. Kini mereka tetap membangun komunitas yang telah ada sejak mereka kecil.
“Dulunya berawal dari beberapa orang termasuk saya yang senang bersepeda di lingkungan rumah dikawasan Cipinang, Jakarta-Timur, akhirnya kita putuskan untuk memberi nama Various Club karena sepeda kita tak sama. Dan kini kami sudah memiliki motor, akhirnya nama Various tetap kita pertahankan dan bertambah menjadi Various Krew Bikers Community. Nama ini kita pilih karena kita tak terikat oleh satu brand motor, yang penting kita bisa menyatu dalam semangat brotherhood yang tinggi,” papar Chandra Syamsuddin selaku Ketua Umum VKBC.
Berdiri sejak 16 Desember 2006, VKBC merupakan komunitas motor yang hobi touring, ngoprek motor, show on dengan bikers lain untuk menambah teman dan belajar berorganisasi serta menjalin sara brotherhood sesama biker.
Meski jumlah anggota komunitas ini masih bisa dihitung dengan tangan, namun semangat mereka untuk mempertahankan dan mengembangkan VKBC begitu besar. “Jumlah anggota memang enggak banyak, Cuma 19 orang, tapi dari 19 orang ini kami merasa begitu akrab. Kami saling mengetahui dan kenal dekat layaknya keluarga sendiri antar sesama anggota,” ungkap Chandra.
“Bahkan beberapa anggota yang pindah ke Bandung, saat ada kopdar wajib mereka pasti datang,” tambahnya.
Selain menjadikan kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata dan Taman Mini Indonesia sebagai lokasi kopdarnya, mereka juga selalu terhubung dalam sebuah organisasi di dunia maya di www.vkbc.or.id.
Meski sebuah komunitas kecil, tapi keakraban anatar anggota dan persaudaraan VKBC dengan komunitas motor lain, membuat mereka terlihat seperti komunitas besar. Berbagai aktivitas positif dilakukan komunitas ini, mulai dari kopdar dan sharing, bedah mesin, pelatihan safety riding hingga berburu makanan.
Sementara kegiatan rutin enam bulanan adalah lomba irit bahan bakar. Dari lomba dengan regulasi yang mereka buat sendiri, mereka dapat mengetahui seberapa irit motor mereka.
VKBC berharap akan terus bertahan dan tumbuh bersama dengan semangat kekeluargaan untuk saling mengisi, menimba ilmu dan melakukan hal-hal positif. Dan yang pasti, keberadaan VKBC dapat memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Rasa persaudaraan yang tinggi sejak kecil hingga mereka dewasa, turut mewarnai perjalan komunitas motor yang tak terpaut oleh satu brand saja. Seiring berjalannya waktu, beberapa dari anggota komunitas ini harus pergi meninggalkan Jakarta, namun mereka tetap menyatu dalam satu semangat kekeluargaan yang tinggi dalam Various Krew Bikers Community (VKBC).

Berawal dari beberapa bocah pecinta sepeda yang kerap melakukan perjalanan jauh, mereka bertekad untuk tetap mempertahankan kebersamaan mereka meski sepeda mereka tak sama. Dari sinilah lahir nama Various Club dimana anggotanya saat itu mayoritas masih duduk dibangku SMP. Beranjak dewasa, para anggota mulai memiliki motor sebagai tunggangan pendukung aktivitas mereka. Akhirnya komonitas kecil pecinta sepedah ini berubah menjadi sebuah komunitas motor.

Seperti pertama kali nama Various Club hadir, mereka tak memperdulikan perbedaan tipe sepeda mereka. Kini mereka tetap membangun komunitas yang telah ada sejak mereka kecil.

“Dulunya berawal dari beberapa orang termasuk saya yang senang bersepeda di lingkungan rumah dikawasan Cipinang, Jakarta-Timur, akhirnya kita putuskan untuk memberi nama Various Club karena sepeda kita tak sama. Dan kini kami sudah memiliki motor, akhirnya nama Various tetap kita pertahankan dan bertambah menjadi Various Krew Bikers Community. Nama ini kita pilih karena kita tak terikat oleh satu brand motor, yang penting kita bisa menyatu dalam semangat brotherhood yang tinggi,” papar Chandra Syamsuddin selaku Ketua Umum VKBC.

Berdiri sejak 16 Desember 2006, VKBC merupakan komunitas motor yang hobi touring, ngoprek motor, show on dengan bikers lain untuk menambah teman dan belajar berorganisasi serta menjalin sara brotherhood sesama biker.

Meski jumlah anggota komunitas ini masih bisa dihitung dengan tangan, namun semangat mereka untuk mempertahankan dan mengembangkan VKBC begitu besar. “Jumlah anggota memang enggak banyak, Cuma 19 orang, tapi dari 19 orang ini kami merasa begitu akrab. Kami saling mengetahui dan kenal dekat layaknya keluarga sendiri antar sesama anggota,” ungkap Chandra.

“Bahkan beberapa anggota yang pindah ke Bandung, saat ada kopdar wajib mereka pasti datang,” tambahnya.

Selain menjadikan kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata dan Taman Mini Indonesia sebagai lokasi kopdarnya, mereka juga selalu terhubung dalam sebuah organisasi di dunia maya di www.vkbc.or.id.

Meski sebuah komunitas kecil, tapi keakraban anatar anggota dan persaudaraan VKBC dengan komunitas motor lain, membuat mereka terlihat seperti komunitas besar. Berbagai aktivitas positif dilakukan komunitas ini, mulai dari kopdar dan sharing, bedah mesin, pelatihan safety riding hingga berburu makanan.

Sementara kegiatan rutin enam bulanan adalah lomba irit bahan bakar. Dari lomba dengan regulasi yang mereka buat sendiri, mereka dapat mengetahui seberapa irit motor mereka.

VKBC berharap akan terus bertahan dan tumbuh bersama dengan semangat kekeluargaan untuk saling mengisi, menimba ilmu dan melakukan hal-hal positif. Dan yang pasti, keberadaan VKBC dapat memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia.



Berita terkait:

  1. KRACKER Dari Kaskus ke Senayan
  2. Kopdar Gila Motor di Ngabuburit Bareng Evalube
  3. Sepeda Hybrid Mewah Lexus
  4. Kober Buat Lokasi Kopdar
  5. Berawal dari Bengkel Radio



6 Responses to “VKBC : Berawal Dari Pecinta Sepeda”

  1. cesar says:

    beuhhh.. mangstaff broo.. :D

  2. Pesonk says:

    Mantap gan..lanjutkan…!!!

  3. MAJU TERUS PANTANG MUNDUR !!!!

  4. igs_vkbc says:

    hallooo…

  5. Hello we are a Catering Business from Spain and we are looking forward to hire a new chefs as we expand to other cities. Please send me your resume asap. Thank you.






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Fuad Arsyadi Gendut via FB fans page

Motor berbahan bakar nasi nih bro..

Moto Sport

Pasukan Honda Siap Ukir Prestasi di Arena Balap Nasional
Pasukan Honda Siap Ukir Prestasi di Arena Balap Nasional
February 5, 2012

Dukungan terhadap tim yang tahun lalu hanya 20 tim, tahun ini meningkat menjadi 26 tim. Sebanyak 7 tim akan berlaga di Indoprix dan 19 tim di Motoprix.

Yamaha Gaet Sponsor Baru MotoGP Musim 2012
Yamaha Gaet Sponsor Baru MotoGP Musim 2012
February 3, 2012

Seperti dilansir dari laman Crash.net akhir Januari lalu, Yamaha secara resmi mengumumkan penandatanganan kerjasama dengan JX Nippon Oil & Energy Corporation (Eneos) pada musim balap MotoGP 2012.

Video News

V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
January 20, 2012

Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.

Facebook

Twitter

Tips

Ganti Oli Transmisi Matik Biar Gearbox Jadi Lebih Awet

Layaknya motor lainnya, motor matik juga punya gearbox walaupun enggak serumit motor manual. Nah bagian ini tentunya membutuhkan perawatan dengan cara mengganti oli transmisi secara berkala.

Substitusi Kampas Rem Depan Kymco

Para pecinta motor asal Taiwan, Kymco, mengaku bahwa mereka adalah kumpulan orang yang “kurang waras”. Pasalnya, meski tak mendapat dukungan dari ATPM tapi mereka masih tetap setia dengan Kymco.

Cara Pasang Bracket Box di Byson

Seperti beberapa motor lainnya, Yamaha Byson memiliki keterbatasan ruang penyimpanan barang bawaan. Untuk sebagian orang, kondisi ini disiasati dengan memasangkan box di bagian belakang Byson.