Bikers

Tak Jadi Musisi Programmer Pun Dijabani

March 30, 2010
Tak Jadi Musisi Programmer Pun Dijabani

Tak Jadi Musisi Programmer Pun Dijabani
Selengean, itulah kesan pertama yang terlihat pada diri lelaki kelahiran 26 tahun silam ini. Dengan rambut gondrong terbungkus topi, celana jeans lusuh dengan sobekan di bagian lutut layaknya seorang musisi ngetop mau beraksi, seolah menjadi trademark nya. Namun dibalik penampilannya yang selengean ini, dia adalah sorang yang memiliki banyak keahlian.
Adalah Ahmad Fauzi yang akrab disapa Ozzie, penggemar motor bebek sport keluaran Suzuki yang juga tergabung dalam Suzuki Satria F150 Club ini, merupakan seorang programmer dengan bayak kemampuan yang dia miliki dalam bidang dunia teknologi informasi. Selain itu, kemampuan disain web yang dia miliki membuat dirinya dipercaya untuk mengelola dan bertanggung jawab pada kelancaran website club mereka, http://ssfc.or.id.
Bahkan dirinya juga terlibat dalam urusan web streaming nya salah satu stasiun TV berita pertama milik swata, Metro TV.
Tak berhenti sampai masalah programmer, ternyata cowok kelahiran 10 Januari 1984 ini memiliki berbagai keahlian lain yang ditekuninya karena hobi. Sebut aja musik, olahraga ekstrean seperti skate board, sepeda BMX dan banyak lagi bakat yang dikantonginya. Wajar rasanya jika motor Suzuki Satria F150 yang ditungganginya juga bergaya drag race karena hobinya banyak yang berbau ekstream.
“Masa kecil dan masa sekolah sih gak beda sama anak-anak kebanyakan, sering berantem,” jelasnya sambil tertawa.
“Lulus sekolah mau nerusin kuliah, minatnya sih major classical guitar di Institut Seni fakultas seni pertunjukan, tapi berhubung test nya sulit disuruh bawain Canarios, Asturias, Cathedral dengan Tempo yang cepat, apalagi recuerdos de la Alhambra yang metiknya pake tremolo ditambah baca notasi langsung minimal 1 lagu ada 9 lembar, nyerah deh. Yaahh, mungkin memang udah ditakdirkan jadi penikmat aja bukan pelaku,” tambah lelaki berperawakan kurus ini sambil tertawa.
Berhubung gagal masuk test kuliah didunia seni musik, akhirnya langkah nya menuntun cowok gondrong ini ke ilmu komputer. Dan ternyata memang di dunia komputer lah dirinya kini bernaung.
“Kebetulan waktu kecil udah ketemu yang namanya komputer waktu jamannya 286, 386 pokoknya masih pakek disket segede gaban lah. Selain itu juga terinspirasi waktu sering diajak bokap ke BIDOPSAT, Stasiun Bumi di Cibinong. Disana dikasih liat perangkat-perangkat aneh yang seumur-umur baru ngeliat disitu,” papar cowok yang juga pernah mengenyam pendidikan agama di Pesantren Depok selama 4 tahun ini.
Berkat dukungan orang tua yang membuatkan fasilitas belajar seperti mini perpustakaan dan mini lab, akhirnya Ozzie kecil makin doyan ngoprek software dan hardware komputer. Hingga akhirnya urusan kuliah seni dengan berat hati dilepaskannya dan memalingkan hatinya ke dunia teknologi informasi.
Gagal jadi musisi, profesi programmer pun akhirnya dijabani. “Alhamdulliah, jalanin aja dulu  itung-itung cari pengalaman positif yang mendatangkan income, yang penting jangan lupa berdoa dan bersyukur diberikan rejeki dan berkah yang melimpah. Sekarang tinggal masalah wanita, mungkin kurang berbakat buat urusan yang satu itu,” pungkasnya sambil tertawa.

Selengean, itulah kesan pertama yang terlihat pada diri lelaki kelahiran 26 tahun silam ini. Dengan rambut gondrong terbungkus topi, celana jeans lusuh dengan sobekan di bagian lutut layaknya seorang musisi ngetop mau beraksi, seolah menjadi trademark nya. Namun dibalik penampilannya yang selengean ini, dia adalah sorang yang memiliki banyak keahlian.

Adalah Ahmad Fauzi yang akrab disapa Ozzie, penggemar motor bebek sport keluaran Suzuki yang juga tergabung dalam Suzuki Satria F150 Club ini, merupakan seorang programmer dengan bayak kemampuan yang dia miliki dalam bidang dunia teknologi informasi. Selain itu, kemampuan disain web yang dia miliki membuat dirinya dipercaya untuk mengelola dan bertanggung jawab pada kelancaran website club mereka, http://ssfc.or.id.

Bahkan dirinya juga terlibat dalam urusan web streaming nya salah satu stasiun TV berita pertama milik swata, Metro TV.

Tak berhenti sampai masalah programmer, ternyata cowok kelahiran 10 Januari 1984 ini memiliki berbagai keahlian lain yang ditekuninya karena hobi. Sebut aja musik, olahraga ekstrean seperti skate board, sepeda BMX dan banyak lagi bakat yang dikantonginya. Wajar rasanya jika motor Suzuki Satria F150 yang ditungganginya juga bergaya drag race karena hobinya banyak yang berbau ekstream.

“Masa kecil dan masa sekolah sih gak beda sama anak-anak kebanyakan, sering berantem,” jelasnya sambil tertawa.

“Lulus sekolah mau nerusin kuliah, minatnya sih major classical guitar di Institut Seni fakultas seni pertunjukan, tapi berhubung test nya sulit disuruh bawain Canarios, Asturias, Cathedral dengan Tempo yang cepat, apalagi recuerdos de la Alhambra yang metiknya pake tremolo ditambah baca notasi langsung minimal 1 lagu ada 9 lembar, nyerah deh. Yaahh, mungkin memang udah ditakdirkan jadi penikmat aja bukan pelaku,” tambah lelaki berperawakan kurus ini sambil tertawa.

Berhubung gagal masuk test kuliah didunia seni musik, akhirnya langkah nya menuntun cowok gondrong ini ke ilmu komputer. Dan ternyata memang di dunia komputer lah dirinya kini bernaung.

“Kebetulan waktu kecil udah ketemu yang namanya komputer waktu jamannya 286, 386 pokoknya masih pakek disket segede gaban lah. Selain itu juga terinspirasi waktu sering diajak bokap ke BIDOPSAT, Stasiun Bumi di Cibinong. Disana dikasih liat perangkat-perangkat aneh yang seumur-umur baru ngeliat disitu,” papar cowok yang juga pernah mengenyam pendidikan agama di Pesantren Depok selama 4 tahun ini.

Berkat dukungan orang tua yang membuatkan fasilitas belajar seperti mini perpustakaan dan mini lab, akhirnya Ozzie kecil makin doyan ngoprek software dan hardware komputer. Hingga akhirnya urusan kuliah seni dengan berat hati dilepaskannya dan memalingkan hatinya ke dunia teknologi informasi.

Gagal jadi musisi, profesi programmer pun akhirnya dijabani. “Alhamdulliah, jalanin aja dulu  itung-itung cari pengalaman positif yang mendatangkan income, yang penting jangan lupa berdoa dan bersyukur diberikan rejeki dan berkah yang melimpah. Sekarang tinggal masalah wanita, mungkin kurang berbakat buat urusan yang satu itu,” pungkasnya sambil tertawa.



Berita terkait:

  1. TVS Ajak Musisi Dan Bintang Sepak Bola ke PRJ
  2. Ketika Scoopy Jadi Media Seni
  3. Faizal H Muhammad : Pengen Jadi Freestyler
  4. Didi Nurhadi : Ogah Jadi Karyawan
  5. Perhitungan Waktu Tempuh Jadi Solusi Jitu



7 Responses to “Tak Jadi Musisi Programmer Pun Dijabani”

  1. Gaston Castano says:

    keren juga nih GoJaBi (Gondrong Jaman Nabi) *kidding bro*

  2. angga says:

    untung gak jadi pegawai pajak hehe. . :D

  3. Juvelope SSFC#509 says:

    hahahaom ozzie mantap dah…

    tukang foto keliling juga di geluti oleh pria bertubuh gonrong berambut kurus ini :D

    :thumbup: buat om ozzie

  4. Sa 3 aa - iso says:

    Tapi ulasan spek motornya mana ya????

  5. Mamas says:

    hahahaha kayanya gw kenal bgt nih ma makhluk satu ini…. oh ternyata cita2nya mau jadi musisi toh… baru tau gw, bis bingung kebisaannya banyak banget sih, makanya om ilmunya jangan banyak2 biar orang gak bingung hihihihihi….

  6. SSFC#575 says:

    Wkakakaka kk Ozzie te op be ge te Dweh,,,,,,,,,,,

  7. momod says:

    keren dah si Ozzie Nich patut di contoh..






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Fuad Arsyadi Gendut via FB fans page

Motor berbahan bakar nasi nih bro..

Moto Sport

Pasukan Honda Siap Ukir Prestasi di Arena Balap Nasional
Pasukan Honda Siap Ukir Prestasi di Arena Balap Nasional
February 5, 2012

Dukungan terhadap tim yang tahun lalu hanya 20 tim, tahun ini meningkat menjadi 26 tim. Sebanyak 7 tim akan berlaga di Indoprix dan 19 tim di Motoprix.

Yamaha Gaet Sponsor Baru MotoGP Musim 2012
Yamaha Gaet Sponsor Baru MotoGP Musim 2012
February 3, 2012

Seperti dilansir dari laman Crash.net akhir Januari lalu, Yamaha secara resmi mengumumkan penandatanganan kerjasama dengan JX Nippon Oil & Energy Corporation (Eneos) pada musim balap MotoGP 2012.

Video News

V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
January 20, 2012

Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.

Facebook

Twitter

Tips

Ganti Oli Transmisi Matik Biar Gearbox Jadi Lebih Awet

Layaknya motor lainnya, motor matik juga punya gearbox walaupun enggak serumit motor manual. Nah bagian ini tentunya membutuhkan perawatan dengan cara mengganti oli transmisi secara berkala.

Substitusi Kampas Rem Depan Kymco

Para pecinta motor asal Taiwan, Kymco, mengaku bahwa mereka adalah kumpulan orang yang “kurang waras”. Pasalnya, meski tak mendapat dukungan dari ATPM tapi mereka masih tetap setia dengan Kymco.

Cara Pasang Bracket Box di Byson

Seperti beberapa motor lainnya, Yamaha Byson memiliki keterbatasan ruang penyimpanan barang bawaan. Untuk sebagian orang, kondisi ini disiasati dengan memasangkan box di bagian belakang Byson.