Moto Sport

Marco Melandri dan Simoncelli Frustrasi

March 24, 2010
Marco Melandri dan Simoncelli Frustrasi

Marco Melandri dan Simoncelli Frustrasi
Duo pembalap tim San Carlo Honda Gresini, Marco Melandri dan Marco Simoncelli, belum menemukan sentuhan yang baik pada motor nya hingga akhir tes pra musim di Qatar beberapa hari lalu, padahal musim balap MotoGP sudah semakin dekat.
Melandri merasa frustrasi karena tidak mampu mencapai hasil dan feeling yang baik pada mesin RC212V. Selain itu, kecelakaan yang dialaminya membuat sisi kiri motornya hancur. Beruntung dirinya dapat lolos dari cengkraman cidera akibat kecelakaan tersebut. Kendati demikian, Melandri bertekad untuk meraih posisi terbaik saat musim balapan pertama dimulai di sirkuit Losail, Qatar pada 11 April mendatang.
“Saya sedikit kecewa karena meski sudah mencoba melakukan semua hal, tapi semua itu tidak membantu kami untuk menemukan cara yang tepat dan benar,” jelas Melandri. “Tak ada perubahan dari hasil yang telah dikerjakan dan pekerjaan kami jadi sia-sia. Sebuah kecelakan menjadikan hal rumit dengan motor yang nyaris hancur. Saya kira ini bukan hanya masalah kami semata, karena saya melihat hampir semua pembalap Honda memiliki hal serupa dengan kami.”
“Balapan pertama segera tiba, dan situasi ini sangat mengkhawatirkan. Kami membutuhkan komitmen total dari semua pihak untuk menemukan jawaban dan mengatasi situasi sulit ini,” pungkas pembalap asal Italia ini.
Marco Simoncelli, rekan satu tim Melandri juga memiliki masalah yang sama ketika dirinya berjuang untuk meningkatkan feeling yang bagus dan kecepatan pada motornya.
“Ini menjadi pekerjaan yang berat. Kami telah mecoba melakukan segala macam hal tapi kami tidak menemukan hal yang bisa membantu kami untuk maju,” papar Simoncelli yang pada sesi latihan kedua di Qatar juga mengalami kecelakaan.
“Di waktu dan momen yang sulit ini, saya tidak percaya bahwa kurangnya pengalaman saya di MotoGP adalah penyebabnya. Karena saya bisa melihat bahwa pembalap motor Honda lain juga memiliki masalah yang kurang lebih sama dengan saya. Jadi saya percaya bahwa kita semua harus bersama-sama menyingsingkan lengan baju untuk keluar dari titik ini,” pungkasnya.

Duo pembalap tim San Carlo Honda Gresini, Marco Melandri dan Marco Simoncelli, belum menemukan sentuhan yang baik pada motor nya hingga akhir tes pra musim di Qatar beberapa hari lalu, padahal musim balap MotoGP sudah semakin dekat.

Melandri merasa frustrasi karena tidak mampu mencapai hasil dan feeling yang baik pada mesin RC212V. Selain itu, kecelakaan yang dialaminya membuat sisi kiri motornya hancur. Beruntung dirinya dapat lolos dari cengkraman cidera akibat kecelakaan tersebut. Kendati demikian, Melandri bertekad untuk meraih posisi terbaik saat musim balapan pertama dimulai di sirkuit Losail, Qatar pada 11 April mendatang.

“Saya sedikit kecewa karena meski sudah mencoba melakukan semua hal, tapi semua itu tidak membantu kami untuk menemukan cara yang tepat dan benar,” jelas Melandri. “Tak ada perubahan dari hasil yang telah dikerjakan dan pekerjaan kami jadi sia-sia. Sebuah kecelakan menjadikan hal rumit dengan motor yang nyaris hancur. Saya kira ini bukan hanya masalah kami semata, karena saya melihat hampir semua pembalap Honda memiliki hal serupa dengan kami.”

“Balapan pertama segera tiba, dan situasi ini sangat mengkhawatirkan. Kami membutuhkan komitmen total dari semua pihak untuk menemukan jawaban dan mengatasi situasi sulit ini,” pungkas pembalap asal Italia ini.

Marco Simoncelli, rekan satu tim Melandri juga memiliki masalah yang sama ketika dirinya berjuang untuk meningkatkan feeling yang bagus dan kecepatan pada motornya.

“Ini menjadi pekerjaan yang berat. Kami telah mecoba melakukan segala macam hal tapi kami tidak menemukan hal yang bisa membantu kami untuk maju,” papar Simoncelli yang pada sesi latihan kedua di Qatar juga mengalami kecelakaan.

“Di waktu dan momen yang sulit ini, saya tidak percaya bahwa kurangnya pengalaman saya di MotoGP adalah penyebabnya. Karena saya bisa melihat bahwa pembalap motor Honda lain juga memiliki masalah yang kurang lebih sama dengan saya. Jadi saya percaya bahwa kita semua harus bersama-sama menyingsingkan lengan baju untuk keluar dari titik ini,” pungkasnya.

Foto : MotoGP.com



Foto Gila Minggu ini

Posted by Angga via Twitter

Karena Lomba Makan Kerupuk Sudah Terlalu Mainstream

Moto Sport

Pembalap YRA Berdoa Untuk Denny Triyugo
Pembalap YRA Berdoa Untuk Denny Triyugo
August 29, 2014

Sebelum YRA dimulai, instruktur YRA asal Jepang Yoshiyaki Kato, mengajak seluruh perserta YRA untuk mendoakan Denny Triyugo Laknono yang meninggal dunia akibat pendarahan otak setelah mengalami kecelakaan di latihan bebas Indoprix 2013 seri 3 di Sentul Kecil.

Ini Kebiasaan Stoner Yang Ditiru Marquez
Ini Kebiasaan Stoner Yang Ditiru Marquez
August 28, 2014

Nggak ada habisnya kalo bahas Marc Marquez. Rider MotoGP ini pasti punya banyak cerita dan hal-hal unik yang kadang gak lazim dilakukan. Salah satunya kebiasaan melibas kerb.

Video News

ICON ZX3-RR, Motor Balap Dengan Android Berbasis Ninja 300
ICON ZX3-RR, Motor Balap Dengan Android Berbasis Ninja 300
August 27, 2014

Produsen apparel terkemuka asal Amerika, ICON belum lama ini memperkenalkan sebuah motor konsep yang diberi nama ICON ZX3-RR. Motor ini dibangun hasil kerja sama dengan Kawasaki Amerika.

Facebook

Twitter

Tips

Tambah Pencahayaan, Pasang LED

Sebenarnya bisa saja mengganti bohlam bawaan dengan watt yang lebih besar atau mengganti dengan produk HID. Tapi penggunaan watt yang lebih besar atau menggunakan HID yang tidak tepat malah akan menimbulkan masalah lain bagi reflektor.