Banner

Moto Sport

Jorge Lorenzo : Akan Ikut Test Terakhir Di Qatar

March 11, 2010
Jorge Lorenzo : Akan Ikut Test Terakhir Di Qatar

Jorge Lorenzo : Akan Ikut Test Terakhir Di Qatar
Jorge Lorenzo bersikeras bahwa dirinya akan ambil bagian dalam tes akhir MotoGP di Qatar pada musim dingin mendatang, kendati dirinya masih dalam penyembuhan cidera tangan yang dialaminya karena kecelakaan saat latihan motorcross.
Pembalap tim Fiat Yamaha ini telah kehilangan sesi uji coba di Sepang karena cedera tersebut. Sementara waktu terus berjalan dan waktu serta tempat dimulainya kompetisi MotoGP semakin dekat, hal ini membuat Lorenzo merasa perlu untuk turut ambil bagian dalam sesi latihan terakhir guna persiapan dirinya dalam kompetisi nanti.
Manajemen nya memang menyarankan dirinya untuk tidak ambil bagian dalam sesi latihan akhir di sirkuit Losail Qatar karena alasan kondisi cidera yang belum pulih benar, tapi pembalap asal Spanyol ini talah mengambil keputusan untuk kembali kelintasan sebagai bagian dari pemulihan cidera tangannya.
Seperti dilansir Autosport.com, Lorenzo menjelaskan beberapa alasan dirinya harus ambil bagian dalam sesi latihan terakhir dan bicara masalah cidera yang dialaminya.
“Ya, saya akan ikut sesi uji coba di Qatar,” ungkap Lorenzo pada Motosprint. “Saya sudah mengambil keputusan ini karena beberapa alasan, termasuk keperluan untuk memahami bagaimana kondisi tangan saya bekerja, Tapi tentunya bukan untuk mencari waktu putaran tercepat.”
“Saya telah berpikir untuk melewati test ini dan langsung ke sesi balapan pertama. Tapi saya merasa seperti pergi ke sesi uji coba. Saya ingin memperbaiki perasaan saya saat berada di atas motor, kepercayaan diri saya dan pada dasarnya saya ingin kembali berhubungan dengan motor saya. Meski hanya beberapa putaran, saya ingin melihat bagaimana saya merasakan saat berada diatas  jok motor saya.”
Lorenzo mengakui bahwa cideranya kemungkinan membaik pada musim balapan pembuka di Losail. Namun jika balapan dimulai tetapi dirinya belum terlalu memahami kondisi tangan dan motornya, itu akan sangat memperngaruhi penampilannya di ajang balap nanti.
“Saya pikir saya tidak akan siap ketika kami sampai pada sesi balapan pertama,” tegas Lorenzo, “Dan saya tak mau, dan saya tidak mau itu terjadi juga pada motor saya.”
“Pokoknya saya tidak mau berkecil hati. Saya terus berpikir positif, karena musim balapan akan panjang: 18 seri adalah jumlah yang banyak, kami harus berpikir jangka panjang. Mengenai lomba pertama saya akan mencoba untuk membatasi kerugian sebanyak mungkin. Itu sudah menjadi hal positif bagi saya.”
Lorenzo mengakui bahwa cidera ini menjadi pengalaman baru baginya. Ini adalah pertamakali bagi dirinya mengalami situasi seperti ini saat sesi uji coba dilakukan dan saat menjelang balapan dimulai. Karena cedera ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan dan tentunya membutuhkan kesabaran.
Menurut Lorenzo yang luar biasa dari kejadian ini adalah saat pembalap berada dalam kecepatan tinggi dan mengalami kecelakaan besar, namun pembalapnya tak mengalami cidera sedikitpun. Sementara yang menimpa dirinya hingga membuat dirinya cidera, terjadi saat dirinya hanya berada dalam kecepatan 30 km per jam.
Itulah kecelakan, tak seorang pun bisa memperkirakan dampak dari kecelakaan. Apakah akan memberikan dampak fatal atau tidak sama sekali.
“Dari sudut pandang medis, saya bisa mencoba ke lintasan di Doha, tapi hanya dengan kecepatan terbatas. Dan itulah yang akan saya lakukan. Saya akan mencoba untuk berpikir tentang segala sesuatu pada diri saya. Tapi saya tak akan memikirkan masalah catatan waktu. Baik catatan waktu saya atau pun yang lain.”
“Gerakan jari saya masih terbatas dan lengan saya cukup banyak kehilangan tenaga otot. Tapi ini kondisi normal dan saya tidak kuatir tentang hal itu.” Pungkas Lorenzo.
Semoga lekas pilih ya Jorge. Kami tunggu aksi mu di MotoGP 2010.

Jorge Lorenzo bersikeras bahwa dirinya akan ambil bagian dalam tes akhir MotoGP di Qatar pada musim dingin mendatang, kendati dirinya masih dalam penyembuhan cidera tangan yang dialaminya karena kecelakaan saat latihan motorcross.

Pembalap tim Fiat Yamaha ini telah kehilangan sesi uji coba di Sepang karena cedera tersebut. Sementara waktu terus berjalan dan waktu serta tempat dimulainya kompetisi MotoGP semakin dekat, hal ini membuat Lorenzo merasa perlu untuk turut ambil bagian dalam sesi latihan terakhir guna persiapan dirinya dalam kompetisi nanti.

Manajemen nya memang menyarankan dirinya untuk tidak ambil bagian dalam sesi latihan akhir di sirkuit Losail Qatar karena alasan kondisi cidera yang belum pulih benar, tapi pembalap asal Spanyol ini talah mengambil keputusan untuk kembali kelintasan sebagai bagian dari pemulihan cidera tangannya.

Seperti dilansir Autosport.com, Lorenzo menjelaskan beberapa alasan dirinya harus ambil bagian dalam sesi latihan terakhir dan bicara masalah cidera yang dialaminya.

“Ya, saya akan ikut sesi uji coba di Qatar,” ungkap Lorenzo pada Motosprint. “Saya sudah mengambil keputusan ini karena beberapa alasan, termasuk keperluan untuk memahami bagaimana kondisi tangan saya bekerja, Tapi tentunya bukan untuk mencari waktu putaran tercepat.”

“Saya telah berpikir untuk melewati test ini dan langsung ke sesi balapan pertama. Tapi saya merasa seperti pergi ke sesi uji coba. Saya ingin memperbaiki perasaan saya saat berada di atas motor, kepercayaan diri saya dan pada dasarnya saya ingin kembali berhubungan dengan motor saya. Meski hanya beberapa putaran, saya ingin melihat bagaimana saya merasakan saat berada diatas  jok motor saya.”

Lorenzo mengakui bahwa cideranya kemungkinan membaik pada musim balapan pembuka di Losail. Namun jika balapan dimulai tetapi dirinya belum terlalu memahami kondisi tangan dan motornya, itu akan sangat memperngaruhi penampilannya di ajang balap nanti.

“Saya pikir saya tidak akan siap ketika kami sampai pada sesi balapan pertama,” tegas Lorenzo, “Dan saya tak mau, dan saya tidak mau itu terjadi juga pada motor saya.”

“Pokoknya saya tidak mau berkecil hati. Saya terus berpikir positif, karena musim balapan akan panjang: 18 seri adalah jumlah yang banyak, kami harus berpikir jangka panjang. Mengenai lomba pertama saya akan mencoba untuk membatasi kerugian sebanyak mungkin. Itu sudah menjadi hal positif bagi saya.”

Lorenzo mengakui bahwa cidera ini menjadi pengalaman baru baginya. Ini adalah pertamakali bagi dirinya mengalami situasi seperti ini saat sesi uji coba dilakukan dan saat menjelang balapan dimulai. Karena cedera ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan dan tentunya membutuhkan kesabaran.

Menurut Lorenzo yang luar biasa dari kejadian ini adalah saat pembalap berada dalam kecepatan tinggi dan mengalami kecelakaan besar, namun pembalapnya tak mengalami cidera sedikitpun. Sementara yang menimpa dirinya hingga membuat dirinya cidera, terjadi saat dirinya hanya berada dalam kecepatan 30 km per jam.

Itulah kecelakan, tak seorang pun bisa memperkirakan dampak dari kecelakaan. Apakah akan memberikan dampak fatal atau tidak sama sekali.

“Dari sudut pandang medis, saya bisa mencoba ke lintasan di Doha, tapi hanya dengan kecepatan terbatas. Dan itulah yang akan saya lakukan. Saya akan mencoba untuk berpikir tentang segala sesuatu pada diri saya. Tapi saya tak akan memikirkan masalah catatan waktu. Baik catatan waktu saya atau pun yang lain.”

“Gerakan jari saya masih terbatas dan lengan saya cukup banyak kehilangan tenaga otot. Tapi ini kondisi normal dan saya tidak kuatir tentang hal itu.” Pungkas Lorenzo.

Semoga lekas pilih ya Jorge. Kami tunggu aksi mu di MotoGP 2010.

  • Facebook
  • Digg
  • TwitThis




banner

Foto Gila Minggu ini

Posted by Muhammad Chaeril Irsyan via FB fans page

” Acara mudik jadi nyaman, berkat gubuk buatan abang tersayang.. “

Moto Sport

Cal Crutchlow Gantikan Ben Spies
Cal Crutchlow Gantikan Ben Spies
September 6, 2010

Setelah resmi dikabarkan bahwa Ben Spies akan menggantikan posisi Rossi di tim pabrikan musim balap MotoGP 2011 mendatang, Yamaha menunjuk Cal Crutchlow sebagai pengganti Ben Spies di Yamaha Monster Tech 3 untuk musim depan.

Tragedi Shoya,  Sang Samurai Muda
Tragedi Shoya, Sang Samurai Muda

Pembalap muda berbakat berusia 19 tahun, Shoya Tomizawa, kembali memberikan sebuah drama memilukan hati dunia. Perjuangannya demi sebuah kejayaan harus berakhir setelah maut menjemputnya di lintasan balap Misano, San Marino.

Video News

Adaptive Light Dari BMW
Adaptive Light Dari BMW
July 6, 2010

GilaMotor, MUNIC.- Teknologi yang diadopsi pada mobil berlambang baling-baling pesawat, BMW, kini mulai diterapkan pada motor mereka. Mulai dari traction control hingga Anti-lock brake System. Tak cukup sampai disitu. Pengalaman gangguan [...]

Konsultasi

Buat Drag Race : Pilih Mio Atau Satria FU

Redaksi GILA yang makin GILA MOTOR tolong dunk, saya punya motor Satria FU, Jupiter Z dan Mio, menurut GILAkers, yang paling garang dibuat drag apaan and budget 5 juta bisa buat apa aja klo kurang brapa thanx\’z

Strategi Ringan Ngikut Kontes Modifan

Om-om di gilamotor.com, numpang tanya nih, aku punya bengkel kecil-kecilan lah dan demen bikin eksperimen modifikasi motor. Hasilnya lumayan loh hehehe nah pengen tahu kalo buat ngikut acara kontes modifikasi [...]

Tips

Tutup Tangki Bisa Jadi Sumber Masalah

Terkadang mesin mati tiba-tiba saat dalam perjalanan memang bikin panik bukan kepalang, padahal kondisi motor masih baru dan bensin pun masih penuh. Ternyata masalahnya bisa dari lubang udara tutup tangki yang mampet.

Cara Murah Bikin Mio Makin Bertenaga

Pengaplikasian kanvas otomatis milik Honda Beat pada Yamaha Mio, bisa membuat performa mesin Mio jadi lebih baik.

Blog Network

stephenlangitan.com
Mengenal Sosok Biker HTML 719

Jakarta, 30 Juni 2010. Selama dua hari belakangan ini tiba-tiba hampir semua milis komunitas dan klub

Sekilas Race Supersport 600 CC di ARRC Seri-3 Sentul

Jakarta, 29 Juni 2010. Harus diakui keunggulan embalap Thailand, Decha Kraisart dari Tim Petronas Yamaha

Sekilas Race Underbone 115CC di ARRC Seri-3 Sentul

Hari Minggu 27 Juni 2010 Sirkuit Sentul, Jawa Barat ada keramaian balapan motor internasional, yaitu