Buat Bro en Sis yang sering terjun atau pemerhati dunia modifikasi motor, tentunya tak asing lagi dengan rumah modifikasi Ton’s Chrome di Jalan Ciputat Raya No. 20 A Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Rumah modifikasi yang berdiri sejak 1992, hingga kini masih menjadi pilihan banyak bikers untuk merubah motornya dengan hasil yang cukup luarbiasa.
Ini terbukti saat GilaMotor berkunjung ke rumah modifikasi Ton’s Chrome yang di gawangi oleh Ton. Sang juragan dan beberapa karyawannya sedang sibuk membereskan proyek modifikasi Suzuki Sky Wave. Terlihat hampir 100% selesai, hanya beberapa part yang belum dipasang karena penambahan permintaan konsumennya.
“Sebenernya gw masih punya waktu 3 hari lagi buat kelarin nih motor, cuma yang punya motor ini minta buru-buru, katanya mau dipake buat pergi mancing bareng temen-temennya, makanya kita geber finishingnya,” papar lelaki yang tak mau lagi berfose di depan kamera karena merasa sudah tua.
Meski bekerja dibawah tekanan konsumen yang minta selesai lebih cepat dari waktu yang ditargetkan, secara tampilan hasilnya sangat rapi. Meski ada beberapa bagian yang belum terpasang, seperti lampu depan dan speedo meter.
“Bicara masalah kekurangan sebenernya motor ini udah beres, cuma seperti yang gw bilang tadi, yang punya gak sabar pengen cepet kelar. Akhirnya si pemilik motor mutusin mau beli dan masang sendiri speedo meternya,” papar Ton seraya menjelaskan keinginan konsumennya itu.
Meski ukuran bengkelnya tak terbilang besar, namun dari rumah modifikasi ini sudah banyak melahirkan modifikasi motor yang sangat rapi. Walau terkadang memang ada saja konsumen yang komplain. Tapi itu masih tahap yang wajar, karena faktor penyebabnya bukan hanya dari bengkel itu sendiri.
Sky Wave ini bukan satu-satu nya proyek modifikasi yang sedang dikerjakan. Terlihat beberapa motor yang sedang di disain dan dibuatkan sketsa modifikasinya. Bersama delapan karyawannya, Ton tak menargetkan berapa unit motor harus di kerjakan dalam sebulan, semua tergantung dari konsumennya.
“Selama konsumen masih percaya dan yakin ama kerjaan gw, yah gw kerjain. Kalo udah gak ada lagi yang gak percaya sama kerjaan gw, yah gw tutup aja nih bengkel,” paparnya sambil tertawa.
“Sebelum menyandang nama Ton’s Chrome, rumah modifikasi ini bernama Sinar Abadi. Dulunya kerjaan gw cuma chrome-an aja, akhirnya temen gw nyaranin pake nama Ton’s Chrome,” jelas Ton.
Bengkel modifikasi yang dijalani Ton, mulai serius digarapnya pada tahun 1996. Saat itu proyek perdananya merubah Binter Mercy menjadi Chopper. Setelah itu barulah Ton mulai lebih serius menggeluti bidang modifikasi yang awalnya hanyalah sebuah hobi.
“Awalnya cuma seneng ngoprek motor aja sambil ngerjain chrome-an kalo ada order. Sekitar tahun 94 sampe 95 baru gw mulai serius. Saat itu proyek pertama gw ngemodif Binter Mercy jadi Chopper. Nah pas tahun 96 baru gw mulai lebih serius nyari duit dari bengkel modifikasi. Yang gw modif macem-macem sesuai permintaan konsumen, mau matik low rider sampe chopper gw jabanin.” jelasnya sambil tertawa lebar mengenang era awal berdirinya Ton’s Chrome.
Berita terkait:
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.
beuhhh.. sukses terus Ton’s Chrome..