News

Suzuki Thunder 250 Sangar Tapi Sopan

February 24, 2010
Suzuki Thunder 250 Sangar Tapi Sopan

Begundal. Mungkin itulah yang terbesit di kepala tentang pemilik motor ini saat melihat sosok Suzuki Thunder 250 lansiran 2005. Motor ini dirombak bergaya Street Fighter European Style. Namun saat pemilik disandingkan dengan motor nya, jelas merupakan dua karakter yang sangat berbeda.

Adalah Puji Utomo, sang pemilik Thunder Street Fighter ini. Lelaki kelahiran 24 Maret 1982 ini merupakan jobolan Pondok Pesantren Ciganjur milik almarhum KH. Abdurrahman Wahid. Wahh.. wahh.. wahhh.. semoga sang pemilik tidak seperti motornya, “Begundal”.

Merasa kasihan saat motornya teronggok selama 4 tahun dan seolah tak ada lagi orang yang perduli dengan motor itu, akhirnya Puji berpikir untuk mengubah tampilan Thunder ini agar terlihat sangar namun tetap sopan. Maklum yang punya kan calon Kyai, jadi kudu mencerminkan perilaku yang baik.

Pengerjaan modifikasi Thunder 250 dipercayakan kepada Lusep Sugiharto dari Kahanan Motor. “Saya serahkan semua ke mas Lusep, saya lihat dia memang tak seperti yang “di sana” ”. Walah, siapa tuh yang di sana?

Puji merasa cukup puas dengan hasil gubahan motornya seperti sekarang. “Bagus, gak sia-sia ngeluarin duit buat si Thunder,” kata calon Kyai.

Rangka Dan Bodi
Untuk rangka tak banyak mengubah bawaan asli Thunder 250. “Sebisa mungkin rangka saya tak mau acak-acak, biar saja pada bentuk aslinya,” kata Lusep.

Sementara delta box memanfaatkan plat galvanis 0.8 mm, termasuk pada bodi yang menggunakan plat yang sama.

Knalpot
Untuk saluran gas buang, Lusep mendesain layaknya potongan bambu runcing dengan dua pipa yang dipotong miring. “Bentuk ini agar menyesuaikan dengan tampilan motor , knalpot yang asli disimpan, siapa tau nanti mau dipake lagi.”

Mesin
Bagian ini boleh dibilang yang tak mendapat sentuhan sama-sekali. Mesin dibiarkan dalam kondisi standar, hanya mengaplikasikan CDI Mio TDR. “Itu pun karena CDI yang lama sudah jebol karena kelamaan gak dipake, kepanasan, kehujanan dan embun malam.”

Namun demikian, motor ini masih cukup bertenaga untuk berlari pada kecepatan tinggi. Hanya saja saat mulai jalan mesin agak kurang responsif, maklum bobot makin berat tapi mesin standar.

Kaki-kaki dan Roda
pada bagian ini, boleh dikatakan sebagiannya banyak mencomot dari motor lain. Velg mencomot milik Aprilia RS 250 dengan ban Pirelli Diablo. Depan menggunakan ukuran 110/60-17 dan belakang menggunakan ukuran 180/70-17.

Untuk lengan ayun, dicustom menyesuaikan model motor dan ukuran ban yang membengkak. Untuk mempercantik tampilan, lampu belakang ditambahkan di kolong bodi dekat mono shock. Selain itu pada foot step belakang juga dicangkokan lampu sain.

Kalau shock depan masih mengaplikasi bawaan Thunder 250, hanya saja penambahan lapisan plat agar terlihat lebih besar. Sementara untuk stang menggunakan Renthal.

Penulis/Foto : Jay





18 Responses to “Suzuki Thunder 250 Sangar Tapi Sopan”

  1. cesar says:

    sangarrrrr broo.. xD

  2. peter says:

    pasti yg disebut ‘disana’ yg psyko2an gitu yah bengkelnya hahaha

  3. fajar ilham says:

    mantab…thunder 250.,.bru body blm lari nya.,,,!!

  4. than_theeok says:

    halus pengerjaannya…cuma buat ogut masih terlihat terlalu rame dengan corak catnya, mengurangi kesan sangarnya…dibuat 1 warna yang dominan atau kalo mau 2 warna tapi hanya sebagai pemanis saja..

    bisa dishare biaya modifnya ga bro…?

  5. arum says:

    waw…mau dong dibonceng calon kiai :p

  6. Mangstafff sekali…..

  7. big broga says:

    kren…. “saran cat bgusnya warna polos aja” kesannya elegan terkesan lebih rapi juga^^, btw habis brapa biaya pengerjaannya bro?

  8. Gojay says:

    Sandrego gaan.. Cuma terlalu rame warnanya, bener kata bro Big Broga, maksimal dua warna lah, biar terlihat lebih elegan..

  9. rasheed says:

    wah jd jg tuh motor..
    Keren euy..
    menurut gw ciri euro fighter yah emg hrs brani main warna kontras. sedikit saran, kayanya mesin wajib di cat gelap/powder coating. kurang match sm warna mesin chrome T250..

  10. sugiata says:

    gw setuju ma yg laen bagian warna mang norak abis, kesannya modifan jawa bgt, oy tambhan broo.. pake fairing samping, seakan2 motor lo berat.. mau tau kelemahan motor street, coba liat bagian sebelah kiri pandang lama2 pasti lu merasa ada yg kurang..!pelajari…

  11. okulary says:

    F*ckin’ awesome things here. I’m very glad to see your article. Thanks a lot and i am looking forward to contact you. Will you please drop me a mail?

  12. This can be what I am seeking. This I refer to valuable. The knowledge provided in this article should be to the most. I would like say you will need spent it slow in setting each one of these material jointly. They are match with your product. I shall endorse these to everyone and all my friends. I shall get back here to try out how much give good results. Appreciation for generating these happen.

  13. YANA MULYANA says:

    sangar bro tapi dasar begundal yah tampilannya harus begitu,juga saya juga punya hampir satu aliran malah multi sparepart .top abieeez bro

  14. reza says:

    gua kagak ada koment.

  15. buong says:

    ini motor atau odong2?? rame banget

  16. eman says:

    bro leh q take no hapex

  17. What’s up friends, fastidious post and good urging commented at this place, I am actually enjoying by these.

    My blog post … Ultimate SEO Coaching Review

  18. Gidget says:

    69 to the Metropolitan, orlando airport taxi
    service okay? Lastly, third party fire & theft.
    Don’t ask them to call you to bring them back.
    Suddenly you could take real photographs and place them on cars,
    vans, buses and trucks, or whatever else you like.
    At Gatwick North Terminal your driver will already be familiar
    with all of the great Italian banking houses and the Dutch trading companies had completely changed the way people
    get around in Bangkok.

    Feel free to surf to my web blog – homepage [Gidget]






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Facebook Fan

Box Motor Yang Super Multi Fungsi

Moto Sport

Immanuel, Sigit PD dan Sudarmono Siap Tarung Di Suzuka
Immanuel, Sigit PD dan Sudarmono Siap Tarung Di Suzuka
July 24, 2014

Setelah melewati edukasi cukup panjang, tiga pembalap Immanuel Pratna, Sigit PD dan Sudarmono bakal bekompetisi di Suzuka 4 Hours Endurance Race di sirkuit Suzuka pada 25-26 Juli mendatang.

Elektronik Di MotoGP, Menaikkan Kecepatan dan Menurunkan Tenaga
Elektronik Di MotoGP, Menaikkan Kecepatan dan Menurunkan Tenaga

14 tahun yang lalu, awal era 4-tak menggantikan 2-tak yang dianggap tidak ramah lingkungan. Mesin 500 cc 2-tak digantikan mesin 4-tak 990cc.

Video News

Video CBR300R dan CB300F, Asyiik Buat Aktivitas Harian
Video CBR300R dan CB300F, Asyiik Buat Aktivitas Harian
July 17, 2014

Dalam video itu digambarkan bagaimana sepasang kekasih mengisi hari-harinya bersama CBR300R dan CB300F, mulai dari bersosialita hingga touring.

Facebook

Twitter

Tips

Pilih Ukuran Ban, Perhatikan Lebar Pelek Lo, Bro

Sayangnya, banyak pemotor yang nggak paham dalam memilih ban, khususnya soal ukuran. Misal, penggunaan ban besar tapi tak ditopang oleh pelek yang sesuai dan ubahan pada pembakaran dan gir nya.