Menyambut diberlakukannya uu no22 tahun 2009, sekitar dua ribuan anggota klub motor dan tukang ojeg serta perwakilan siswa SMA di Bandung berikrar akan menjadi masyarakat pecinta tertib lalu lintas. Ikrar tersebut serentak dikumandangkan dalam Apel Besar Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas (Lantas) yang digelar di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, minggu kemarin.
Ada lima poin dalam ikrar ini, yaitu siap membantu Polri dan membantu kader dalam menyosialisasikan UU lalu lintas, siap menjadi masyarakat yang cinta tertib lalu lintas, dan siap menjadi tauladan pengguna jalan lainnya.
Ikrar ini juga menjadi sebuah perhatian para bikers Bandung karena lalu lintas kota kembang ini semakin hari semakin macet saja. Apalagi jika di akhir pekan dimana tumpahan pelancong yang hendak berlibur ke Bandung bercampur dengan warga Bandung, turut melahirkan masalah baru dalam berlalu lintas.

Nah, di acara apel ini, para bikers yang tergabung dalam berbagai klub dan komunitas di Bandung menyatakan siap untuk menciptakan Bandung, kota tertib lalu lintas yang dahulu menjadi kebanggaan kota ini.
Selain apel, juga akan digelar pameran di sekitar Jalan Diponegoro, seperti pembuatan SIM dan kendaraan perpustakaan berjalan. Selain itu juga ada rangkaian acara safety riding dan hiburan lainnya.

Dalam acara ini hadir Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno, dan Wakapolda Jabar Brigjen Pol Martin Ritonga.
Berita terkait:
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.
Much appreciated. Great post! Thanks for share.
I have been surfing online more than 3 hours today, yet I never found any interesting article like yours. It is pretty worth enough for me. Personally, if all webmasters and bloggers made good content as you did, the net will be a lot more useful than ever before.
I really have to state it’s rather refreshing to come across a relatively unique blog such as this one, excellent job. I look forward to coming back fairly soon to see if you have uploaded another comment.
Semoga Ikrar-nya benar2 direalisasikan…
Pengendara mobil juga harusnya ikut berikrar…
Btw genk motor ikut berikrar juga ga ya di acara itu?