Suatu pagi di perlintasan lampu lalu lintas jalan Santa, Kebayoran Baru, betul-betul bikin deg-degan luar biasa kepada bro Danang Herlambang. Ia kaget bukan kepalang karena tiba-tiba motor Ducati 900 yang dinaikinya standing alias jingkrak seperti kuda liar setelah ia ngegas buat start lampu hijau. “Untung saja jalanan rada sepi karena hari libur,” ujarnya. Untungnya ia tak sampai harus terjungkal ke aspal karena pada saat tiba-tiba standing vertikal, dirinya masih bisa mengendalikan diri lonjakan motor. Ia pun buru-buru meminggirkan motornya dan memilih duduk di trotoar untuk menenangkan diri. “Waduh, dag dig dug minta ampun rasanya,” kisahnya. Biar begitu, pengusaha muda ini malah gak kapok dengan motor Ducati. Terhitung di garasi rumahnya tersimpan tiga motor Ducati, yakni Ducati Multistrada 1000DS, Ducati Monster M900ie, dan Superbike Ducati 999. Selain motor Ducati, ia juga memiliki motor Honda Tiger Revo warna silver yang lengkap dengan bagasi Givi dimana ia kerap memakainya jika sedang kongkow bareng dengan komunitas Bro Bikers.

ketiga Ducati kesayangan Danang
Terhitung sekitar empat hingga lima kali, dirinya mengalami standing dengan motor-motor Ducatinya. Ia bersyukur belum pernah terjatuh tersungkur ketika mengalami situasi tersebut. “Ketika itu baru lagi awal-awal saya memiliki motor Ducati,” ujarnya. Akhirnya ia pun bisa meladeni karakter mesin Ducati yang rada wild dan bertenaga besar. “Salah satu caranya, ketika memulai start harus tahu sela-nya, dan badan harus rada condong kedepan agar mengimbangi lonjakan motor,” jelasnya. Uniknya, ketiga motor kesayangannya ini nggak cuma didiemin di garasi saja loh! Bahkan motor-motor Ducatinya juga ia bawa jalan buat pergi ke kantornya yang berada di bilangan jalan Iskandarsyah. “Kecuali yang Superbike yah, karena kayaknya sulit deh buat belok kanan-kiri di jalanan semacet kayak Jakarta,” ucapnya. Terkadang tiga kali seminggu motor-motor Ducatinya dibawa pergi untuk mengantarnya ke kantor. Jika ia ada janji pertemuan bisnis, barulah ia memakai mobil Toyota Altis-nya. Tak cuma di hari kerja saja, motor-motor Ducatinya juga diajaknya berkeliling kota Jakarta jika jatuh hari libur nasional. “Saat itulah jalanan lagi sepi-sepinya,” katanya. Menjadi seorang Ducatisti, Danang merasa seperti kembali ke masa muda. Maklum, saat itu ia memang tukang ngebut, tak hanya motor tetapi juga reli. Memiliki motor Ducati pun baginya jauh lebih bermakna ketimbang memiliki motor Harley Davidson. Baginya Ducati yang khas dengan warna merahnya, seperti sebuah Ferrari berwujud motor balap. “Entah yah, kalau saya sih pikir kayak cuma beli suara dan prestis saja, tetapi Ducati beda banget, ini tentang speed,” umbarnya. Kini, ia menanti motor Ducati gress, Multistrada 1200. Infonya sih nih motor memang baru beredar di tanah air melalui PT Supermoto Indonesia, pada pertengahan tahun depan. “Berpikir sih pengen punya tuh Multistrada 1200, tetapi pengen jual dulu Multistrada 1000DS hehehe,” ujarnya lagi.
Berita terkait:
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.
gila om motor’a kernz amat….kapan ya gilar bsa kaya om punya motor ducati….
[...] Ducati, yaa! Mendengar namanya saja sudah kebayang kedahsyatan motor asal negeri Pizza, Italia yang satu ini. Bahkan dikancah balap motor paling bergengsi di dunia MotoGP, rasanya hanya Cassey Stoner yang saat ini bisa menaklukan keliaran tenaga Ducati. Namun demikian, pecinta Ducati di Indonesia kini sudah makin banyak. Ini terlihat dari kian bertambahnya pemilik baru motor asal Italia ini. [...]