Pada tahun lalu Aprilia merilis varian RSV4 Factory, motor ngebut bertenaga V4 yang dipakai oleh para pembalap World Superbike, komplit dengan suspensi yahud dan mahal dari Ohlins, plus roda velg alumunium serta bodi fiber. Nah, kini pabrikan yang bermarkas di kota Noale ini bersiap merilis varian standar dari RSV4, namun dengan spesifikasi yang tentu lebih bersahabat dengan jumlah tabungan para bikers.
Tapi jangan keburu melihat sebelah mata, spesifikasi asli dari RSV4 Factory seperti frame dan swingarm, sistem electronic serta karakter tenaga ngebut 180-horsepower dari mesin V4 tetap hadir di motor ini. Berbekal tenaga 999cc, nih motor memiliki injeksi dobel/dual, kompresi 13:1 dan fitur pilihan untuk penyesuaian power di street, sport, atau track.
Meski gak pake suspensi Ohlins, nih motor tetap oke kok dengan suspensi 43mm dari Showa dan Sachs untuk bagian belakang motor. Biar neken bujet, Aprilia menawarkan bodi motor dari bahan plastik, bukan fiber.
Fairingnya didisain oleh Jose Gonzales, ciri khas pantat alias buntut nih motor tetep dipertahankan.. Max Biaggi sudah ngetes varian RSV4 dengan memenangi World Superbike di Brno dan beberapa kali finis di podium. Tunggu saja tahun depan, nih motor siap dipasarkan mendunia!
Berita terkait:
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.
Mudahan mampir ke Indonesia nie motor…
Amin…
bs ajah sih smp indonesia nih mtr tp yg pst hrgnya selangit….