Giacomo Agostini dianggap sebagai pembalap terbaik sepanjang masa, dimana pada tahun 1960-an dan 1970-an, dunia balap menyaksikan seorang bintang balapan motor pertama yang mempesona siapapun. Pembalap Italia ini terlahir di Brescia pada tanggal 16 Juni 1942.
Ago adalah pemegang rekor juara dunia GP 500cc terbanyak 8 kali, yaitu pada tahun 1966, 1967, 1968, 1969, 1970, 1971, 1972 dengan tim motor Italia, MV Augusta dan terakhir tahun 1975 dengan mengendarai motor Yamaha. Total ia memenangi 122 seri Grandprix dan 15 gelar juara dunia di semua kelas. Betul-betul rekor luar biasa karena Ago jarang sekali mengalami insiden terjatuh dari motor balapnya sepanjang karirnya. Kelas 350cc dan 500cc betul-betul menjadi wilayah kekuasaannya.

sang selebriti balapan GP
Dibesarkan sebagai anak dari pengusaha kaya di Italia, Agostini sebenarnya lebih dipersiapkan keluarganya untuk menjadi penerus bisnis keluarganya. Bokap Agostini nggak pernah setuju dengan cita-cita anaknya untuk berkarir di balapan. Ia akan melakukan segala hal demi meredam keinginan anaknya ini. Tapi Agostini nggak hilang akal, selalu mencuri kesempatan kabur dari rumah untuk ngebut di arena balap.
Akhirnya si ayah luluh hatinya dan menyaksikan anaknya berhasil menjuarai balap Italia 175cc pada tahun 1963. Berbagai tim balap langsung mengincarnya untuk menjadi pembalap mereka. Tim Morini menjadi labuhan pertama Ago untuk berprestasi di arena balap. Setahun kemudian, Ago langsung merebut gelar 350cc dan mulai menebar pesona dengan berada di peringkat empat GP Italia di Monza sebagai pendatang baru.
Tim balap legendaris MV Augusta kemudian menarik Ago untuk bekerja bersama mereka. Di tim ini lah ia mulai merajalela di kelas 350cc dan 500cc. Pada tahun 1966 dan 1967, Ago menjadi juara dunia, yang lalu lima kali beruntun mempertahankan gelar juara dunia. Setelah Honda hengkang dari balapan GP di tahun 1967, Ago bener-bener mendominasi bersama tim balapnya. Ago menjadi selebritis balapan motor yang paling dipuja para penggemar balapan motor ketika itu.
Pada tahun 1973, ia kembali merebut gelar juara dunia 350cc, gelar terakhirnya bersama MV Augusta dari total 13 gelar. Tahun berikutnya ia pindah ke Yamaha dan memenangi Daytona 200, mengalahkan legenda balap lainnya, Kenny Roberts Sr. Ia kemudian pensiun dari balapan motor oada tahun 1977.
Pada tahun 1982, Ago kembali ke balapan sebagai manajer tim balap Yamaha Marlboro. Ia berhasil mencetak pembalap sukses seperti Kenny Roberts dan Eddie Lawson. Oleh AMA Hall of Fame, Ago didaulat sebagai pembalap terbesar sepanjang masa pada tahun 1999. Raihannya selama 14 tahun dengan 15 gelar juara dunia GP dan 122 kali juara seri balap GP bikin FIM turut menyebutnya sebagai Legenda GP.

Ago (bodysuit merah putih sebelah kanan) mejeng bareng generasi selebritis masa kini Rossi
Berita terkait:
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.
Sekarang rekornya udah dipecahkan ama rossi kan
When reading this post it reminded me of something I read the other month in a Website, would there be any chance I could have the authors email address, Well Written blog thanks for the infomation.