BMW Motorrad mengembangkan varian skuter terbarunya, BMW C1-E, sekaligus mendukung program safety riding di Eropa eSUM (European Safer Urban Motorcycling). Konsep skuter ini sendiri futuristik dengan mengedepankan fasilitas safety riding terbaik dan bertenaga listrik. eSum sendiri melibatkan beberapa perusahaan motor terkemuka seperti BMW dan Piaggio.

Skuter BMW C1-E memang ditujukan agar bisa menjadi solusi kemacetan di jalan raya. Secara visual. bentuk skuternya sendiri unik dengan hadirnya atap melingkar yang bisa bikin adem pengendara. Tampilan windscreen yang lebar juga bikin hempasan angin di depan tak lagi mengganggu pengedara skuter ini. Menariknya lagi, para pengendara C1-E juga bakal mengenakan seat belt seperti di mobil. Terutama dudukan jok skuter yang ada senderannya, persis di mobil. Pastinya gak akan bikin pegel punggung dan lebih santai mengendarainya.
Komponen elektrik BMW C1-E disuplai oleh Vetrix. Tenaga berasal dari baterei lithium-ion 125 volt, bikin nih skuter ramah lingkungan. Jika BMW terkenal dengan motor maskulin ber-cc besar, tampaknya nih skuter menjadi salah satu karakter BMW yang imut namun cool. Harga belum resmi dirilis loh. Peter Marr
Berita terkait:
APP KTM Milan, Baksos On the Street
KTM Milan Selesaikan Etape Pertama Touring de Jabar
KTM Milan dan Paris Tour de Jabar
Stoner yang semula membantah rumor bahwa dia akan mengakhiri karirnya di MotoGP di akhir musim 2012, akhirnya hal itu diakuinya. Juara dunia MtoGP dua kali itu merasa bahwa MotoGP sudah banyak berubah dan dia sudah tak bisa menikmatinya lagi seperti musim-musim sebelumnya.
Montesz Sport Club (MSC) selaku penyandang klub even dari Pengda IMI Jawa Barat kembali menggelar hajatan balapan di sirkuit GGM Majalengka, Jawa barat.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.
wow…. nice Art….
‘
kerennn………
kpn di Indonesia ada yahhh……..?????
terinspirasi oleh motornya kamen rider :p
Cuman kalo pake seatbelt gitu mau ngestandart motor agak sulit dong, masa nanti keburu jatoh duluan sebelum Ngelepas seatbelt buat Ngestandart motor
Berarti kalo jatuh harus pasrah ikut guling-gulinan di aspal. Safety kah?
klo jatuh,sibuk nglepasin seatbelt,tau2 dr blakang udah ada truk ama satria bajaj merah…nah lho…
kalo pingin dapet nie motor gimana yaw belinya.?? harus lewat importir lokal yach….????
weiiiiiiiiiisssss …. mantabbbbbbbzzzzzz bo !!!
g kena ujan x ya pke motor neh !!!!!
[...] pada motor BMW dimulai ketika Soeharno masih duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu ia melihat sesosok motor [...]