John Suurtes jelas bukan pembalap biasa. Seorang legenda balap paling disegani perjalanan karirnya. The Englishman atau si orang Inggris ini merupakan satu-satunya orang di dunia yang pernah memenangi gelar juara dunia di balap motor Grand Prix dan F-1!! Bahkan seorang Valentino Rossi yang sempat berniat membalap di Ferrari pun beberapa waktu silam pastilah terinspirasi oleh pencapaian Surtees ini.
Pencapaian Surtees di balapan roda dua begitu luar biasa. Karirnya di GP dimulai pada awal tahun 1960an pada umur 26 tahun. Ia kemudian meraih dua gelar juara dunia di kelas 350cc dan 500cc selama tiga musim berturut-turut, dari tahun 1958 hingga 1960. Surtees dilahirkan di Tatsfield, 11 Februari 1934 dalam keluarga yang dibesarkan oleh tradisi balapan motor. Surtees bahkan pernah menang balapan bersama ayahnya dengan motor berkursi dua saat masih 14 tahun, hingga akhirnya dibatalkan karena ketahuan umurnya yang masih terlalu muda.

Surtees di motor MV Augusta
Tiga tahun kemudian, pada tahun 1951, Surtees bikin sensasi di depan ribuan penonton ketika pembalap yang masih berusia 17 tahun ini ketika mengalahkan Geoff Duke di ACU International Meeting in Thruxton. Surtees sedang berjalan pada masa keemasannya.
Ia tampil perdana dalam kejuaraan dunia dengan motor Norton pada tahun 1956. Namun gara-gara Norton lagi sedang kesulitan keuangan, ia pindah ke tim balap terkuat saat itu, MV Agusta. Pada musim perdananya inilah, ia memenangi gelar 500cc pada tahun 1956 ditengah kisruh jagad balapan setelah adanya mogok kerja oleh para pembalap pada saat itu.
Pada tahun 1958, ia kembali memenangi kelas 500cc dan 350cc Grand Prix, dan menjadi pembalap pertama yang bisa menang di dua kelas. Surtees mengulanginya kembali pada tahun berikutnya berkat mesin motor MV Agusta yang digdaya. Lagi-lagi tak terkalahkan pada tahun 1960 ketika Surtees berhasil menambah koleksi 6 gelar dalam tiga tahun.

Juara dunia F-1 bersama tim Ferarri
Merasa butuh tantangan terbaru, ia pindah kerja di dunia balap mobil F-1. Berada di tim balap legendaries Ferrari, Suteers memenangi gelar juara F-1 1964, menjadi seorang pembalap yang pernah juara di dua tempat berbeda, GP dan F-1. Pencapaian yang rasanya tidak bisa terpecahkan lagi, bahkan jika The Doctor pension dan memilih ngikut F-1! Peter Marr
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.