Sebuah galeri seni bekas gedung pengadilan di Portsmouth, Virginia, disulap menjadi museum eksibisi motor klasik. Selama 3 Juli hingga 11 Oktober, Courthouse Gallery sebagai tuan rumah eksibisi antik dan historis berjudul ‘Freedom: Evolution of the Motorcycle’, menampilkan sejarah 100 tahun disain dan teknologi industri motor roda dua di dunia.

Sebuah forklift dipakai untuk menaikkan motor-motor eksibisi, termasuk motor sport elektrik Zero S 2009 ke lantai dua galeri.
Sekitar 40 lebih motor dalam berbagai disain dan masa dipamerkan kepada pengunjung galeri seni. Begitu kata sejarah dan nilai, mulai dari sebuah motor klasik Triumph tahun 1912 yang dahulu dikendarai oleh pelanggar hukum asal Irlandia, hingga motor listrik Zero keluaran 2009, nangkring di sudut galeri. Di salah satu bagian galeri, turut dipamerkan motor-motor para legenda klasik dan multimedia rekaman aksi balap legendaris.
Entah kebetulan saja, pameran ini diadakan di bekas pengadilan, sebuah tempat dimana hasrat liar para gila kebut biasanya berakhir di depan hakim dan surat tilang. Menurut kurator eksibisi, Gayle Paul, kecepatan adalah salah satu faktor utama yang mendorong evolusi disain motor.
Sekitar 20 kolektor motor meminjamkan koleksi berharga mereka pada eksibisi ini, termasuk 6 kolektor lainnya suka rela meminjamkan memorabilia kepada pihak galeri seni. Di ruang utama galeri didisain begitu keren dengan garis-garis biru racing stripes.

Sebuah kursi kulit klasik Harley Davidson turut dipamerkan.
Motor berevolusi di akhir abad 19 dari sepeda. Nah, gokilnya di pintu masuk pameran ini ditampilkan contoh sepeda masa lalu yang dikondisikan menjadi sebuah motor oleh para montir masa lalu, yaitu Harley Davidson 1910! Kocaknya, untuk menyalakan mesin, dahulu si pengendara harus mengayuh pedal sepedanya.
Klasik Penuh Kisah
Banyak cerita lagi bro en sis, dari setiap motor yang ditampilkan di eksibisi ini. Sebuah motor Triumph 1912 dahulu dimiliki seorang penjahat Irlandia sebagai alat kaburnyas etelah beraksi. Ia kemudia menghilang pada tahun 1930 di sebuah peternakan daerah Skotlandia, meninggalkan motor dan buku diarinya.
Si pemilik peternakan malu setelah mengetahui jati diri pekerjanya ternyata kriminal yang tak pernah tertangkap. Mereka memilih merahasiakan hal ini kepada siapapun. Motor ini kemudian terjual pada tahun 1980 kepada pasangan dari Chesapeake, Terry and Susan Bond, yang kemudian meminjamkan motor untuk acara ini. Terry Bond juga mengisahkan kepada kurator eksibisi bahwa motor seperti miliknya telah tenggelam bersama Titanic di tahun 1912.

replika moge Harley Davidson 1910 dan Zero S 2009 Supermoto bertenaga listrik.
Hampir semua motor betul-betul jadul dan klasik. Hanya ada dua yang motor replika, yaitu Brough Superior tahun 1939 dan sebuah motor milik T.E. Lawrence (Lawrence of Arabia), dimana ia tewas saat mengendarainya.
Keseluruhan pameran ini menampilkan motor-motor asal Inggris, Perancis, Begia, Jepang, Jerman, Italia, Spanyol, dan AS. Merk terkenal lainnya seperti Kawasaki, Honda, Royal Enfield dan Yamaha.
Di pameran ini, bakal terlihat sekali, gaya dan bentuk setiap motor di era masing-masing. Motor-motor tahun 1960an tampak mod, seperti dari komik, dan lainnya seperti robot insek atau anime Jepang. Dipajang pula motor chopper 1998 dari era “Easy Rider”, era dimana disain hasil dari kompetisi antara dua dealer Harley Davidson. Untuk motor-motor terkini, BMW R 1200 tampil sebagai sosok disain imajinatif yang terliar.
Melintas batas waktu dan masa, eksibisi 100 tahun disain motor ini betul-betul merekam sebuah sejarah besar bagi para bikers kepada generasi selanjutnya. Seperti disebutkan oleh Paul, sang kurator tentang eksibisi ini, “It’ll take you anywhere, to the ends of the earth.” Peter Marr.
New TVS Neo XR Gantikan Neo X3i
Jupiter Z dan MX Dongkrak Penjualan Yamaha
Mio J Dibanrol Mulai Rp 11.99 Juta
Diakui Stoner, sejauh ini hasil dan kinerja motornya sudah cukup positif, dan mereka hanya perlu menunggu dan melihat apa yang mereka miliki pada tes berikutnya.
Dukungan terhadap tim yang tahun lalu hanya 20 tim, tahun ini meningkat menjadi 26 tim. Sebanyak 7 tim akan berlaga di Indoprix dan 19 tim di Motoprix.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Layaknya motor lainnya, motor matik juga punya gearbox walaupun enggak serumit motor manual. Nah bagian ini tentunya membutuhkan perawatan dengan cara mengganti oli transmisi secara berkala.
Para pecinta motor asal Taiwan, Kymco, mengaku bahwa mereka adalah kumpulan orang yang “kurang waras”. Pasalnya, meski tak mendapat dukungan dari ATPM tapi mereka masih tetap setia dengan Kymco.
Seperti beberapa motor lainnya, Yamaha Byson memiliki keterbatasan ruang penyimpanan barang bawaan. Untuk sebagian orang, kondisi ini disiasati dengan memasangkan box di bagian belakang Byson.