Berita

Eksibisi 100 Tahun Disain Motor di Portsmouth

September 2, 2009
Eksibisi  100 Tahun Disain Motor di Portsmouth

Sebuah galeri seni bekas gedung pengadilan di Portsmouth, Virginia, disulap menjadi museum eksibisi motor klasik. Selama 3 Juli hingga 11 Oktober, Courthouse Gallery sebagai tuan rumah eksibisi antik dan historis berjudul ‘Freedom: Evolution of the Motorcycle’, menampilkan sejarah 100 tahun disain dan teknologi industri motor roda dua di dunia.

Sebuah forklift dipakai untuk menaikkan motor-motor eksibisi, termasuk motor sport elektrik Zero "S" 2009 ke lantai dua galeri.

Sebuah forklift dipakai untuk menaikkan motor-motor eksibisi, termasuk motor sport elektrik Zero S 2009 ke lantai dua galeri.

Sekitar 40 lebih motor dalam berbagai disain dan masa dipamerkan kepada pengunjung galeri seni. Begitu kata sejarah dan nilai, mulai dari sebuah motor klasik Triumph tahun 1912 yang dahulu dikendarai oleh pelanggar hukum asal Irlandia, hingga motor listrik Zero keluaran 2009, nangkring di sudut galeri. Di salah satu bagian galeri, turut dipamerkan motor-motor para legenda klasik dan multimedia rekaman aksi balap legendaris.

Entah kebetulan saja, pameran ini diadakan di bekas pengadilan, sebuah tempat dimana hasrat liar para gila kebut biasanya berakhir di depan hakim dan surat tilang. Menurut kurator eksibisi, Gayle Paul, kecepatan adalah salah satu faktor utama yang mendorong evolusi disain motor.

Sekitar 20 kolektor motor meminjamkan koleksi berharga mereka pada eksibisi ini, termasuk 6 kolektor lainnya suka rela meminjamkan memorabilia kepada pihak galeri seni. Di ruang utama galeri didisain begitu keren dengan garis-garis biru racing stripes.

Sebuah kursi kulit klasik Harley Davidson turut dipamerkan.

Sebuah kursi kulit klasik Harley Davidson turut dipamerkan.

Motor berevolusi di akhir abad 19 dari sepeda. Nah, gokilnya di pintu masuk pameran ini ditampilkan contoh sepeda masa lalu yang dikondisikan menjadi sebuah motor oleh para montir masa lalu, yaitu Harley Davidson 1910! Kocaknya, untuk menyalakan mesin, dahulu si pengendara harus mengayuh pedal sepedanya.

Klasik Penuh Kisah

Banyak cerita lagi bro en sis, dari setiap motor yang ditampilkan di eksibisi ini. Sebuah motor Triumph 1912 dahulu dimiliki seorang penjahat Irlandia sebagai alat kaburnyas etelah beraksi. Ia kemudia menghilang pada tahun 1930 di sebuah peternakan daerah Skotlandia, meninggalkan motor dan buku diarinya.

Si pemilik peternakan malu setelah mengetahui jati diri pekerjanya ternyata kriminal yang tak pernah tertangkap. Mereka memilih merahasiakan hal ini kepada siapapun. Motor ini kemudian terjual pada tahun 1980 kepada pasangan dari Chesapeake, Terry and Susan Bond, yang kemudian meminjamkan motor untuk acara ini. Terry Bond juga mengisahkan kepada kurator eksibisi bahwa motor seperti miliknya telah tenggelam bersama Titanic di tahun 1912.

replika moge Harley Davidson 1910 dan Zero S 2009 Supermoto bertenaga listrik.

replika moge Harley Davidson 1910 dan Zero S 2009 Supermoto bertenaga listrik.

Hampir semua motor betul-betul jadul dan klasik. Hanya ada dua yang motor replika, yaitu Brough Superior tahun 1939 dan sebuah motor milik T.E. Lawrence (Lawrence of Arabia), dimana ia tewas saat mengendarainya.

Keseluruhan pameran ini menampilkan motor-motor asal Inggris, Perancis, Begia, Jepang, Jerman, Italia, Spanyol, dan AS. Merk terkenal lainnya seperti Kawasaki, Honda, Royal Enfield dan Yamaha.

Di pameran ini, bakal terlihat sekali, gaya dan bentuk setiap motor di era masing-masing. Motor-motor tahun 1960an tampak mod, seperti dari komik, dan lainnya seperti robot insek atau anime Jepang. Dipajang pula motor chopper 1998 dari era “Easy Rider”, era dimana disain hasil dari kompetisi antara dua dealer Harley Davidson. Untuk motor-motor terkini, BMW R 1200 tampil sebagai sosok disain imajinatif yang terliar.

Melintas batas waktu dan masa, eksibisi 100 tahun disain motor ini betul-betul merekam sebuah sejarah besar bagi para bikers kepada generasi selanjutnya. Seperti disebutkan oleh Paul, sang kurator tentang eksibisi ini, “It’ll take you anywhere, to the ends of the earth.” Peter Marr.



Foto Gila Minggu ini

Posted by Ferry Mangunsong via FB fans page

Wadooohh.. Ada Herri Saputer.. (Sapu Terbang)

Moto Sport

Stoner Dan Rossi Teringat Insiden Jerez 2011
Stoner Dan Rossi Teringat Insiden Jerez 2011
May 23, 2012

Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.

Lorenzo Tak Takut Lagi Dengan Hujan
Lorenzo Tak Takut Lagi Dengan Hujan
May 22, 2012

Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.

Video News

V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
V-Max Jadi Tunggangan Ghost Rider
January 20, 2012

Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.

Facebook

Twitter

Tips

Stasioner Kekecilan Bikin Pelumasan Enggak Sempurna

Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.

Pakai Roller BeAT di Kymco Bikin Tarikan Makin Asik

Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.

Ganti Stang Bajaj Pulsar

Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.