Artikel

Antara Ban Basah dan Kering

September 25, 2009
Antara Ban Basah dan Kering

Alo bagi siapapun yang ada di Gilamotor, mo nanya nih, kenapa sih kok ada istilah ban basah en kering? Kira-kira tips apa nih yang pas buat milih ban yang tepat dan sesuai dengan motor tunggangan kita? Tenkyu!
Ian Olsen – Klender

Alo bro, well, sama aja yah, ada sampah kering ama sampah basah, tentu ban juga punya alasannya sendiri. Tapi bukan berarti sama-sama rujukannya tempat sampah yee! Maksudnya tipikal ban jenis basah dan kering memang disesuaikan dengan iklim cuaca kita yang antara kemarau dan penghujan. Tahu sendirilah cuaca di negeri kita memang rada aneh akhir-akhir ini, so, buat lebih berjaga-jaga saja, pilih jenis ban yang sesuai dengan iklim daerah asal.

Misal, kalau bro en sis penghuni kota hujan alias Bogor, well, pilih ban yang berkarakter basah. Why, ban seperti ini bisa menguasai lintasan jalan aspal kota seperti Bogor yang kerap diguyur hujan besar sampai gerimis rintik-rintik. Pemakaian jenis ban yang salah bisa bikin kita was-was loh karena kurang mencengkeram jalur jalan yang dipenuhi air.

Bro bisa perhatiin deh alur ban jenis basah yang banyak alurnya untuk “membuang” air saat ban melintas di jalan. Penggunaan ban basah saat kondisi jalanan kering sebenarnya juga jauh lebih aman loh daripada penggunaan ban kering saat hujan. Tapi jangan sampai milih ban karena alurnya saja. Motif alur yang ada di ban mempengaruhi kinerja ban saat melewati jalanan berair, alur tersebut berfungsi untuk menyimpan air dan membuangnya sehingga bagian ban lain dapat menapak di jalanan dengan sempurna.

Ban “slick” yang tidak mempunyai alur berbahaya untuk jalanan berair atau basah karena saat melindas genangan air, ban tidak bersentuhan langsung dengan jalanan, namun “dibantali” dengan genangan air tersebut, sehingga rentan untuk “terpeleset”. Kita juga bisa melihat arah atau rotasi ban buat mengalirkan air. Jika alur itu sampai ke shoulder (pertemuan antara telapak dengan dinding ban), maka air mudah disalurkan.

Dari sebuah sumber, memillih ban tentu gak lepas dari harga banderolnya seperti jenis ban dengan kompon medium atau lembut lebih mahal karena bahan kompon biasanya buat balapan. Ngomongin merk pun juga berpengaruh bro en sis, apalagi untuk ban impor tentu lebih menguras dompet karena pretelan biaya masuk impor. So, untuk ban pemakaian harian yang lebih ekonomis bisa dengan ban jenis tube type berukuran sedang. Masih bingung, bisa langsung konsultasi saja dengan si penjualnya untuk ban yang tepat untuk si motor idaman.

#Rubrik ini dipersembahkan oleh EVALUBE, Pelumas berteknologi yang berhasil mendapatkan kepercayaan sebagai merek paling direkomendasikan konsumen untuk pelumas motor.

Silahkan kirim pertanyaan Anda dengan klik disini



5 Responses to “Antara Ban Basah dan Kering”

  1. Art Partner says:

    numpang mampir…

  2. jacky says:

    mantabh penjelasan na, tambahin ya gan, maap2.
    d banding tanya penjual, lebih baik tny teman anda yg 1 bengkel dengan anda. tanyakan saja tentang lamanya pemakaian ban itu sendiri, cara pemakaian “kasar/tidak”, cermati juga tapak ban yg sudah tergerus “terpakai”, dan jgn lupa saat anda tanyakan hal itu musim apa yg sedang berlaku.
    semoga bermanfaat ^_^

  3. Harris Pho says:

    bro,ini kan dah di kasih penjelasan ama gambar.. tapi mana yg gambar ban basah ma yang kering bagi ane kurang jelas… mungkin bisa tulung dikasih penjelasan gambar ban kering sama basah yang mana… thx

  4. surya says:

    bro tolong kasih tahu seri merk ban IRC yang basah dan kering

  5. Deni _ Bekasi says:

    Yg ada di otak penjual itu ya “Jualan”. Krn yg ada di otaknya jualan, berani menyesatkan pembeli. Apalagi jika barang yg kita cari kebetulan tidak ada, seringkali kita ditawari barang lain dg penjelasan yg ngawur.

    Ntah benar-benar sebuah penyesatan yg penting barangnya laku atau krn ketidaktahuannya.

    Contoh :
    Sekali waktu sy mencari ban, krn yg sy cari tidak ada, si penjual bilang begini, “Ban racing lebih bagus dibanding ban harian karena lebih menggigit di banding ban harian. Coba itu, gmn kira2 menurut bro-bro semua ? Pdhal jelas-jelas ban yg sedang sy cari itu aban harian yg penggunaannya bukan buat balapan.






Leave a Reply


Foto Gila Minggu ini

Posted by Facebook Fan

Box Motor Yang Super Multi Fungsi

Moto Sport

Test Honda Di Brno, Coba Seting Berbeda dan Part Baru Untuk Seri Selanjutnya
Test Honda Di Brno, Coba Seting Berbeda dan Part Baru Untuk Seri Selanjutnya
July 18, 2014

Setelah hari pertama tes private motor baru Honda untuk musim 2015 terganggu masalah cuaca, akhirnya duo riders Honda menyelesaikan sesi tes di Brno di bawah cuaca sempurna.

Crutchlow Sukses Jalani Operasi Arm Pump
Crutchlow Sukses Jalani Operasi Arm Pump
July 17, 2014

Cedera yang dialami ‘The English Man’ ini sebenarnya bukan perkara baru bagi para pembalap MotoGP. Maklum, bagian tubuh yang satu itu jadi salah satu organ tubuh yang bekerja keras.

Video News

Video CBR300R dan CB300F, Asyiik Buat Aktivitas Harian
Video CBR300R dan CB300F, Asyiik Buat Aktivitas Harian

Dalam video itu digambarkan bagaimana sepasang kekasih mengisi hari-harinya bersama CBR300R dan CB300F, mulai dari bersosialita hingga touring.

Facebook

Twitter

Tips

Subtitusi Filter Oli Ninja 250FI, Pakai Punya Honda Jazz atau Xenia

Ninja 250 karburator umumnya ganti filter oli setiap tiga kali penggantian oli. Hal ini karena filter oli Ninja 250 karburator lebih mudah dibersihkan, jadi masa pakai bisa lebih lama. Tapi kalau filter oli Ninja 250 injekasi lebih sulit untuk dibersihkan.