Di era klasik balapan MotoGP, Carlo Ubbiali menjadi pembalap yang begitu mendominasi balap motor 125cc dan 250cc. Terlahir di Bergamo, 22 September 1929, pembalap Italia ini berkiprah pertama kalinya di balapan Kejuaraan Dunia tahun 1949, meraih gelar pertamanya pada tahun 1951. Selanjutnya total sembilan gelar dalam berbagai kelas dikoleksinya sebelum akhirnya pensiun pada tahun 1960.
Bersama tim balap MV Agusta, Ubbiali memenangi World Championship for Mondial pada tahun 1951. Ia menjadi pembalap terbaik MV Augusta. Dimana ia memenangi gelar 125cc lima kali dan 250cc tiga kali, serta juara di kedua kelas tersebut pada tahun 1956, 1959, dan 1960. Saking berbakatnya, ia tak pernah jatuh dalam kecelakaan serius selama 12 tahun karir membalapnya.
Ia pensiun di umur 30 tahun, pada saat fisiknya masih begitu prima. Hingga era Giacomo Agostini, ia didaulat sebagai pembalap Italia terbaik yang pernah ada. Sembilan gelar yang diraihnya menempatkannya sebagai legenda balap motor Grand Prix oleh FIM pada tahun 2001 bersama legenda balap motor lainnya, Agostini dan Ángel Nieto.
Sensasi Matik Yamaha Sasar Pesisir Pedesaan
Test Ride Pulsar Berhadiah Mobil, Motor dan iPad
TVS Motor Community Jabar Kunjungi Pabrik TVS
Dalam waktu yang bersamaan, dua pebalap itu teringat insiden yang membuat mereka terjatuh karena kesalahan Rossi saat menyusul Stoner. Rossi terjatuh karena kehilangan grip ban nya dan menghajar motor Stoner yang berada di sebelah luar nya.
Sejak 2002 lalu, dia tak pernah berdiri di podium di setiap balapan basah sampai akhirnya dia berhasil menempati posisi ketiga di GP Indianapolis pada 2008. Akhirnya dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di balapan basah pada 2011 tahun lalu di Jerez.
Dalam film ini, Jhonny Blaze alias Ghost Rider yang berujuang untuk melepaskan kutukan dan menyelamatkan putranya yang dibawa oleh iblis, kini tak lagi menggunakan motor Harley-Davidson, tapi menggunakan Yamaha V-Max.
Beberapa pengendara motora mungkin merasa nyaman dengan setingan putaran (rpm) mesin rendah. Alasannya sih klasik, agar mesin terdengar halus atau biar gak boros bahan bakar.
Part pendongkrak performa khusus skutik-skutik keluaran Kymco bisa dipastikan jarang ada di pasaran. Tapi bukan berarti pengendara skutik asal Taiwan tersebut harus pasrah.
Biasanya pemilik motor tersebut akan mengubah bagian yang kurang nyaman tersebut. Kali ini masalah yang membuat kurang nyaman adalah masalah riding position.